Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah</span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> &nbsp;adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, baik literatur (library research) maupun lapangan (field research), dengan berbagai pendekatan. </span><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun di bulan Januari-Maret, April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember. Bahasa yang digunakan adalah Indonesia dan Inggris.&nbsp;</span></span><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah</span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> &nbsp;dikelola oleh <a href="https://fitk.uin-malang.ac.id/project/pendidikan-guru-madrasah-ibtidaiyyah/" target="_blank" rel="noopener">Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah</a> <a href="https://fitk.uin-malang.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan</a> <a href="https://uin-malang.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang</a>.</span></span></p> <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Template Jurnal: </span></span></strong> <a href="https://docs.google.com/uc?export=download&amp;id=1XWdkMNG1k-ejXqE3djVnTiBv6e1JqKb2" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Unduh Di Sini</span></span></a></p> <p><strong>E-ISSN:&nbsp;<a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2828-531X" target="_blank" rel="noopener">2828-531X</a></strong></p> Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang en-US Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 2828-531X PENGEMBANGAN MEDIA KOTAK KARTU MISTERIUS (KOKAMI) BERBASIS BUDAYA LOKAL BANTEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD/MI https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/article/view/18863 <p>The purpose of this study is to analyze the development procedure of the KOKAMI (Kotak Kartu Misterius) learning media and its effect on fifth-grade students’ understanding and learning outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS). The research method used is Research and Development (R&amp;D) with the ADDIE development model, which consists of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation steps. The validation results show that the media expert gave a score of 82% (Very Good), the material expert 42% (Fair), and the classroom teacher 45% (Fair). This indicates that the KOKAMI media is feasible and sufficiently effective for teaching the sound topic in IPAS. Product trials with students showed an improvement in learning outcomes of 25%, with the average pretest score of 55% rising to a posttest score of 80% after using the KOKAMI media. The N-Gain value of 0.56 indicates a medium improvement category, with an N-Gain percentage of 53%. These findings suggest that the use of KOKAMI, which integrates local cultural elements, helps students better understand scientific concepts and increases their learning motivation. Therefore, KOKAMI is recommended as an alternative learning media for IPAS lessons in elementary schools to make learning more engaging and culturally relevant.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis prosedur pengembangan media pembelajaran Kotak Kartu Misterius (KOKAMI) dan pengaruhnya terhadap pemahaman serta hasil belajar IPAS siswa kelas V SD/MI. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli media memberikan skor 82% (Sangat Baik), ahli materi 42% (Cukup), dan guru kelas 45% (Cukup). Hal ini menunjukkan bahwa media KOKAMI layak dan cukup efektif digunakan pada pembelajaran IPAS materi bunyi. Uji coba produk pada siswa menunjukkan peningkatan hasil belajar sebesar 25%, dengan nilai pretest rata-rata 55% meningkat menjadi 80% pada posttest setelah menggunakan media KOKAMI. Nilai N-Gain sebesar 0,56 berada pada kategori sedang dengan persentase N- Gain sebesar 53%. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan KOKAMI yang mengintegrasikan unsur budaya lokal membantu siswa memahami konsep sains dengan lebih baik sekaligus meningkatkan motivasi belajar. Oleh karena itu, KOKAMI direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar agar pembelajaran lebih menarik dan kontekstual.</p> Fadia Amalia ##submission.copyrightStatement## 2025-11-10 2025-11-10 4 4 286 300 10.18860/ijpgmi.v4i4.18863 MENGUPAS TUNTAS ASPEK SOSIAL DAN LINGKUNGAN: Kegiatan Ekonomi dalam Pembelajaram IPS di Kelas V https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/article/view/19692 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membangun karakter dan kesadaran sosial siswa, terutama dalam memahami hubungan antara manusia, aktivitas ekonomi, dan lingkungan. Pada kelas V, materi yang berkaitan dengan ekonomi tidak hanya mencakup aspek produksi, distribusi, dan konsumsi, tetapi juga mencakup efek sosial dan lingkungan yang menyertainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif aspek sosial dan lingkungan dalam aktivitas ekonomi serta meneliti cara pengintegrasiannya dalam pengajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi