Komparasi Bahasa Tamsil pada Q.S. Al-‘Ankabut Ayat 41 dalam Tafsir Tahlili dan Tafsir Ilmi Kemenag RI

  • Ummu Lathifah Balqis UIN MALANG
Keywords: bahasa tamsil; al-‘ankabut; tafsir tahlili; tafsir ilmi.

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis komparatif konstruksi bahasa tamtsil pada Q.S. Al-‘Ankabut ayat 41 berdasarkan penafsiran Tafsir Tahlili dan Tafsir Ilmi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Adanya penelitian ini untuk mengkaji bagaimana kedua tafsir tersebut memahami dan menyajikan tamsil dalam ayat ini, serta mengidentifikasi persamaan dan perbedaan di antara keduanya. Selain itu, penelitian ini juga berusaha memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang metode tafsir dan relevansi penafsiran dalam konteks spiritual dan ilmiah. Dalam menganalisis penafsiran kedua kitab tafsir tersebut, penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam menganalisis perbedaan dan persamaan kedua tafsir adalah penelitian komparatif dengan sistematika penulisan dan hermeneutika tafsir oleh Islah Gusmian sebagai metode penelitian tafsir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tafsir Tahlili menafsirkan ayat ini dengan pendekatan kebahasaan dan spiritual, berfokus pada makna literal tamsil yang menggambarkan kelemahan akidah kaum musyrik. Sebaliknya, Tafsir Ilmi menghubungkan ayat ini dengan fakta-fakta ilmiah tentang laba-laba, seperti struktur sarangnya yang lemah secara fungsional, tetapi memiliki keunggulan biologis pada benangnya. Kesimpulan penafsiran pada Tafsir Ilmi menjadi lebih luas dan kuat dalam memandang pesan-pesan ayat. Persamaan kedua tafsir terletak pada pesan sentral ayat, yaitu pentingnya tauhid dan bahaya ketergantungan kepada selain Allah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua tafsir saling melengkapi dalam memberikan pemahaman menyeluruh terhadap ayat ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qur’an, Lajnah Pentashihan Mushaf, and Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Hewan Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Sains. Jakarta Timur: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2012.
Fajar, Ilham, and Yayan Mulyana. “Kajian Tafsir Ilmi Di Indonesia: Telaah Tafsir Ilmi Karya Kementerian Agama.” Gunung Djati Conference Series 4, no. 1 (2021): 636–49. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3355257&val=29417&title=Study of Scientific Interpretation in Indonesia A Study of Scientific Interpretation by the Ministry of Religion.
Hamdan, Ali, and Miski Miski. “Dimensi Sosial Dalam Wacana Tafsir Audiovisual: Studi Atas Tafsir Ilmi, ‘Lebah Menurut Al-Qur’an Dan Sains,’ Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kemenag RI Di Youtube.” RELIGIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 22, no. 2 (2019): 248–66.
Indonesia, Departemen Agama Republik. Al-Qur’an Dan Tafsirnya (Edisi Yang Disempurnakan). Jakarta: Widya Cahaya, 2011.
Shihab, M. Quraish. Mukjizat Al-Qur’an: Ditinjau Dari Aspek Ebahasaan, Isyarat Ilmiah, Dan Pemberitaan Ghaib. Cet. 2. Bandung: Mizan, 2007.
Syahfrizal, Dicky, Airil Ihza Harefa, Husain Akbar, and Aziz Isroq. “Mukjizat Rasulullah Berupa Al–Qur’an (Studi Ijaz Al-Qur’an).” Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2, no. 5 (2024): 77–90. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i5.524.
Syarif, Safrilsyah, and Firdaus M. Yunus. Metode Penelitian Sosial. Banda Aceh: Ushuluddin Publishing, 2013.

PlumX Metrics

Published
2025-03-20