KARAKTERISTIK TAWAZUN DALAM SURAT AL-QASHASH AYAT 77 DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 (PRESPEKTIF TAFSIR AL-MUNIR DAN DOUBLE MOVEMENT FAZLUR ROHMAN)
Abstract
Tawazzun atau keseimbangan adalah sebuah konsep penting dalam kehidupan manusia. Dalam era industri 4.0 karakteristik tawazzun terus berkembang dan menjadi semakin kompleks. Dalam al-Qur’an konsep tawazzun dijelaskan dalam surat al-Qashash ayat 77. Konsep tawazzun senantiasa berkembang mengikuti kondisi lingkungan dan perkembangan zaman. Makna tawazzun yang terkandung dalam surat al-Qashash secara langsung dijelaskan dalam tafsir al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili. Dengan menggunakan tafsir ini dengan analisis menggunakan teori double movement Fazlur Rohman bertujuan untuk mengungkap karakteristik tawazzun serta kontekstualisasinya di era industri 4.0 ini. Guna untuk menjawab permasalahan yang ada dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Penelitian ini berfokus pada surat al-Qashash ayat 77 tafsir al-Munir karya wahbah Az-Zuhaili. Adapun sumber data dalam penelitian ini terbagi menjadi seumber primer dan sekunder. Sumber primernya adalah al-Qur’an surat al-Qashash ayat 77 tafsir al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili. Sedangan sumber sekundernya adalah literatur- literatur seperti buku, artikel, jurnal dan literature lain yang memiliki tema yang serupa dan mendukung penelitian ini. Hasil kesimpulan penelitian, dengan menggunakan teori yang ada dalam penelitian maka karakteristik tawazzun dalam surat al-Qashash ayat 77 berdasarkan tafsir al-Munir mencakup 4 unsur utama: Pertama, menggunakan harta untuk taat kepada Allah dan rasul-Nya. Kedua, tidak melupakan dan meninggalkan kehidupan dunia. Ketiga, berbuat baik kepada makhluk Allah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepada makhluk-Nya. Keempat, tidak berbuat kerusakan di dunia. Dengan analisis surat al-Qashash ayat 77 menggunakan teori double movement Fazlur Rohman ini kita dapat mengetahui bahwa karakteristik tawazzun di era 4.0 ini harus dilakukan dengan tetap memegang teguh prinsip islam. Penanaman sikap tawazun yang benar Dalam konteks era Revolusi Industri 4.0 juga sangat penting. Dalam dunia yang semakin terhubung dan kompleks, tawazun dapat membantu kita untuk mencapai keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, antara penggunaan teknologi dan interaksi sosial yang sehat, dan antara kemajuan teknologi dan keberlanjutan lingkungan.
