PERANAN SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM RANGKA MENGURANGI TENDENSI SELF-HARM PADA ANAK USIA SD/MI

  • Fakhintan Ilza Karengga Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Marno Marno Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Self-Harm, Sekolah Ramah Anak, Sekolah Dasar

Abstract

Case self-harm in children is believed to be caused by trauma which triggers stress, and the lack of safe and comfortable conditions for children, one of which is in the school environment. This research aims to explore cases of self-harm in elementary school-aged children so that we can understand the triggering factors and the role of child-friendly schools in reducing this tendency. The method used is a case-study in qualitative research. The results of the research stated that cases of self-harm at the Rumah Belajar Cendekia Surabaya were generally caused by psychosocial factors. Due to the urge to conform to what his friends are doing, the child injures his wrist to prove that he is brave enough to feel pain so that he is not considered weak because he succeeds in following the trend. The child's social environment, especially the group of school friends, is the main trigger for self-harm in this case. Therefore, through it, schools can create a safe and comfortable school environment, so that children can grow and develop well, remembering that schools also ensure that children's rights are fulfilled and protect them from acts of violence, discrimination, or mistreatment. Not only does it affect children's academic achievement, but it also has a positive impact on children's mental health at school because the risk of self-harm behavior as a child's coping mechanism for dealing with emotional stress decreases. So it can be concluded that child-friendly schools have an important role in reducing self-harm tendencies in elementary children.

ABSTRAK

Kasus perusakan diri atau menyakiti diri sendiri (self-harm) pada anak diyakini disebabkan oleh trauma yang memicu stress, dan belum terciptanya kondisi yang aman dan nyaman bagi anak salah satunya di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami kasus self-harm pada anak usia SD/MI, sehingga dapat memahami faktor-faktor yang memicu kecenderungan self-harm pada anak dan peran Sekolah Ramah Anak dalam mengurangi kecenderungan self-harm pada anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dalam penelitian kualitatif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa kasus self-harm di Rumah Belajar Cendekia Surabaya sebagian besar disebabkan oleh faktor psikososial. Karena adanya dorongan untuk menyesuaikan diri dengan apa yang dilakukan oleh teman-temannya, anak melukai pergelangan tangannya untuk membuktikan bahwa dirinya berani merasakan rasa sakit, sehingga dia tidak dianggap lemah karena berhasil mengikuti tren. Lingkungan sosial anak terutama kelompok teman sekolah menjadi pemicu utama terjadinya self-harm dalam kasus ini. Maka dari itu, melalui Sekolah Ramah Anak, pihak sekolah dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, mengingat sekolah juga memastikan terpenuhinya hak-hak anak dan melindunginya dari tindak kekerasan, diskriminasi maupun perlakuan yang salah. Tidak hanya berpengaruh pada prestasi akademis anak, hal tersebut juga berdampak baik terhadap kesehatan mental anak di sekolah karena beresiko munculnya perilaku self-harm sebagai mekanisme koping anak untuk mengatasi tekanan emosi yang menurun. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Sekolah Ramah Anak memiliki peran penting dalam rangka mengurangi kecenderungan self-harm pada anak usia SD/MI.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhitama, Y. (2023, November 2). SOLOPOS JATIM. Diambil kembali dari Mengejutkan! 870 Siswa Magetan Lakukan Self Harm, Alasannya Ikut-ikutan Teman: https://jatim.solopos.com/mengejutkan-870-siswa-magetan-lakukan-self-harm-alasannya-ikut-ikutan-teman-1784388

Ambarsari, L., & Harun. (2018). Sekolah Ramah Anak Berbasis Hak Anak di Sekolah Dasar. Jurnal Profesi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1, 10-19.

Anugrah, M. F., Karima, K., Puspita, N. M., Amir, N. A., & Mahardika, A. (2023). Self Harm and Suicide in Adolescents. Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 1, 200-207.

Assyakurrohim, D., Ihkram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, Vol. 3, No. 1, 1-9.

Aziz, A., Wijayanti, C. S., & Wantini. (2022). Pengaruh Peran Guru di Sekolah Ramah Anak dalam Pendampingan Psikososial Siswa Sekolah Dasar di Yogyakarta Indonesia. International Proceedings : The 1st Annual Conference on Islam, Education, and Humanities (ACIEH), 233-244.

Azzahrah, F., & Hamid, A. N. (2023). Pencegahan Self-Injury melalui Kegiatan Webinar "Self-Harm : What Should We Do ". Jurnal Kebajikan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2, 27-30.

Bidayah, A., Netrawati, & Karneli, Y. (2023). Konseling Kelompok dengan Menggunakan Pendekatan Rational Emotive Behaviour Therapy dalam Mengatasi Perilaku Self Injury Remaja : Literature Review. JurnalIlmuPendidikandanSosial(JIPSI) Vol. 1 No. 4, 398-401.

Chairiyah, Nadziroh, & Pratomo, W. (2021). Sekolah Ramah Anak sebagai Wujud Perlindungan Terhadap Hak Anak di Sekolah. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol. 7, No. 3 , 1213-1218.

Evans, R., & Hurrell, C. (2016). The role of schools in children and young people’s self-harm and suicide: systematic review and meta-ethnography of qualitative research. BMC Public Health Vol. 16 No. 401, 1-16.

Faiz, A., Kurniawaty, I., & Purwati. (2023). Sekolah Ramah Anak Sebagai Upaya Pencegahan Bullying dan Kekerasan Pada Peserta Didik. Jurnal PGSD Vol. 9 No. 2 , 62-68.

Gulton, D. M., & Sari, E. (2022). Penyuluhan Kesehatan tentang Perubahan Hormon Masa Pubertas pada Usia Remaja. Jurnal Law of Deli Sumatera, Vol. 1, No. 1, 27-32.

