Stigma Sosial Kolonial Terhadap Nyai dalam Novel Bumi Manusia
Abstract
Keberadaan nyai dalam sejarah kolonial seringkali dinilai negatif karena identik dengan perempuan simpanan yang rendah dan hina. Pandangan tersebut digambarkan dalam karya sastra, salah satunya pada novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer yang menyajikan tokoh nyai sebagai bagian dari dinamika sosial kolonial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis. Data diperoleh dari proses membaca mendalam, mencatat, dan mengelompokkan sesuai fokus penelitian. Penelitian ini menggunakan teori stigma Erving Goffman untuk mengungkap bentuk stigma sosial dan strategi perlawanan tokoh nyai terhadap stigma sosial yag ada dalam novel Bumi Manusia. Penelitian ini bertujuanĀ untuk mengungkap bentuk stigma sosial terhadap nyai dan strategi perlawanan tokoh nyai terhadap stigma masyarakat dalam novel. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk-bentuk stigma sosial terhadap tokoh nyai. Bentuk stigma tersebut meliputi stigma kelompok (tribal stigma) dan stigma karakter (blemish of individuals characters) yang banyak dijumpai pada dialog tokoh Nyai Ontosoroh pada novel Bumi Manusia. Selain, bentuk-bentuk stigma negatif Nyai, terdapat strategi perlawanan terhadap stigma yang menunjukkan bahwa tokoh nyai hadir sebagai sosok yang cerdas, pekerja keras, dan berdaya.
Downloads
Copyright (c) 2025 Marista Adeliyanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

