Tradisi Pembacaan Yasin 41 Kali Pada Orang Yang Akan Meninggal: Studi Living Qur’an

  • Mohammad Farhan Nasrullah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Tradisi; Yasin 41 Kali; Konstruksi Sosial Petter L. Berger dan Thomas Lukman

Abstract

Fenomena interaksi masyarakat muslim terhadap Al-Qur’an dalam ruang-ruang sosial ternyata sangat variatif. Sebagaimana hal tersebut dilakukan oleh masyarakat Desa Ketompen kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo tentang tradisi pembacaan yasin 41 kali pada orang yang akan meninggal. Fokus penelitian yaitu mencari tahu  bagaimana awal mula adanya tradisi pembacaan Yasin 41 kali pada orang yang akan meninggal di Desa Ketompen,  praktek tradisi dan  makna tradisi.  Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan beberapa poin. Pertama,  secara eksternalisasi dalam tradisi pembacaan Yasin 41 kali pada orang yang akan meninggal terdapat faktor pendukung yang mempengaruhi dilaksanakannya tradisi tersebut, seperti peristiwa yang menyebabkan adanya tradisi dan keyakinan akan fadilah Surat Yasin yang dibacakan kepada seseorang yang  akan meninggal. Kedua, secara obyektivikasi bahwa masyarakat melakukan tradisi tersebut bermula karena dipelopori hingga kemudian satu sama lain saling merasakan kenyamanan terhadap tradisi tersebut. ketiga, secara internalisasi bahwa bagi masyarakat Desa Ketompen makna dari pembacaan Yasin 41 kali pada orang yang akan meninggal diantaranya mendekatkan diri kepada Allah, mempererat silaturrahim dan membangun sikap saling membantu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Sumbulah, Umi, Akhmad Kholil, dan Nasrullah. Studi Ilmu Al-Qur’an dan Hadist. Malang: Maliki Pres, 2016.
Rahayu, Sri, Didi Junaedi, dan Umayah. “Pengaruh Pembacaan surat Yasin Fadilah Terhadap Perilaku Masyarakat: Kajian Living Qur’an” , Diya’ Al-Afkar: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Al-Hadis, 7.2 (2019): 267-280 https://www.jurnal.syekhnurjati.ac.id/index.php/diya/article/view/5801
Murni, Dewi. “Paradigma Umat Beragama Tentang Living Qur’an: Menautkan Antara Teks dan Tradisi Masyarakat,” Jurnal Syahadah, 4.2 (2016): 73-86 http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/syahadah/article/view/120
Sri Rahayu, Didi Junaedi dan Umayah, “Pengaruh Pembacaan Surat Yasin Fadilah Terhadap Perilaku Masyarakat: Studi Living Qur’an Di Yayasan Patwa Kabupaten Cirebon” (Institut Agama Islam Negeri Cirebon, 2019), https://www.jurnal.syekhnurjati.ac.id/index.php/diya/article/view/5801
Rahmah, Nur fatku, “Pembacaan Surat Yasin Dalam Tradisi Tahlilan: Kajian Living Qur’an Di Desa Pelem Kecamatan Campurdarat” (Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2018). http://repo.uinsatu.ac.id/13323/
Hidayatullah, Muhammad, “Pembacaan Surat Yasin dalam Tradisi Bantaaran Jujuran di Kelurahan Sungai Ulin Banjarbaru” (Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, 2022), https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tashwir/article/view/7075
Sariani, Lusi, “Tradisi Pembacaan Surat Yasin Berjamaah Pada Malam Jum’at di Pondok Pesantren Hafalan Qur’an Al-Askar Kecamatan Baruga Kota Kendari” (Institut Agama Islam Negeri Kendari, 2021), http://digilib.iainkendari.ac.id/3270/
Laelasari, “Tradisi Membaca Surat Yasin 3 Kali Pada Ritual Rebo Wekasan (Studi Living Qur’an di Kampung Sinagar Desa Bojong Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur)” (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, 2020), https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/Diroyah/article/view/6219
Yulianti, Wiwin, “Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif Dalam Prespektif Bimbingan Dan Konseling”, Jurnal Quanta, 2.2 (2018): 87 http://www.ejournal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/quanta/article/view/1641
Zainimal, Sosiologi Pendidikan, Padang: Hayfa Press, 2007.
Ibnu al Arabi, Aridhotu al- Ahwadzi.
Al Bushiri, Ithaf al Khiyaroh al Mahirroh.
Ibnu Katsir, “Tafsir Al-Qur’an Al-Adzim”. https://quranapp.com/13/22/en1
Abu Abdillah Muhammad Bin Ismail Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari.

PlumX Metrics

Published
2024-11-18