Analisis Semantik Makna Kata Bath dan Ḥuzn dalam Al-Qur’an

  • Muhammad Ilham Fadli UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: semantik; bath; ḥuzn; al-qur’an

Abstract

Mental illness merupakan salah satu dampak negatif dari penggunaan sosial media yang berlebihan, dimana kondisi kesehatan yang mempengaruhi pikiran, perasaan, perilaku, suasana hati seseorang yang dapat terjadi secara sementara atau dalam jangka waktu yang lama. Fenomena ini mengingatkan pada peristiwa yang dialami oleh Nabi Ya’qub yang mengalami kegundahan ketika kehilangan putranya, sebagaimana digambarkan melalui kata bath dan ḥuzn. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan makna kedua kata tersebut, sehingga dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pesan yang disampaikan. Jenis penelitian ini menggunakan library research dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan analisis semantik al-Qur’an Toshihiko izutsu dipilih dalam penelitian ini untuk menggali makna dasar, makna relasional, aspek historis dan weltanschauung kata bath dan ḥuzn yang menjadi kata kunci. Penelitian ini menghasilkan makna dasar bath berarti menyebarkan dan ḥuzn berarti sedih. Makna relasionalnya yaitu mengadukan kesusahan karena sangat beratnya kesedihan yang dialami kemudian menyebarkannya  kepada orang lain dan kesedihan yang dapat dipendam sendiri. Analisis historis terbagi menjadi tiga periode: Pra-Qur’anik, Qur’anik, dan Pasca-Qur’anik. Makna sinkronik dari kedua kata ini yaitu menyebarluaskan dan sedih, sedangkan makna diakroniknya menyebarkan sesuatu baik makhluk maupun harta, kesusahan, eskatologi, kesedihan atas hal yang dihadapi. Weltanschauung-nya yaitu berbagi penderitaan dapat mengurangi beban emosional yang dihadapi, serta bersabar dalam menghadapi ujian hidup.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainin, Moh., dan Imam Asrori. Semantik Bahasa Arab. Malang: Bintang Sejahtera Press, 2014.
Agustin, Sienny “Seputar Mental Illnes yang Perlu Anda Ketahui,” AloDokter, 27 April 2022, diakses 21 Agustus 2024, https://www.alodokter.com/seputar-mental-illness-yang-perlu-anda-ketahui
Al-`Aṣfahānī, Abī Al-Faraj. Kitāb Al-`Aghānī. Beirut, Dar al-Kitab al-Ilmiyah, 2008.
Al-Aṣfahānī, Al-Raghib. Al-Mufradāt fī Ghārīb al-Qur’an. Mesir: Al-Maktabah At-Taufiqiyah, 2003.
Al Baqi, Muhammad Fuad Abd. Al Mu’jam Al Mufahras li Alfazh Al Quran Al Karim. Mesir: Dar Al Kutub Al Mishriyyah, 1364.
Al-Khawārizmī, `Abī Al-Qāsim Jārallah Maḥmūd bin ‘Umar Az-Zamakhsharī. Tafsīr al-Kāshaf ‘an-Haqāiq al-Tanzīl wa ‘Uyūn al-Aqāwīl fī Wujūh at-Takwīl. Beirut: Dār al-Ma’rifah, 2009.
Al-Qurṭubī, Abī Abdillah Muḥammad bin aḥmad Al-Anṣārī. Al-Jāmi’ li Aḥkām al-Qur’ān. Beirut: Muassasah al-Risālah, 2006.
Arifin, Ali Zainal, and Aas Siti Aisyah. “MAKNA AL-ARD DALAM AL-QUR’AN (Kajian Semantik Juz 28).” Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 1, no. 1 (2021): 56–66.
Ar-Razi, Fakhruddin. Tafsir Mafātih al-Ghaib. Beirut: Dar al-Fikr, 1981.
Aṭ-Ṭabarī, `Abū Jaʻfar Muḥammad Ibn Jarīr. Tafsir Ath-Thabari terj. Ahsan Askan. Jakarta: Pustaka Azzam, 2007.
Az-Zuhaylī, Wahbah. Tafsīr al-Munīr fī al-Aqīdah wa al-Sharī’ah wa al-Manhaj. Damaskus: Dār Al-fikr, 2009.
Budiana, Irwan. “Media Sosial Dan Kesehatan Mental Generasi Z.” In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1:13–23, 2024.
Fauziah, Amira, Ahmad Zainuddin, Amir Mahmud, and Miftara Ainul Mufid. “ANXIETY DISORDER DALAM AL-QUR’AN (Telaah Lafadz Khauf, Halu’ Dan Huzn).” Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial 1, no. 2 (2023): 77–106. https://ejournal.warunayama.org/index.php/triwikrama/article/view/48.