Guntur, A. I., Dewi, E. M., & Ridfah, A. (2021). Dinamika Perilaku Self-injury pada Remaja Laki-laki. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa Vol. 1, No. 1, 42-54.

Hanurawan, F. (2012). Strategi Pengembangan Kesehatan Mental di Lingkungan Sekolah. Jurnal Bimbingan dan Konseling "PSIKOPEDAGOGIA", Vol. 1, No. 1, 1-7.

Hartono, I. (2023, Oktober 3). 11 Siswa SD di Situbondo Sayat Tangan Sendiri Diduga Ikuti Tren Viral, Pihak Sekolah Bertindak. Diambil kembali dari TRIBUN JATIM.COM: https://jatim.tribunnews.com/2023/10/03/nasib-11-siswa-sd-situbondo-sayat-tangan-sendiri-terinsiprasi-tiktok-penjelasan-disdik-patah-hati

Insani, S. M. (2023). Studi Kasus : Faktor Penyebab Perilaku Self-Harm pada Remaja Perempuan (Case Study : CAusative Factor Sef-Harm Behavior in Adolescent Female). Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2, 439-454.

Kandar, Cahyaningrum, D. D., & Dewi, R. K. (2024). Manajemen Individu dengan Resiko Self-Harm : Mengelola Resiko dan Bahayanya pada Diri Sendiri. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol. 12 No. 1, 1-8.

Kemen PPPA . (2015). Panduan Sekolah Ramah Anak. Jakarta: Deputi Menteri Bidang Tumbuh Kembang Anak.

Klomek, A. B., Kleinman, M., Altschuler, E., Marrocco, F., Amakawa, L., & Gould, M. S. (2011). High school Bullying as a Risk for Later Depression and Suicidality. Suicide Life Threat Behav Vol. 45 No. 5, 501-516.

Madge, N., Hawton, K., McMahon, E. M., Corcoran, P., De Leo, D., De Wilde, E. J., . . . Arensman, E. (2011). Psychological characteristics, stressful life events and deliberate self-harm: findings from the Child & Adolescent

Self-harm in Europe (CASE) Study. European Child & Adolescent Psychiatry Vol. 20 No. 10, 499-508.

Maharani, S., Mulyono, H., & Istiyati, S. (2021). Analisis Penerapan Sekolah Ramah Anak Dalam Membentuk Kenyamanan Sekolah Di SD Negeri Soropadan Surakarta. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) : Jurnal Ilmiah Vol. 7 No. 4, 1-6.

Misnatun. (2016). Pola Pembentukan Karakter Anak melalui Pendidikan Ramah Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam. Tadarus : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2, 1-19.

Ovillia, P. A. (2014). Skripsi : Hubungan Karakteristik Sosiodemografi dengan Tingkat Depresi yang Dialami Mahasiswa Semester I, III, dan V di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Tahun 2014. Palembang: Universitas Muhammadiyah Palembang.

Qonita, A. A., Shidiqoh, A., Ramadhani, R. S., Wulandari, W. C., & Agustanti, A. (2023). Faktor-Faktor Pendorong Self Harm pada Santri Remaja Putri (Factors that Driving Self Harm for Adolescent Students Girl). Islamic Education and Counseling Journal, 1-8.

Rosalin, L. N., Hendrani, E., Husni, C., Rachma, A. N., Setiawan, I., Ursilawati, . . . Fitriana, W. (2020). Pedoman Sekolah Ramah Anak. Jakarta: Deputi Menteri Bidang Tumbuh Kembang Anak.

Senowarsito, & Ulumuddin, A. (2012). Implementasi Pendidikan Ramah Anak dalam Konteks Membangun Sekolah Dasar Negeri di Kota Semarang. Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 N0. 1, 1-15.

Thesalonika, & Apsari, N. C. (2021). Perilaku Self-Harm atau Melukai Diri Sendiri yang Dilakukan oleh Remaja (Self-Harm or Self Injuring Behavior by Adolescents). Jurnal Pekerjaan Sosial Vol. 4 No. 2, 213-224.

Tusriyanto. (2020). Pemenuhan Hak dan Perlindungan Peserta Didik Melalui Sekolah Ramah Anak di SD Kota Metro. Prosiding Seminar dan Diskusi Nasional Pendidikan Dasar 2020 : Transformasi Pendidikan Menyongsong SDM di Era Society 5.0, 1-12.

Tusriyanto. (2020). Pengembangan Sekolah Ramah Anak di Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini. RI’AYAH, Vol. 5, No. 1, 12-25.

Utami, G., Sari, N., Dahlia, & Sari, K. (2023). Self-Injury Behavior pada Remaja Korban Perundungan dan Kaitannya dengan Kelekatan Orang Tua. Seurune, Jurnal Psikologi Unsyiah Vol. 6. No. 2, 198-220.

Wibisono, B. K., & Gunatirin, Y. (2018). Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Melukai Diri pada Remaja Perempuan. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.7 No.2, 3675-3690.

Winanto. (2023, November 18). 25 Siswa SD di Blitar Terpengaruh Tren Barcode TikTok. Diambil kembali dari BERITAJATIM.COM.

Winei, A. A., Ekowati, Setiawan, A., Jenuri, Weraman, P., & Zulfikhar, R. (2023). Dampak Lingkungan Sekolah terhadap Hasil Belajar dan Kesehatan Mental Siswa. Journal on Education Vol. 6, No. 1, 317-327.

Yosada, K. R., & Kurniati, A. (2019). Menciptakan Sekolah Ramah Anak. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa (JPDP) Vol. 5 No. 2, 145-154.

PlumX Metrics

Published
2024-10-22