IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM MENINGKATKAN KARAKTER KREATIF DI MI AL FATTAH KOTA MALANG
Abstract
The Pancasila Student Profile is an initiative aimed at improving the quality of education in Indonesia through character development. Value and character education are essential for balancing technological advancement with human development in the global era. The role of parents in assisting students and academic pressure can hinder creativity. This study aims to analyze (1) the implementation of the Strengthening of the Pancasila Student Profile Project (P5) at MI Al Fattah Malang City, (2) the challenges faced by teachers during the implementation of P5, and (3) the solutions provided by the school to address these challenges. The research employs a qualitative method with a phenomenological approach, where data is collected through interviews, observations, and documentation from students, teachers, and the curriculum deputy head. Data analysis follows the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data collection, condensation, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that (1) the implementation of P5 in the 4th grade at MI Al Fattah consists of planning, execution, and assessment stages; (2) challenges faced by teachers are categorized into internal and external; (3) solutions provided by the school include training for teachers, adequate facility provision, and necessary tools and materials for P5 implementation. This study is expected to offer insights into student character development through P5 implementation.
ABSTRAK
Profil Pelajar Pancasila adalah inisiatif untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia melalui pengembangan karakter. Pendidikan nilai dan karakter diperlukan untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan perkembangan manusia di era global. Peran orang tua dalam tugas siswa serta tekanan akademik dapat menghambat kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di MI Al Fattah Kota Malang, (2) Tantangan yang dihadapi guru selama implementasi P5, dan (3) Solusi yang diberikan oleh sekolah untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari siswa, guru, dan wakil kepala kurikulum. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup pengumpulan, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi P5 di kelas 4 MI Al Fattah terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian; (2) tantangan yang dihadapi guru terbagi menjadi kategori internal dan eksternal; (3) solusi yang diambil sekolah meliputi pelatihan untuk guru, penyediaan fasilitas yang memadai, serta alat dan bahan untuk pelaksanaan P5. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengembangan karakter siswa melalui implementasi P5.
Downloads
References
Darwanto. (2019). Kemampuan Berfikir Kreatif Matematis (Pengertian dan Indikator). Jurnal Eksponen, 20-29.
Fadhilah, d. (2021). Pendidikan Karakter. Bojonegoro: CV.Agrapana Media.
Koesoema, D. (2015). Pendidikan Karakter Utuh da Menyeluruh. Yongyakarta: PT. KANISUIS.
Kemendikbudristek. (2022). Dimensi,Elemen dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka.
Kemendikbudristek. (2022).Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pancasila.
Lickona, T. (2008). Education For Character. New York: Bantam Book.
Omeri,N. (2015) PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM DUNIA PENDIDIKAN,Manajer Pendidikan.
Ratnasari ,D. R. W. F. (2017). Membangun Karakter Kreatif pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Pembuatan Kerajinan Recycle, URECOL: University Research Colloquium.
Sudrajad, A. (2011). Mengapa Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter , 47-58.
Suyanto. (2009). Urgensi Pendidikan Karakter, Jakarta : Kementrian Pendidikan Nasional.
Toorrence, P. (1996). Toorrence Test Of Creative Thingking. Bensenville: Sholastic Testing Service Inc.