Hakim, Taufiqul. Kamus at-Taufiq Arab Jawa Indonesia (Disertai Istilah-Istilah Feqih). Rembang, Al-Falah Offset, 2020.
Hidayanti, Firly, and Agus Hidayat. “Depression and Anxiety in the Qur’anic Perspective: Analysis of the Interpretation of the Verses of Huzn and Khauf According to Maudhu’i Al-Farmawi’s Tafsir Theory.” Journal of Ulumul Qur’an and Tafsir Studies 2, no. 2 (2023): 115–26.
Husna, Rifqatul, and Wardani Sholehah. “Melacak Makna Nusyuz Dalam Al-Qur’an: Analisis Semantik Toshihiko Izutsu.” Jurnal Islam Nusantara 5, no. 1 (2021): 131–45. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v5i1.330.
Izutsu, Toshihiko. Relasi Tuhan dan Manusia: Pendekatan Semantik Terhadap Al-Qur’an. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 2003.
Jabbar, M. Dluha Abdul, dan N. Burhanuddin. Ensiklopedia Makna Al-Qur’an: Syarah Alfaazhul Qur’an. Bandung: CV. Media Fitrah Rabbani, 2012.
Jidan, Fayyad. “Makna Kata Laghw Dalam Al-Qur’an: Analisis Semantik Toshihiko Izutsu”, Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2024. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/63085
Katsīr, Imaduddin Abi Fida’ Ismail ibn Umar Ibn. Tafsīr Al-Qur`ān Al-ʻAẓīm. Beirut: Al-Kitab Al Ilmi, 2007.
Laily, Ridya Nur. “Konsep Moderat Dalam Al-Qur’an: Kajian Semantik Toshihiko Izutsu Atas Kata Wasath Dan Derivasinya”, Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2021. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/26707
———. “Wasaṭ Dan Derivasinya Dalam Al-Qur’an: Analisis Semantik Toshihiko Izutsu.” Mashahif: Journal of Qur’an and Hadits Studies 1, no. 1 (2021): 2021. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mashahif/article/view/782.
Manzūr, Abū al-Fadhal Jamaluddin Muhammad bin Mukrim Ibn. Lisān al-‘Arab. Beirut: Dar al-Kitab al-Ilmiyah, 2013
Maulana, Tesa, Naqiyah, and Tarto. “Konsep Anti-Galau Dalam Al-Qur’an (Analisis Semantik Kata Khauf Dan Huzn).” UInScof, no.1 (2023). http://103.84.119.236/index.php/UInScof2022/article/view/583.
Monica, Salma, Akhmad Dasuki, and Nor Faridatunnisa. “Analisis Makna Kawā’ib Dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Toshihiko Izutsu).” Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hadis 3, no. 1 (2021): 53–96.
Muhsin, Sharifah Basirah Syed, Khairunnas Rajab, and Murshidatun Nur Zainalabidin. “Konsep Al-Huzn Para Nabi Menurut Psikospiritual Islam: Concept of Al-Huzn of the Prophets According to Islamic Psychospiritual.” Jurnal Usuluddin 52, no. 1 (2024): 67–96.
Munawwir, Ahmad Warson. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. Surabaya: Pustaka Progressif, 1997.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Qadriyani, Laela. “MAKNA KATA FITNAH DALAM AL-QUR’AN (SUATU TINJAUAN SEMANTIK).” Jurnal Sarjana Ilmu Budaya 1, no. 3 (September) (2021).
Rizki Ramdani, Muhammad. "‘ULAMĀꞌ DALAM AL-QUR’AN: PENDEKATAN SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU”, Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2023. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/70926
Ṭanṭāwī, Muḥammad Sayd. Al-Tafsīr Al-Wasīṭ Lī Al-Qur’ān Al-Karīm. Kairo: Dār Nahḍah Miṣri wa al-Nashri wa al-Tauzī, 1997.
Taqiyudin, Muh, Supardi Supardi, and Ade Nailul Huda. “MAKNA DASAR DAN MAKNA RELASIONAL PADA KATA AL-BALAD DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU.” Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam 8, no. 2 (2022): 113–125.
Yunus, Mahmud. Kamus Arab Indonesia. Jakarta: Mahmud Yunus Wa Dzurriyah, 2010.
Zulfikar, Eko. “MAKNA ŪLŪ AL-ALBĀB DALAM AL-QUR’AN: Analisis Semantik Toshihiko Izutsu.” Jurnal THEOLOGIA 29, no. 1 (2018): 109–40. https://doi.org/10.21580/teo.2018.29.1.2273.

PlumX Metrics

Published
2025-03-20