PERAN GURU DALAM MENGASAH BAKAT SENI MUSIK ANAK

  • Ratih Sukmaning Tyas RA Miftahul Ulum
  • Putri Rahayu Surya Dewi Roosmawati RA Roro Fatmi Probolinggo
  • Rahmawati Rahmawati BA Aisyiyah Purbalingga
Keywords: Sharpening, Music Art, Early Childhood

Abstract

Early childhood education is the most basic education that occupies a very strategic position in the development of human resources. In shaping children into reliable individuals, parents and teachers have a role in honing children's talents. To hone and develop creativity, interests and talents, it can be started from early childhood. Art talent is a special talent that a person has. The development of children's artistic talents is the duty of teachers in the school environment. Music education as a field of study that has the aim of equipping students to develop personal abilities. This article aims to explain how the role of a teacher in honing musical talent for early childhood to help children's growth and development. The teacher's role includes the types of musical activities to be carried out, characteristics, learning processes, and the influence of music on early childhood development.

 

ABSTRAK

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang paling mendasar menempati posisi yang sangat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Dalam membentuk anak menjadi pribadi-pribadi handal, orang tua dan guru memiliki peran dalam mengasah bakat anak. Untuk mengasah dan mengembangkan kreativitas minat serta bakat maka dapat dimulai sejak anak usia dini. Bakat seni merupakan bakat khusus yang dimiliki seseorang. Pengembangan bakat seni yang dimiliki anak merupakan tugas guru dalam lingkungan sekolah. Pendidikan seni musik sebagai salah satu bidang studi yang memiliki tujuan membekali siswa untuk mengembangkan kemampuan pribadi. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang bagaimana peran seorang guru dalam mengasah bakat seni musik untuk anak usia dini untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Adapun peran guru meliputi jenis-jenis kegiatan musik yang akan dilakukan, karakteristik, proses dalam pembelajaran, serta pengaruh musik pada perkembangan anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, I. A., Utami, W. D., & Rahma, S. B. (2020). Mengidentifikasi Minat Bakat Siswa Sejak Usia Dini Di SD Adiwiyata. Islamika, 2(1), 161–169.

Antara, P. A. (2015). Pengembangan Bakat Seni Anak Pada Taman Kanak-Kanak. Jurnal Ilmiah Visi, 10(1), 29–34.

Atabik, A. (2018). Pendidikan dan Pengembangan Potensi Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 2(1), 149–166.

Berk, L. E., & Winsler, A. (1995). Scaffolding Children’s Learning: Vygotsky and Early Childhood Education. NAEYC Research into Practice Series. Volume 7. ERIC.

Depdikbud, K. B. B. I. (1996). Cet. Ke-10.

Djohan, D. (2009). Kemampuan Musikalitas Sebagai Sarana Pengembangan Keterampilan Sosial. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 13(1).

Gabrielsson, A., & Juslin, P. N. (2003). Emotional expression in music. Oxford University Press.

Gardner, H. E. (2000). Intelligence reframed: Multiple intelligences for the 21st century. Hachette UK.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Kamtini, K. (n.d.). Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa PG-Pauddalam Mendesain Permainan Melalui Gerak &Lagu Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 20(78), 58–69.

Lucy, B. (2016). Panduan Praktis Tes Minat Bakat Anak. Penebar PLUS+.

Mutiah, D. (2015). Psikologi bermain anak usia dini. Kencana.

Nasution, N. K. (2017). Penerapan Kreativitas Melalui Eksprimen dan Musik dalam Pengembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini. SYAMIL: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education), 5(2).

Nasution, R. A. (2016). Pembelajaran Seni Musik Bagi Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Raudhah, 4(1).

Nur Aini, I. F. (2015). Akademi Musik Surabaya. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Panggabean, A. J. (2013). Suatu Kajian Tentang Pengetahuan Dasar dan Kegiatan Keterampilan Seni Musik Untuk Mengembangkan Potensi Musik Anak Usia Dini. Jurnal Bimbingan Dan Konseling. ISSN, 203–853.

PAUD, P. P. P. (2015). Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.

Rahmatillah, A. M. (2011). Kreativitas Anak Ditinjau Dari Pola Asuh Demokratis Orang Tua. Prodi Psikologi Unika Soegijapranata Semarang.

Ratna, N. K. (2007). Estetika sastra dan Budaya. Pustaka Pelajar.

Sumaryanto, F. T. (2005). Efektifitas Penggunaan Metode Solfegio untuk Pembelajaran Keterampilan Bermain Musik di Sekolah Dasar. Harmonia: Jurnal Pengetahuan Dan Pemikiran Seni, 1–10.

Tarwiyah, T. (2004). Analisis Nilai-nilai Pendidikan Dalam Lagu-lagu Daerah Betawi (an Analysis of Educational Values in Songs of the Betawiarea). Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 5(1).

Thaha, K. H. (2009). Ibu Ideal: Peranannya dalam mendidik dan Membangun Potensi Anak. Surabaya: Risalah Gusti.

Tim Penyusun, K. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka: Jakarta.

Utuh Priyanto, S. (2013). Pendidikan Musik untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 2(1).

Zaini, A. (2015). Bermain sebagai metode pembelajaran bagi anak usia dini. Jurnal Thufula, 3(3), 130–131

PlumX Metrics

Published
2024-12-20