Budaya Lokal Nusantara Perspektif As-Sa’di
Tinjauan Fleksibilitas Budaya dalam Kaidah Tafsir
Abstract
Islam tidak hanya menghadirkan hukum-hukum yang bersifat tetap (immutable), tetapi juga menyampaikan pesan-pesan terkait budaya dan adat istiadat yang dapat beradaptasi dengan ruang dan waktu. Artikel ini mengeksplorasi fleksibilitas budaya melalui prinsip-prinsip penafsiran Abdurrahman As-Sa’di dalam kitab Al-Qawa’id Al-Hisan, dengan fokus pada konteks Nusantara. Studi-studi sebelumnya belum mengkaji prinsip ke-21 As-Sa’di dalam kaitannya dengan tradisi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penafsiran Islam memandang budaya lokal serta bagaimana tradisi lokal dan budaya Islam berharmonisasi di Nusantara. Menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), studi ini menganalisis prinsip-prinsip penafsiran Al-Qur’an menurut As-Sa’di. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budaya Nusantara dibentuk oleh akulturasi dan asimilasi antara ajaran Islam dan tradisi leluhur, yang menjaga nilai-nilai Islam tanpa menghapus warisan lokal. Keragaman tersebut tidaklah bertentangan, karena Al-Qur’an mengizinkan variasi adat istiadat di berbagai waktu dan tempat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan landasan bagi studi lebih lanjut mengenai tema-tema serupa.
Downloads
References
Ali, K. (2000). Sejarah Islam Pra Modern, terj. Gufron A Mas’adi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Al-Amri., Limyah., & Haramain, Muhammad. (2017). Akulturasi Islam dalam Budaya Lokal. Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan 11(2), 191-204. https://doi.org/10.35905/kur.v10i2.594.
Anshory, M. Isa. (2020). Kajian Tafsir Al-Qur’an: Telaah atas Kitab Taisirul Lathifil Mannani fi Khulashati Tafsiril Qur`an Karya Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di. Al-Tadabbur : Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 5(2), 365–388. http://dx.doi.org/10.30868/at.v5i02.978.
Ardyansyah, Muhammad Fayiz. (2024). Pengaruh Metode Dakwah Sunan Kalijaga Terhadap Pelestarian dan Islamisasi Budaya di Tanah Jawa. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3(3), 139-150. https://doi.org/10.18860/mjpai.v3i3.10803.
Arifai, Ahmad. (2019). Akulturasi Islam dan Budaya Lokal. As-Shuffah: Journal of Islamic Studies 7(2), 1-17. https://doi.org/10.19109/as.v1i2.4855.
Asrar, Mahfudhil. (2019). Mengeksplanasi Mukjizat Al-Qur’an. Al-I’Jaz: Jurnal Studi Al-Qur’an, Falsafah dan Keislaman 1(1), 63-78. https://doi.org/10.53563/ai.v1i1.11.
As-Sa’di, Abdurrahman. (1999) Al-Qawaid Al-Hisan Li Tafsir Al-Qur’an. Riyaldh: Ar-Rasyd.
(2014). Tafsir Al-Qur’an. Jakarta: Darul Haq.
Burga, M. Alqadri. (2019) Kajian Kritis Tentang Akulturasi Islam dan Budaya Lokal. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam 5(1), 1-20. http://dx.doi.org/10.31332/zjpi.v5i1.1358.
Fadli, Failasuf. (2019). Media Kreatif Walisongo Dalam Menyemai Sikap Toleransi Antar Umat Beragama Di Jawa. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 10(2), 287-302. https://doi.org/10.24042/atjpi.v10i2.5062.
Fadzil, Siddiq. (2000). Pertembungan Islam dengan Budaya Peribumi: Pengalaman Alam Melayu. Universiti Malaya.
Fikri, Zakiyal. (2019). Aneka Keistimewaan Al-Qur’an. Jakarta: Quanta
Ghofur, M.Ihsan. (2021). Integrasi Islam Dan Budaya Nusantara (Tinjauan Historis Islam Di Nusantara). Yaqzhan : Jurnal Analisi Filsafat, Agama dan Kemanusiaan 7(2), 255–265. https://badge.dimensions.ai/details/doi/10.24235/jy.v7i2.9042?domain=https://www.syekhnurjati.ac.id.
