MANAJEMEN KURIKULUM TERPADU BERBASIS PESANTREN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI BIDANG KEAGAMAAN DAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI SMAS AL-RIFA’IE GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG

  • Reni Azhari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Integrated Curriculum Management, Religious Competence, Religious Character.

Abstract

Improving the quality of character education is the government's priority for both public and private education units. This is an effort to prevent negative and deviant behaviors of adolescents as a result of uncontrolled information in the era of globalization. Due to the lack of character education, as evidenced by the existence of cases of corruption that occurred in the nation's leaders, legislative members, exclusive members, and law enforcers in Indonesia. Therefore, the approach that is considered suitable to be used in examining the problems of this research is a qualitative approach that emphasizes data/information that is more descriptive in nature, in the form of data in the form of subject information, descriptions of words or sentences and not on limited data. the numbers. This study uses a descriptive type of research, namely research conducted to describe or explain in a systematic, factual and accurate manner about the facts and characteristics of a particular population. It can be concluded that the results of the research on an integrated pesantren-based curriculum at SMAS Al-Rifa'ie Gondanglegi Malang Regency are an increase in the competence of the religious field and the religious character of students. students in the form of increased religious values ​​in schools and religious practices.

Abstrak

Peningkatan kualitas pendidikan berkarakter menjadi prioritas pemerintah terhadap satuan pendidikan negeri mapun swasta. Hal tersebut sebagai suatu upaya untuk mencegah perilaku-perilaku negatif dan menyimpang remaja akibat dari informasi yang kurang terkendali di era globalisasi. Karena minimnya pendidikan karakter, terbukti dengan adanya kasus korupsi yang terjadi pada pemimpin bangsa, anggota legislatif, anggota eksklusif, maupun penegak-penegak hukum di Indonesia.Fokus penelitian ini adalah pemahaman dan pemaknaan tentang manajemen kurikulum terpadu dalam meningkatkan kompetensi bidang keagamaan dan karakter religius. Oleh karena itu, pendekatan yang dianggap cocok untuk digunakan dalam mengkaji permasalahan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang menekankan pada data/informasi yang lebih bersifat deskriptif, dalam bentuk data-data berupa keterangan subyek, uraian kata-kata atau kalimat dan bukan pada data yang terbatas angka-angka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, yakni penelitian yang dilakukan untuk menggambarkan atau menjelaskan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi tertentu. Dapat disimpulkan hasil penelitian kurikulum terpadu berbasis pesantren di SMAS Al-Rifa’ie Gondanglegi Kabupaten Malang yaitu adanya peningkatkan kompetensi bidang keagamaan dan karakter religus peserta didik.Kesimpulan yang dapat kita ambil adanya dengan adanya manajemen kurikulum terpadu dapat meningkatkan kompetensi bidang keagamaan dan karakter religius peserta didik yang berupa nilai keagamaan yang meningkat disekolah dan praktek ibadah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chomaidi dan Salamah. 2018. Pendidikan dan Pengajaran Strategi Pembelajaran Sekolah. Jakarta: PT Grasindo.

Djamaludin Ancok. Psikologi Islami, Solusi Islam atas Problem-Problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lita Cahaya Purnama. “Kompetensi Peserta Didik Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMAN 1 Parungpanjang” . Jakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah, n.d.).

Muhaimin. 2010. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, di Madrasah, Masyarakat dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Novan. 2012. Pendidikan Karakter Berbasis Iman dan Taqwa. Yogyakarta: Teras.Tafsir, Ahmad. 2004. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Asep Hernawan. 2014. Pembelajaran Terpadu di SD. Tanggerang: Universitas Terbuka.

Naniek Kusumawati & Vivi Rulviana,. 2017. Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar.Magetan: CV. AE Media Grafika.

Poerdarminto,. 2003. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

R. Sri Widaningsih. 2014. Manajemen dalamImplementasi Kurikulum di Sekolah, Jurnal ILMAN, Vol. 1. No. 2, September 2014.

Rozal. 2008. Implementasi Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Studi Kasus di MAN Padusunan Kota Pariaman. Abstrak Tesis,(PPS UPI Bandung),

Jauharotul Muniroh, Muyadi. 2017. Manajemen Pendidikan dan Tenaga Kependidikan di Madrasah Aliyah Negeri Kota Yogyakarta. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, UNY. No. 2 th.IV.

Musfiqon. 2016. Penilaian Otentik Dalam Pembelajaran Kurikulum 2013. Sidoarjo: Nizamia Leaming Center.

Dahwadin dan Farhan Sifa Nugraha. 2019. Motivasi dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.Wonosobo: CV. Mangku Bumi Media.

Yusup dkk. 2018. Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Pondok Pesantren, (Jurnal Tabdir Muwahhid, Universitas Djuanda). No 1, 2

Published
2022-06-27