MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK PADA BENTUK GEOMETRI
Abstract
Kindergarten is a form of preschool education unit that is held before the basic education level. Creativity is an individual's ability in the form of new ideas, methods, processes or products that are innovative and imaginative. One activity that can increase children's creativity is printing activities from natural materials. One thing that is developed is the cognitive ability of geometric shapes. Low ability to learn geometric shapes is a problem faced by teachers in Group A RA Baiturrahman Tasikmalaya. This research aims to develop and improve students' cognitive abilities in geometric shapes using environmental media. This research uses Classroom Action Research (PTK) which is carried out in two cycles, with each cycle containing planning, implementation, observation and reflection. In cycle I the results were 50% and in cycle II the results were 82,05%. These results show that this research was successful because it exceeded the research indicator target of 80%. The results of this research show that using natural media as a learning resource can be said to be successful in improving geometric shape abilities. Based on this research, it is recommended that all teachers can provide learning about geometric shapes that is interesting and fun for children. Teachers should also be able to create a comfortable and enjoyable learning environment for children.
ABSTRAK
TK/RA merupakan salah satu bentuk satuan pendidikan prasekolah yang diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar. Kreativitas merupakan kemampuan individu yang berupa gagasan, metode, proses, atau produk baru yang bersifat inovatif dan imajinatif. Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kreativitas anak adalah kegiatan mencetak dari bahan alam. Salah satu yang dikembangkan adalah kemampuan kognitif bentuk geometri. Kemampuan belajar bentuk geometri yang rendah menjadi masalah yang dihadapi guru di Kelompok A RA Baiturrahman Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada bentuk geometri dengan menggunakan media alam sekitar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdapat perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus I diperoleh hasil 50% dan pada siklus II diperoleh hasil 82,05%. Dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa penelitian ini berhasil karena melebihi target indikator penelitian sebesar 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan media alam sebagai sumber belajar dapat dikatakan berhasil dalam rangka meningkatkan kemampuan bentuk geometri. Berdasarkan penelitian tersebut disarankan pada semua guru dapat memberikan pembelajaran bentuk geometri yang menarik dan menyenangkan anak. Guru juga hendaknya mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan bagi anak.
Downloads
References
Arikunto, S. (2004). Metodologi Penelitian Tindakan Kelas. PT. Bumi Aksara.
Aristanti, G. F. (2024). Program Studi Islam Anak Usia Dini Jurusan Pendidikan Madrasah Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Negeri Islam Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Chandra, R. D. A. (2019). Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Din, 1(1), 32–45.
Dewi, L., & Fauziati, E. (2021). Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar dalam Pandangan Teori Konstruktivisme Vygotsky. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 3(2), 163–174. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v3i2.1207
Farida, M. C. (2024). Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Pertumbuhan Intelligence Quotient, Emotional Quotient dan Spiritual Quotient Pada Anak Usia Dini. Mathetes: Jurnal Ideologi dan Pendidikan Kristen, 2(1).
Halipah, S., & Suyatmin, S. (2024). Manfaat Bermain Untuk Mengembangkan Aspek Sosial Dan Emosi Anak Usia Dini. Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 37–42. https://doi.org/10.46368/mkjpaud.v4i1.1958
Hasanah, U., & Priyantoro, D. E. (2019). Pengembangan kreativitas anak usia dini melalui origami. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(1), 61. https://doi.org/10.32332/elementary.v5i1.1340
Hatip, A., & Setiawan, W. (2021). Teori Kognitif Bruner Dalam Pembelajaran Matematika. PHI: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 87. https://doi.org/10.33087/phi.v5i2.141
Mochamad Surya, C., Zulvian Iskandar, Y., & Marlina, L. (2021). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Dasar Pada Anak Kelompok A Melalui Metode Tebak Gambar. Jurnal Tahsinia, 2(1), 78–89. https://doi.org/10.57171/jt.v2i1.294
Muhammad Yamin, & Zaimil, R. (2017). Tahap Design Pengembangan Modul Berbasis Masalah Pada Perkuliahan Geometri Analitik Bidang di FKIP Ummy Solok. Jurnal LEMMA, 3(1). https://doi.org/10.22202/jl.2016.v1i3.1106
Mulyati, C. (2019). Pengembangan Media Papan Flanel Untuk Memfasilitasi Konsep Bilangan Anak Pada Kelompok B. 1.
Neni Maulidah, & Decenni Amelia. (2023). Efektivitas Penggunaan MediaPermainan Paper Doll“Bepe-Bepean” dalam MeningkatkanPenguasaan Kosakata Tema Clothes di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Siber Nusantara, 1(2), 78–90.
Novitasari, Y. (2018). Analisis Permasalahan "Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini”. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(01), 82–90. https://doi.org/10.31849/paudlectura.v2i01.2007
Nurazizah, N., Mulyadi, S., & Sianturi, R. (2023). Kemampuan Komunikasi pada Anak dengan Indikasi Keterlambatan Perkembangan Kognitif Usia 5-6 Tahun di RA Az-Zahra. Jurnal PAUD Agapedia, 7(1), 71–80. https://doi.org/10.17509/jpa.v7i1.59919
Selamet, Supiana, & Yuliati Zaqiah, Q. (2022). Kebijakan pengembangan kurikulum pendidikan islam. Al-munadzomah, 1(2), 97–111. https://doi.org/10.51192/almunadzomah.v1i2.320
Sri Hasnawati. (2022). Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Bagi Guru dan Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Pemahaman Peserta Didik. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 20(2), 149–158. https://doi.org/10.35905/alishlah.v21i2.2630
Sujiono, Y. N. (2007). Metode Pengembangan Kognitif. PT. Indeks.
Sujiono, Y. N. (2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. PT. Indeks.
Susanto, A. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini. Kencana Prenada Media Group.
Susanto, A. (2017). Pendidikan IPS: Upaya Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif.
Talango, S. R. (2018). Asesmen Perkembangan Anak (Studi Kasus Asesmen Perkembangan Anak Usia 2 Tahun). 6.
Umi Latifah Muyasaroh. (2023).
Yanti, N., Puswati, D., Fitriani, I. M., & Aulianisak, S. (2023). Pengaruh Kegiatan Finger Painting terhadap Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Gawat Darurat, 5(1), 67–74. https://doi.org/10.32583/jgd.v5i1.1255