pustaka sistematis (Systematic Literature Review) pada sumber ilmiah seperti jurnal pendidikan, buku ajar, dan panduan kurikulum yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi sangat terkait dengan interaksi sosial dalam masyarakat serta aktivitas lingkungan, sehingga pengajaran IPS yang berbasis konteks dan proyek dapat mengembangkan pemahaman kritis siswa mengenai nilai-nilai sosial, ekonomi berkelanjutan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kesimpulannya, pengintegrasian aspek sosial dan lingkungan dalam pengajaran IPS tidak hanya memperdalam pemahaman siswa, tetapi juga memperkuat pengembangan karakter yang peduli sosial, kemampuan berpikir kritis, serta sikap bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan, sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan dasar yang mendukung pembangunan berkelanjutan.</span></span></p> Dinda Nur Syamsiah Nabila Tri Yona Wahyuningsih ##submission.copyrightStatement## 2025-11-26 2025-11-26 4 4 301 306 10.18860/ijpgmi.v4i4.19692 REPRESENTASI NILAI-NILAI AKHLAK DALAM FILM NUSSA: Media Alternatif Untuk Pembelajaran Akidah Akhlak Di MI https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/article/view/15492 <p>This study aims to analyze the representation of moral values in the animated film Nussa as an alternative medium for teaching Akidah Akhlak in Madrasah Ibtidaiyah (MI), particularly in second grade. The study focuses on moral categories based on their objects, namely morality toward Allah SWT, toward fellow human beings, and toward the environment. This research employs a qualitative approach using library research and content analysis techniques based on Krippendorff's model. Primary data were obtained from twelve episodes of the Nussa film, analyzed based on narrative, dialogue, and visual context; while secondary data included textbooks, scientific journals, and curriculum documents. The analysis results indicate that the Nussa film consistently represents moral values aligned with the core competencies of Akidah Akhlak for second-grade MI students. Akhlak towards Allah is depicted through the practice of prayer, gratitude, and reverence for His creation; akhlak towards others is shown through the values of honesty, empathy, and politeness; while akhlak towards the environment is evident through the strengthening of children's ecological awareness. This film is not merely entertaining but also serves as a contextual, enjoyable, and effective educational tool in supporting the internalization of Islamic moral values among young students.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai akhlak dalam film animasi <em>Nussa</em> sebagai media alternatif dalam pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (MI), khususnya kelas II. Kajian difokuskan pada kategori akhlak berdasarkan objek, yaitu akhlak kepada Allah Swt., kepada sesama manusia, dan kepada lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) dan teknik analisis isi berdasarkan model Krippendorff. Data primer diperoleh dari dua belas episode film <em>Nussa</em> yang dianalisis berdasarkan narasi, dialog, dan konteks visual; sedangkan data sekunder mencakup buku teks, jurnal ilmiah, dan dokumen kurikulum. Hasil analisis menunjukkan bahwa film <em>Nussa</em> secara konsisten merepresentasikan nilai-nilai akhlak yang selaras dengan kompetensi dasar Akidah Akhlak kelas II MI. Akhlak kepada Allah digambarkan melalui praktik berdoa, rasa syukur, dan pengagungan terhadap ciptaan-Nya; akhlak kepada sesama ditampilkan melalui nilai jujur, empati, dan sopan santun; sedangkan akhlak kepada lingkungan tampak melalui penguatan kesadaran ekologis anak. Film ini tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukatif yang kontekstual, menyenangkan, dan efektif dalam mendukung proses internalisasi nilai-nilai moral Islam pada siswa usia dini.</p> <p>&nbsp;</p> Nabila Yumna Nurfaizah ##submission.copyrightStatement## 2025-11-26 2025-11-26 4 4 307 317 10.18860/ijpgmi.v4i4.15492 PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA KELAS IV MATERI HAK DAN KEWAJIBAN https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/article/view/16006 <p>This study aims to determine the implementation of differentiated learning and its effect on the critical thinking skills and collaboration skills of fourth grade students in the Pancasila education subject on the material of rights and obligations. The study used a quantitative experimental approach with a One Group Pretest-Posttest Design. The subjects of the study were fourth grade students of SD Negeri 3 Madiredo. The instruments used were pretest and post-test questions to measure critical thinking skills and peer questionnaires to measure collaboration skills. The results of the study showed that the implementation of differentiated learning was in accordance with the syntax and principles of student-centered learning. In addition, differentiated learning has been shown to improve students' critical thinking skills by encouraging them to think actively, evaluate, and solve problems innovatively. This learning also improves students' collaboration skills, as demonstrated through active participation, effective communication, and increased responsibility and cooperation in groups. Thus, differentiated learning has proven effective in optimally stimulating students' critical thinking skills and collaboration skills.