PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN KITAB KUNING PROGRAM TAKHASHUS DI MA’HAD AL-JAMI’AH AL-ALY UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

  • Ahmad Fahmi Mubarok Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Problematika Pembelajaran, Kitab Kuning, Ma'had Aly

Abstract

The yellow book learning is the hallmark of pesantren, and is even one of the most appropriate media for strengthening student character, in addition to the formation and development of values ​​taught in pesantren. The Takhashsus program at Ma'had Al-Jami'ah Al-Aly UIN Malang with a student background studying in different majors applies a learning model with the sorogan method that is adapted to the busy student activities. As a Ma'had under the auspices of the campus, Ma'had Aly UIN Malang makes the Takhashsus program a means to monitor the reading ability of Mahasantri books by emphasizing linguistic aspects and understanding abilities. Another goal is to improve the ability to read the book by habituation. The results of the research through observations and interviews showed that the problems faced in learning the yellow book were low motivation, limited teaching staff, non-conducive time and place and an unsupportive social environment.

 

Abstrak

Pembelajaran kitab kuning menjadi ciri khas pesantren, bahkan salah satu media yang paling tepat penguatan karakter siswa, selain pembentukan dan pembinaan tata nilai yang diajarkan di pesantren. Program Takhashsus di Ma’had Al-Jami’ah Al-Aly UIN Malang dengan latar belakang Mahasantri yang berkuliah di jurusan yang berbeda-beda menerapkan model pembelajaran dengan metode sorogan yang disesuaikan dengan kegiatan Mahasiswa yang padat. Sebagai Ma’had yang berada di bawah naungan kampus, Ma’had Aly UIN Malang menjadikan program Takhashsus sebagai sarana untuk memantau kemampuan baca kitab Mahasantri dengan menekankan pada segi linguistik dan kemampuan pemahaman. Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan kemampuan baca kitab dengan cara pembiasaan. Hasil riset melalui observasi dan wawancara menunjukkan bahwa problematika pembelajaran kitab kuning yang dihadapi adalah rendahnya motivasi, terbatasnya tenaga pengajar, waktu dan tempat yang tidak kondusif dan lingkungan sosial yang kurang mendukung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ananda, Rusydi. Perencanaan Pembelajaran. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia, 2019.

Ariayudha, Muhammad Kevin Ardian, Besar Tirto Husodo, dan Priyadi Nugraha Prabamurti. “Perilaku Seksual Pranikah Mahasiswi Studi Kasus Perguruan Tingi Favorit di Kota Semarang Tahun 2019” 8, no. 4 (2020): 540–44.

Dahlan, Zaini. Sejarah Pendidikan Islam. Medan: UIN SU, 2018.

Daulay, Haidar Putra. Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media, 2012.

Djamarah, Syaiful Bahri. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis. Jakarta: Rineka Cipta, 2005.

Harapandi Dahri. Mastery Learning pada Pondok Pesantren Melalui Metode Sorogan dan Bandongan. Jakarta: Balai Litbang Agama Jakarta, 2008.

Jamilah, Eva Syarifatul, Maulida Arifatul, dan Sarihat. “Implementasi Pembelajaran Online pada Mata Pelajaran Kajian Kitab Kuning Masa pandemi Covid-19” 3, no. 2 (2020): 155–71.

Karim, Bisyri Abdul. Strategi Pembelajaran Kitab Kuning. Makassar: LPP UNISMUH Makassar, 2020.

Mahmud. “Sistem Pembelajaran di Pondok Pesantren Al-Aziziyah Analisis Terapan Metode dalam Kegiatan Pembelajaran Formal dan Non Formal” 4, no. 5 (2019): 64–77.

Muhammad Fasihuddin, S.Ag, S.HI. Wawancara Teknis Pembelajaran Kitab Kuning Program Takhashus di Ma’had Al-Jami’ah Al-Aly UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Diwawancara oleh Ahmad Fahmi Mubarok. Whatsapp, 22 Mei 2022.

Mursadad, Ahmad, dan Khoirun Nasik. “Peran Pesantren Mahasiswa dalam Pembentukan Karakter Tertib, Santun, dan Peduli pada Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura” 2, no. 10 (2008): 135–45.

Mustafa, Muhammad Sadli. “Pembelajaran Ktab Kuning di Pondok Pesantren Darul Ulum Nahdlatul Wathan, Bima Maroa, Konawe Selatan” 24, no. 1 (2018): 53–64.

Najib, Fajar Aminun. Wawancara Mahasantri Model Pembelajaran Kitab Kuning Program Takhashus. Diwawancara oleh Ahmad Fahmi Mubarok. Perekam Suara, 18 Mei 2022.

Nurhadi dan Suwardi. Evaluasi Pembelajaran yang Efektif dan Menyenangkan. Jakarta: Multi Kreasi Satudelapan, 2010.

Pakar, Sutejo Ibnu. Pendidikan dan Pesntantren. Cirebon: Elsi Pro, 2019.

Poerbakawatja, Soegarda. Ensiklopedi Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung, 1982.

Purnomo, Hadi. Manajemen Pendidikan Pondok Pesantren. Jakarta: Bildung Nusantara, 2017.

Rahmatullah, dan Akhmad Said. “Implementasi Pendidikan Karakter di Era Milenial pada Pondok Pesantren Mahasiswa” 9, no. 4 (2019): 37–52.

Rijal, Akh. Syaiful. “Pemakaian Kitab Kuning dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Fiqh di Madrasah Tsanawiyah Berbasis Pesantren di Pamekasan” 1, no. 1 (2017): 286–305.

Setyawan, Sendy Agus, Muhammad Akbar Maulana Gustaf, Enggar Dias Pambudi, Mu’amar Fatkhurrozi, dan Syaiful Anwar. “Pergaulan Bebas di Kalangan Mahasiswa dalam Tinjauan Kriminologi dan Hukum Islam” 2, no. 5 (2019): 135–38.

Sholihan. “Strategi Pembelajaran Kitab Kuning Melalui Bantuan Materi Al-Miftah Lil Ulum di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan” 4, no. 2 (2018): 194–214.

Syarifuddin. “Problematika Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren Putra Alkhairaat Pusat Palu”, Al-Qalam” 26, no. 1 (2019): 149–50.

Tim Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama RI. Ensiklopedi Islam Nusantara. Budaya. Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, 2018.

Untung, Moh. Slamet. Sejarah Sosial Pesantren Menurut Prof. KH. Saifuddin Zuhri. Pekalongan: IAIN Pekalongan Press, 2018.

Usman, Moh. Uzer. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008.

Published
2022-12-05