Hamzah, Amir. (2020). Metode Penelitian Etnografi. Batu: Literasi Nusantara.
Ibn Al-Aṭṭār, ‘Alā’ al-Dīn. (1411 H). Fatawī al-Imām al-Nawawi. Kairo: Hadiyyah Majillah al-Azhar
Karim, Khalil Abdil. (2003). Syari’ah, Sejarah Perkelahian Pemaknaan, terj. Kamran As’ad. Yogyakarta: LkiS.
Khalid. (1415). Qawaid At-Tafsir Jam’an wa Dirasatan II. Madinah: Dar Ibn ‘Affan.
Koentjaraningrat. (2007). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.
Luthfi, Khabibi Muhammad. (2016). Islam Nusantara: Relasi Islam dan Budaya Lokal. Shahih: Journal of Islamicate Multidisciplinary 1(1), 1-12. https://doi.org/10.22515/shahih.v1i1.53.
Mas’udi. (2014). Genealogi Walisongo: Humanisasi Strategi Dakwah Sunan Kudus. Addin 8(2), 233-244.
Nurhaidah., Nuri, Siti., Zaid, Siti Nurhikmah., Sukroni, Abdul., Aisyah, Siti., Sadari, & Samad, Roslina. (2024). Metode Dakwah Islam Sebagai Objek Islam Historis 4(1), 36-44. https://doi.org/10.53888/alidaroh.v4i1.696
Pongsibanne, Lebba Kadorre. (2017). Islam dan Budaya Lokal. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara.
Pradisa, Andanti Puspita Sari. (2017). Perpaduan Budaya Islam dan Hindu dalam Masjid Menara Kudus. Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLB), 213-218. https://doi.org/10.32315/sem.1.a213.
Raharjo, Novianto Puji. (2024). Sejarah Dakwah di Nusantara. Yogyakarta: Ananta
Rahman, Fazlur. (1984). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: The University of Chicago Press.
Rahmaningsih, Choirunnisa Nur. (2020). Merawat Tradisi Islam di Indonesia. AD-DHUHA : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Budaya Islam 1(1) , 61-70. https://online-journal.unja.ac.id/Ad-Dhuha/article/view/9727.
Ridho, Ali. (2019). Al-Qur’an dan Budaya: Al-Qur’an dalam Siklus Kehidupan Muslim. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 4(1), 53-73. DOI: 10.24090/maghza.v4i1.2441.
Riva’i, Fuad Ahmad., & Nurdianti, Mira. (2018). Konsep Pendidikan Islam Menurut Sunan Kalijaga Dalam tembang Lir-Ilir. Al-Mubin: Islamic Sientific Journal 1(1), 44-53. https://doi.org/10.51192/almubin.v1i1.88.
Rohman, Holilur. (2021). Hukum Perkawinan Islam Menurut Empat Mazhab. Jakarta: Kencana
Rouf, Abdul. (2020). Mozaik Tafsir Indonesia. Depok: Sahifa.
Sarwat, Ahmad. Kaidah Tafsir. Jakarta: Rumah Fiqh.
Setiawan, Ahmad Hapsak & Roby Sagara. (2024). Sejarah Masuknya Islam di Indonesia. Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Qur’an dan Hadis 4(3), 398-408.
Sholeh, Farhanuddin. (2016). Penerapan Pendekatan Fenomenologi dalam Studi Agama Islam. Jurnal Qolamuna 1 (2), 347-358
Sodiqin, Ali. (2008). Antropologi Al-Qur’an: Model Dialektika Wahyu dan Budaya. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Tago, MZ & Shonhaji. (2013). Agama Dan Integrasi Sosial Dalam Pemikiran Clifford Geertz. Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam 7(1), 79-94. https://doi.org/10.24042/klm.v7i1.377
Wahid, Abdurrahman. (2007). Islam Kosmopolitan; Nilai-nilai Indonesia dan Transformasi Kebudayaan. Jakarta: The Wahid Institute Seeding Plural and Peaceful Islam.
Yatim, Badri. (1993). Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Rajawali Press.
Yusuf, Muhdzirin, Sodiq,M., Mu’tashim Radjasa. (2005) Islam dan Budaya Lokal. Yogyakarta: Pokja Akademik UIN Sunan Kalijaga.
Zed, Mestika. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