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi serta pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV dalam mata pelajaran pendidikan pancasila materi hak dan kewajiban. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 3 Madiredo. Instrumen yang digunakan berupa soal pretest dan post-test untuk mengukur keterampilan berpikir kritis serta kuesioner sejawat untuk mengukur kemampuan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi telah sesuai dengan sintak dan prinsip pembelajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan mendorong mereka untuk berpikir aktif, mengevaluasi, dan menyelesaikan masalah secara inovatif. Pembelajaran ini juga meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif, komunikasi yang efektif, serta meningkatnya tanggung jawab dan kerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif dalam menstimulasi keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kolaborasi siswa secara optimal<strong>.</strong></p> Umniyatun Najahah ##submission.copyrightStatement## 2025-11-26 2025-11-26 4 4 318 327 10.18860/ijpgmi.v4i4.16006 PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA KELAS 3 MELALUI KEGIATAN TAZKYATUN NAFS DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL ULUM ARJOSARI https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/article/view/15987 <p>This study aims to identify the form of tazkyatun nafs activities, the role of teachers in forming religious character, and the challenges faced by teachers. The research method used is qualitative with a descriptive approach, which includes interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that tazkyatun nafs activities, consisting of tahalli and takhalli, are effective in improving students' religious character. The role of teachers as facilitators and motivators is very important in creating a conducive atmosphere, providing instructions, providing motivation to students, providing an understanding of the importance of tazkyatun nafs activities, and disciplining students. Something that keeps teachers motivated to carry out their duties as facilitators and motivators of activities is when teachers see the results and development of students' religious character. This research is expected to contribute to the development of character education at the elementary school level, and can reduce cases of juvenile delinquency which are currently rampant, especially at the secondary school level.</p> <p>ABSTRAK<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kegiatan tazkyatun nafs, peran guru dalam pembentukan karakter religius, serta tantangan yang dihadapi oleh guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tazkyatun nafs, yang terdiri dari tahalli dan takhalli, efektif dalam meningkatkan karakter religius siswa. Peran guru sebagai fasilitator dan motivator sangat penting dalam menciptakan suasana kondusif, memberikan instruksi, memberikan motivasi pada siswa, memberikan pemahaman tentang pentingnya kegiatan tazkyatun nafs, serta mendisiplinkan siswa. Sesuatu yang menjadikan guru tetap termotivasi untuk menjalankan tugasnya sebagai fasilitator sekaligus motivator kegiatan adalah ketika guru melihat hasil dan perkembangan karakter religius siwa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan karakter di jenjang sekolah dasar, serta dapat mengurangi kasus kenakalan remaja yang sedang marak terjadi terutama pada timgkat sekolah menengah.<br><br></p> Ilham Fairuz Azmi ##submission.copyrightStatement## 2025-11-26 2025-11-26 4 4 328 340 10.18860/ijpgmi.v4i4.15987 IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM MENINGKATKAN KARAKTER KREATIF DI MI AL FATTAH KOTA MALANG https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/article/view/15970 <p>The Pancasila Student Profile is an initiative aimed at improving the quality of education in Indonesia through character development. Value and character education are essential for balancing technological advancement with human development in the global era. The role of parents in assisting students and academic pressure can hinder creativity. This study aims to analyze (1) the implementation of the Strengthening of the Pancasila Student Profile Project (P5) at MI Al Fattah Malang City, (2) the challenges faced by teachers during the implementation of P5, and (3) the solutions provided by the school to address these challenges. The research employs a qualitative method with a phenomenological approach, where data is collected through interviews, observations, and documentation from students, teachers, and the curriculum deputy head. Data analysis follows the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data collection, condensation, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that (1) the implementation of P5 in the 4th grade at MI Al Fattah consists of planning, execution, and assessment stages; (2) challenges faced by teachers are categorized into internal and external; (3) solutions provided by the school include training for teachers, adequate facility provision, and necessary tools and materials for P5 implementation. This study is expected to offer insights into student character development through P5 implementation.