Konsep thaharah studi komparatif tafsir Ibnu Katsir dan Buya Hamka

  • syahidah syahidah UIN Maliki Malang
Keywords: Thaharah, Ibnu Katsir, Buya Hamka, Tafsir Komparatif

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep thahrah (bersuci) dari dua tokoh ulama tafsir yang berpengaruh, yaitu Ibnu Katsir dengan tafsir Ibnu Katsir dan Buya Hamka dengan Tafsir Al-Azhar. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis dan membandingkan interpretasi kedua mufassir tersebut terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan thahrah, serta mengidentifikasi persamaan dan perbedaan pandangan mereka dalam memahami konsep bersuci dalam Islam.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan library research atau kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data. Untuk menganalisis dan menemukan jawaban atas persoalan yang dikaji, peneliti mengimplementasikan tafsir Ibnu Katsir dan Buya Hamka. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua mufassir memiliki beberapa persamaan dalam memandang konsep thahrah sebagai aspek fundamental dalam ibadah Islam, namun terdapat perbedaan signifikan dalam pendekatan penafsiran mereka. Ibnu Katsir cenderung menggunakan pendekatan tekstual-normatif dengan banyak merujuk pada hadits dan pendapat ulama salaf, sementara Buya Hamka menggunakan pendekatan kontekstual-sosial yang mengaitkan konsep thaha̅rah dengan realitas masyarakat modern. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa perbedaan latar belakang sosio-historis kedua mufassir mempengaruhi cara mereka menginterpretasikan ayat-ayat thaha̅rah dalam Al-Qur'an

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Malik Abdul Karim Amrullah (HAMKA). “Tafsir Al-Azhar.” Jilid 1 (Singapura: Pustaka Nasional Pte Ltd).
Abdul Malik Abdul Karim Amrullah (HAMKA), “Tafsir Al-Azhar,” Jilid 4 (Singapura: Pustaka Nasional Pte Ltd)., n.d., 3111–31118

Abdul Malik Abdul Karim Amrullah (HAMKA), “Tafsir Al-Azhar,” Jilid 1 (Singapura: Pustaka Nasional Pte Ltd)., n.d., 523–525.
Ahmad Fauzi. “Interpretasi Larangan Hubungan Suami Istri Saat Haid Dalam Tafsir Ibnu Katsir.” Jurnal Studi Islam 12, no. 2 (2021): 167–82.
Ibnu Katsir. “Tafsir Ibnu Katsir.” Terj. M. Abdul Ghaffar E.M. (Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2001), Jilid 1, n.d., 429-437.
———. “Tafsir Ibnu Katsir.” Terjemahan M. Abdul Ghaffar E.M., (Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2001), Jilid 4, n.d., 199-200.
Ibnu Katsir. “Tafsir Al-Qur’an Al-’Azhim,” no. Juz 1, Dar Ibn Hazm, Beirut (2000): hal.496.
———. “Tafsir Al-Qur’an Al-’Azhim,” no. Juz 4, Dar Ibn Hazm, Beirut (2000): hal. 342.
Muhammad Syafii. “Dimensi Sosial Ekonomi Zakat: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir Dan Hamka.” Jurnal Ekonomi Syariah 12, no. 2 (2020): 167–82.
———. “Dimensi Spiritual Dalam Hukum Haid: Studi Komparatif Tafsir Klasik Dan Modern.” Jurnal Studi Al-Qur’an 12, no. 2 (2021): 167–82.
Rahmadi. Pengantar Metodologi Penelitian. Antasari Press, 2018. https://idr.uin-antasari.ac.id/10670/1/PENGANTAR METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Siti Maryam. “Konsep Thaha̅rah Dalam Tafsir Ibnu Katsir.” Jurnal Al-Qur’an Dan Hadits 9, No.1, 2019, 75–90.

PlumX Metrics

Published
2025-02-11