INTERNALISASI NILAI-NILAI MODERASI AGAMA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN JUGO 05 KESAMBEN

  • Anifatul Nur Rohmah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Nur Ali Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Internalization, Religious Moderation Values, Islamic Religious Education

Abstract

The purpose of this research is to find out the internalization process, the inhibiting factors for internalization, and the teacher's efforts to overcome obstacles. On the results of research that has been done, the researchers found if: 1) The process internalizing the values religious moderation was through several stages and methods. The steps have been internalizing the values religious moderation at Elementary school stste Jugo 05 Kesamben are value transformation and value transactions. The method used is the method advice or stories and the method habituation, 2) There are three obstacles in internalizing the religious moderation values, namely:  the capacity  teachers edication religious islamic related to understanding religious moderation, infrastructure of classes for non-Muslim students are not yet available, and the lack face-to-face edication religious islamic hours in a week so that it becomes less effective in internalizing the values  religious moderation to by edication religious islamic learning, 3)The Efforts a teachers do in overcoming obstacles is deliberation and with a persuasive approach, namely providing examples in the form real attitudes related religious moderation.

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetauhi proses internalisasi, faktor penghambat internalisasi, serta upaya guru dalam mengatasi hambatan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti menemukan bahwa: 1) Proses internalisasi nilai-nilai moderasi agama dilakukan melalui beberapa tahapan dan metode. Tahapan yang telah dilaksanakan dalam menginternalisasikan nilai-nilai moderasi agama di SDN Jugo 05 adalah dengan transformasi nilai, dan transaksi nilai. Adapun metode yang dilakukan adalah dengan metode nasehat atau cerita dan metode pembiasaan, 2) Terdapat tiga hambatan dalam menginternalisasikan nilai-nilai moderasi agama yaitu: kapasitas yang dimiliki guru PAI terkait pemahaman moderasi agama, sarpras berupa kelas untuk siswa non-muslim belum tersedia, serta kurangnya jam tatap muka PAI dalam seminggu sehingga menjadi kurang efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai moderasi agama kepada siswa melalui pembelajaran PAI, 3) Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan adalah dengan musyawarah dan dengan pendekatan persuasif, yaitu memberikan contoh berupa sikap nyata terkait dengan moderasi agama.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alim, Muhammad. 2006. Pendidikan Agama Islam Upaya Pembentukan Pemikiran dan Kepribadian Muslim. Bandung: Remaja Rosdakarya

Arifin, Zainal. 2014. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2010. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cet. XI; Jakarta: Balai Pustaka

Hermawan, M.A. “Nilai Moderasi Islam dan Internalisasinya di Sekolah”, Insania, Vol. 25, No. 1, Januari-Juni, 2020

Kementrian Agama Republik Indonesia, “Moderasi Beragama dan Civil Society”, Agustus 2021

Mahmudah, Umi. “Peran Guru PAI dalam Menginternalisasi Nilai-Nilai Multikultural pada Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus di Sekolah Mitra Harapan Madiun)”, Skripsi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2016

Sulistyowati, Endang. Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar dengan Pendekatan Tematik, Al Bidayah, Vol. 04, No. 01, Juni 2012

Tanzeh, Ahmad. 2009. Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta: Teras

Published
2022-12-01