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Profil Pelajar Pancasila adalah inisiatif untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia melalui pengembangan karakter. Pendidikan nilai dan karakter diperlukan untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan perkembangan manusia di era global. Peran orang tua dalam tugas siswa serta tekanan akademik dapat menghambat kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di MI Al Fattah Kota Malang, (2) Tantangan yang dihadapi guru selama implementasi P5, dan (3) Solusi yang diberikan oleh sekolah untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari siswa, guru, dan wakil kepala kurikulum. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup pengumpulan, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi P5 di kelas 4 MI Al Fattah terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian; (2) tantangan yang dihadapi guru terbagi menjadi kategori internal dan eksternal; (3) solusi yang diambil sekolah meliputi pelatihan untuk guru, penyediaan fasilitas yang memadai, serta alat dan bahan untuk pelaksanaan P5. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pengembangan karakter siswa melalui implementasi P5.</p> Ananadya Lailatul Hidayah ##submission.copyrightStatement## 2025-11-26 2025-11-26 4 4 341 348 10.18860/ijpgmi.v4i4.15970 PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR MATERI BANGUN DATAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SD ISLAM BANI HASYIM https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/ijpgmi/article/view/15967 <p>The development of a picture storybook based on ethnomathematics of traditional houses was carried out to improve the mathematical literacy of first-grade students at SD Islam Bani Hasyim, specifically on the topic of flat shapes. The book was designed as a contextual learning medium that incorporates local cultural elements such as traditional houses: Joglo Bucu, Bapang, Tengger, and Lopo Boti. This research used the Research and Development (R&amp;D) method with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects were students from class I-B. Data collection techniques included interviews, validation questionnaires (from media, material, language, and instructional experts), pre-tests and post-tests, and student response questionnaires. The data were analyzed both qualitatively and quantitatively. Validation results showed scores of 84.29% (media expert), 71.67% (material expert), 81.43% (language expert), and 90% (instructional expert). Student responses reached 94.8% in the small group trial and 90.73% in the large group trial. The average student score increased from 56.09 (pre-test) to 82.04 (post-test). Improvements were also evident in the mathematical literacy indicators: formulating information (increased by 11%), applying strategies (17%), and interpreting solutions (16%). It can be concluded that the ethnomathematics-based picture storybook is highly valid, practical, and effective in improving students’ mathematical literacy.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pengembangan buku cerita bergambar berbasis etnomatematika rumah adat dilakukan untuk meningkatkan literasi matematis siswa kelas I SD Islam Bani Hasyim pada materi bangun datar. Buku dikembangkan sebagai media pembelajaran kontekstual yang memuat unsur budaya lokal, seperti rumah adat Joglo Bucu, Bapang, Suku Tengger, dan Lopo Boti. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas I-B. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket validasi (ahli media, materi, bahasa, dan pembelajaran), pre-test dan post-test, serta angket respon siswa. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan skor sebesar 84,29% (ahli media), 71,67% (ahli materi), 81,43% (ahli bahasa), dan 90% (ahli pembelajaran). Respon siswa pada uji coba kelompok kecil memperoleh skor 94,8%, dan pada kelompok besar sebesar 90,73%. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 56,09 (pre-test) menjadi 82,04 (post-test). Peningkatan juga terlihat pada indikator literasi matematis: merumuskan informasi (naik 11%), menerapkan strategi (naik 17%), dan menafsirkan solusi (naik 16%). Dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar berbasis etnomatematika rumah adat sangat valid, praktis, dan mampu dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa.</p> Dila Fitri Azahra ##submission.copyrightStatement## 2025-11-26 2025-11-26 4 4 349 367 10.18860/ijpgmi.v4i4.15967