Wakaf Dengan Wasiat Melebihi 1/3 (Satu Pertiga) Perspektif Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf
Abstract
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf mengatur batas maksimal harta wakaf dengan wasiat yaitu 1/3 (satu pertiga) dari harta wakaf. Di KUA Singosari terjadi kasus harta wakaf dengan wasiat melebihi 1/3 (satu pertiga) dari harta. Pada kasus tersebut, kepala KUA Singosari mengesahkan pelaksanaan wakaf tersebut yang tentunya tidak sesuai dengan aturan yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pelaksanaan wakaf dengan wasiat melebihi 1/3 (satu pertiga) di KUA Singosari menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Dalam memperoleh data-data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi, sedangkan dalam proses pengolahan data penelitian ini menggunakan teknik editing, klasifikasi, verifikasi, analisis dan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan dua kesimpulan: pertama, pelaksanaan wakaf dengan wasiat melebihi 1/3 (satu pertiga) di KUA Singosari mengikuti Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Kedua, menurut tinjauan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf terhadap pelaksanaan wakaf dengan wasiat di KUA Singosari sudah sesuai, namun masih ada satu pasal yang belum sesuai yaitu dalam pasal 25 tentang batas maksimal harta wakaf dengan wasiat yaitu 1/3 (satu pertiga), sedangkan harta yang diwakafkan oleh si wakif adalah semua harta dari si wakif.
Downloads
References
Ashshofa, Burhanuddin, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Rineka Cipta, 2004.
As-Sadlan, Shalih bin Ghanim, Intisari Fiqih Islam, Surabaya: CV. Fitra Mandiri Sejahtera, 2007.
Efendi, Johny Ibrahim, Jonaedi, Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris, Jakarta: Kencana, 2016.
Emigawati ‘’Pelaksanaan Wakaf Tanah Wasiat Di Desa Lubuk Mabar Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat Di Tinjau Dari Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf’ Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, 2018.
Erinawati, Dini Mustika ‘’Analisis Potensi Pengelolaan Wakaf Wasiat Polis Asuransi Syariah Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Studi Pada Pt. Sunlife Financial Syariah Bandar Lampung’’ skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2022.
HR. Muslim, No. 1631. Isham Musa Hadi, Terjemahan Bulughul Marom, Jakarta: Darul Haq, 2022.
Margaretha, Pelaksanaan Wakaf Wasiat Dan Akibat Hukumnya Ketika Harta Warisan Dipailitkan, Vol.05 No. 01 April (2020).
Mubarok, Jaih, Wakaf Produktif, Bandung: Simbiosa Rekatama, 2008.
Muhaimin, Metode Penelitian Hukum, Mataram: University Press, 2020.
Nissa, Choirun, “Sejarah, Dasar Hukum Dan Macam-Macam Wakaf” Tazkiya, Jurnal Keislaman, Kemasyarakatan & Kebudayaan, Vol. 18 No. 2, (2017),.
Nahdiya, Annisa, ‘’Persepsi Ulama Banjarmasin Terhadap Pengabaian Wasiat Wakaf Oleh Ahli Waris’’Skripsi, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, 2022.
Qohaf, Mundzir, Manajemen Wakaf Produktif, Jakarta: Khalifa, 2008.
Rahman, Muh. Fudhail, Wakaf Dalam Islam, Al-Iqtishad: Vol. I, No. 1, Januari (2009).
Rianti, Khairunnisa, ’’Analisa Pasal 25 Tentang Wakaf Dengan Wasiat Undang Undang No. 41 Tahun 2004 Menurut Fiqih Muamalah’’ Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, 2015.
Rozalinda, Manajemen Wakaf Produktif, Jakarta: Raja Grafindo Persada, (2015).
Ulumiddin, Ikhya, Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan terjemahan, Surabaya: PT. Suara Agung, 2021.
Zahru Fikri, Aswin ‘’Analisis Wakaf Wasiat Polis Asuransi Menurut Hukum Islam’’ Skripsi, Universitas Negeri Islam Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2016.
Zaki Fuadi, Nasrul Fahmi, Wakaf Sebagai Instrumen Ekonomi Pembangunan Islam, Economica: Jurnal Ekonomi Islam, Volume 9, Nomor 1 (2018):153.
Zahro, Abu Muhadharatu fil Waqfi, Bairut: Darul al-Fikr al-Arabi,1971, 129.
Zuhaili, Wahba, Fiqhul Islam wa Adillatihu, Beirut: Daar al-Fikr, jilid V111,1989.






