Efektivitas Penerapan Pelestarian Tradisi Bau Nyale di Lombok Tengah Perspektif Maqashid Syari'ah
Abstract
Abstract:
Bau nyale as a noble tradition, its existence is recognized and even maintained and preserved by the people of Central Lombok, but in the last decade the reality of society has shown a decline in participation in implementing this tradition. In fact, according to Article 12 Paragraph (4) of Regional Regulation Number 16 of 2021, culture must be maintained or preserved. This fact encourages researchers to study the effectiveness, inhibiting factors and review of the maqashid sharia of Imam Al-Syatibi regarding the preservation of the bau nyale tradition. This type of research is empirical juridical with a sociological juridical approach. The sources of research data include primary, secondary and tertiary. Data were obtained through interview techniques with purposive sampling techniques and analyzed using qualitative juridical. The results of the study show that the implementation of the preservation of the bau nyale tradition in Central Lombok is categorized as effective, but leaves behind factors that the community has not fully obeyed. This is due to a decrease in understanding, minimal socialization and education and the influence of modernization. The efforts made by the Department of Tourism and Culture are in line with the maqashid syari'ah of Imam Al-Syatibi in preserving the smell of nyale tradition.
Abstrak:
Bau nyale sebagai tradisi yang luhur eksistensinya diakui bahkan dijaga serta dilestarikan oleh masyarakat Lombok Tengah, namun pada dekade akhir realita masyarakat menunjukkan penurunan partisipasi dalam pelaksanaan tradisi tersebut. Padahal menurut Pasal 12 Ayat (4) Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2021 bahwa budaya itu harus dipelihara atau dilestarikan. Fakta ini mendorong peneliti untuk mengkaji efektivitas, faktor penghambat serta tinjauan maqashid syari’ah Imam Al-Syatibi terhadap pelestarian tradisi bau nyale. Jenis penelitian ini adalah yuridis empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data penelitian meliputi primer, sekunder dan tersier. Data diperoleh melalui teknik wawancara dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan dianalisis menggunakan yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan pelestarian tradisi bau nyale di Lombok tengah terkategorikan efektif, namun menyisakan faktor masyarakat yang belum taat secara menyeluruh. Hal itu disebabkan karena penurunan pemahaman, minimnya sosialisasi dan edukasi serta pengaruh modernisasi. Adapun upaya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sudah selaras dengan maqashid syari’ah Imam Al-Syatibi dalam pelestarian tradisi bau nyale.
Downloads
References
A.C. Kahiube, Gebbye, “Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Dan Pelestarian Tulude Di Kabupaten Kepualuan Sangihe.” Jurnal Ilmu Politik, No. 1 (2020): 13 https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/politico/article/view/30557
Abdullah, Khaeyla, “Hilangnya Kebudayaan Tradisional terhadap Generasi Muda dan Masyarakat Modern,” Kompas, 13 Januari 2023 diakses 16 Desember 2024, https://www.kompasiana.com/khaylaabdullah3174/63b648c6c1cb8a3dae6b5c22/hilangnya-kebudayaan-tradisional-terhadap-generasi-muda-dan-masyarakat-modern
Alki, Mamiq, “Nilai-nilai yang Terkandung Dalam Tradisi Bau Nyale,” Warta Lombok, 2 Februari 2021, diakses 20 Juli 2024, https://wartalombok.pikiran-rakyat.com/pariwisata/pr-1071366144/nilai-nilai-yang-terkandung-pada-tradisi-bau-nyale?page=all
Farhan Hari Hudiawan, Muhammad, “Kesejahteraan Masyarakat dalam Tinjauan Maqashid Syariah (Studi Kasus di Desa Pujon Kidul Kabupaten Malang),” Jurnal Ilmiah, No. 2 (2020): 10 https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/6830
Fazalani, Runi, Tradisi Bau Nyale Terhadap Nilai Multicultural Pada Suku Sasak, Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, No. 2 (2018): 162-171 https://doi.org/10.25134/fjpbsi.v13i2.1549
Gusti Ngurah Jayanti, I, “Nilai Kearifan Lokal Dalam Upaya Pelestarian Kebudayaan Di Bali,” Arena Hukum, no. 2 (2022): 128 https://ejournal.unhi,ac.id/index.php/dharmasmrti/issue/view/23
Hanik, Umi, dan Nur Khamidah, Ekoteologi Masyarakat Lombok dalam Tradisi Bau Nyale, Malang: CV Literasi Nusantara Abadi, 2022.
Hardianti, Sitti, Dea Larissa, dan Hisbullah, “Efektivitas Peran Pemerintah Kota Makassar Dalam Pelestarian Cagar Budaya (Telaah Siyasah Syar’iyyah).” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah, No.1 (2022): 112 https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/siyasatuna/article/view/21963
Irwan, Muhammad, “Kebutuhan Dan Pengelolaan Harta Dalam Maqashid Syariah,” Elastisitas, No.2 (2021): 169 https://elastisitas.unram.ac.id/index.php/elastisitas/article/view/47
Ivan Dirgantara, L, “Festival Bau Nyale Sebagai Daya Tarik Wisatawan di Destinasi Selong Belanak Kecamatan Praya Barat,” (Undergraduate Thesis, Universitas Islam Negeri Mataram, 2022) https://etheses.uinmataram.ac.id/3235/
Jaya Bakri, Asafri, Konsep Maqashid Syari’ah Menurut Al-Syatibi, Jakarta: PT Raja Garfindo Persada, 1996.
Kurniawan Cahya Putra, Reza, dan Hartaty Halim, “Peran dan Tantangan Hukum Adat dalam Era Globalisasi: Perspektif Keberlanjutan Budaya Lokal,” Jurnal hukum, No. 2 (2023): 879 https://ejournal.penerbitjurnal.com/jurnal/index.php/Jurnal.hukum/viewfile/795/789
Kurniawan, Agung, dan Hamsah Hudafi, “Konsep Maqashid Syariah Imam Asy-Syatibi dalam kitab Al-Muwafaqat,” Jurnal studi Islam dan Sosial, No. 1 (2021): 35 https://doi.org/10.56997/almabsut.v15i1.502
Made Purna, I, “Bau Nyale, Tradisi Bernilai Multikulturalisme dan Pluralisme,” Patanjala, No. 1 (2018): 106 https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=738104&val=11636&title=BAU%20NYALE%20TRADISI%20BERNILAI%20MULTIKULTURALISME%20DAN%20PLURALISME
Monika, Ika, Juanda Nawawi dan Indar Arifin, “Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Di Kota Makassar,” Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan, No. 2 (2011): 92 https://journal.unhas.ac.id/index.php/government/article/view/1593
Monor, Usman, “Sinergi Pemajuan Kebudayaan dalam Menghadapi Tantangan Perkembangan Zaman,” Setkab, 28 Juni 2024, diakses 24 Oktober 2024, https://setkab.go.id/sinergi-pemajuan-kebudayaan-dalam-menghadapi-tantangan-perkembangan-zaman/
Muhaimin, Metode Penelitian Hukum, Cet.1, Mataram: Mataram University Press, 2020.
Muzammil Alfan Nasrullah, Achmad, Maqashid Syari’ah, Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Grup, 2023.
Putri Yuliyani, Allya, “Peran Hukum Adat dan Perlindungan Hukum Adat di Indonesia,” Jurnal Hukum dan HAM, No. 9 (2023): 869 https://doi.org/10.58812/jhhws.v2i09.648
Putu Wibawa, I, Dan Mahrus Ali, “Efektivitas Hukum Pelestarian Bangunan Dan Lingkungan Cagar Budaya Di Kota Denpasar,” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, No.3 (2020): 621 https://doi.org/10.20885/iustum.vol27.iss3.art9
Rahma Dewi, Tri, dan Adinda, “Rendahnya Minat pada Budaya Lokal di Kalangan Remaja,” Jurnal Pendidikan Tambusai, No. 2 (2024): 23647 https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/15479
Ritiduian, Diky, dan Suci Megawati, “Implementasi Kebijakan Pelestarian Bangunan Cagar Budaya (Studi Pada Bangunan Bekas Penjara Koblen Menjadi Pasar Buah Di Kota Surabaya.” Journal Publika, No.1 (2022): 15 https://doi.org/10.26740/publika.v10n1.p15-30
Saenal, “Upaya Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi,” Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya, No. 1 (2020): 6 https://doi.org/10.55623/ad.v1i1.25
Silaen, Juandi, “ Efektivitas Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Perlindungan Dan Pelestarian Bangunan Cagar Budaya (Studi Tentang Bangunan Tjong A FIE),” Journal Of Politic And Government Studies, No.4 (2022): 26 https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/41389
Soekanto, Soejono, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, 2015.
Soekanto, Soerjono, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum, ,Depok: PT Raja Grafindo Persada, 2022.
Soter, Alfonsus, “Pendidikan Yang Berkebudayaan Sebagai Sarana Pelestarian Budaya,” Sosial Budaya, 5 November 2023, Diakses 17 Desember 2024 https://www.goodnewsfromindonesia.id/2023/11/05/pendidikan-yang-berkebudayaan-sebagai-sarana-pelestarian-budaya
Suwandi dan Teguh Setyobudi, “Sintesa Hukum Islam dan Kebudayaan Jawa Suatu Pendekatan Profetik,” De Jure: Jurnal Hukum dan Syari’ah, No. 2 (2020): 258 https://doi.org/10.18860/j-fsh.v12i2.10090
Trisandi, Risna, dan Andi Rosdianti, Jaelan Usman, “Peran Pemerintah Daerah Dalam Melestarikan Ata Maccerang Manurung di Desa Kaluppini Kabupaten Enkerang,” Jurnal KIMAP, No.2 (2021): 607 https://journal.unismuh.ac.id/index.php/kimap/article/view/3848
Zainuddin, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika, 2009.