Ghuluw Dalam Beragama Pada Ahl Al-Kitab Perspektif Tafsir Al-Misbah (Kajian Atas QS. An-Nisā’ (4) Ayat 171 Dan QS. Al-Mā’idah (5) Ayat 77)

  • Devi Shohihatul Muzawwadah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Ghuluw, Ahl Al-Kitab, Tafsir Al-Misbah

Abstract

Kehidupan modern seringkali bersifat multikultural, dimana komunitas muslim banyank berinteraksi dengan komunitas Ahl Al-Kitab dan komunitas lainnya. Memahami sikap keagamaan yang ekstrem penting untuk mendorong dialog dan toleransi anatar umat beragama. Ahl Al-Kitab yang mempunyai sikap fanatik atau berlebihan dalam beragama dapat menimbulkan konflik agama, terutama di negara-negara yang terdiri dari komunitas Muslim dan Ahl Al-Kitab yang hidup bersama. Dalam kajian ini meneliti tentang bagaiamana penafsiran ghuluw dalam beragama pada ahl al-kitab dalam QS. An-Nisā’ ayat 171 dan QS. Al-Mā’idah ayat 77 perspektif Tafsir Al-Misbah dan bagaimana implikasi sikap ghuluw dalam beragama pada ahl al-kitab menurut perspektif Tafsir Al-Misbah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan atau library research yang tergolong kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu berupa Al-Qur’an al-Karim dan kitab Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan data sekunder yang diperoleh dari kitab-kitab, jurnal, artikel ilmiah serta karya-karya ilmiah yang berkaitan dengan penelitian ini. Kemudian data akan dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasil dari penelitian ini bahwa dalam QS. An-Nisā’ ayat 171 dan QS. Al-Mā’idah ayat 77 menurut perspektif Tafsir Al-Misbah menekankan respon terhadap ekstremisme dalam iman dan agama, yang mengakibatkan pelanggaran terhadap perintah Tuhan. Allah juga menegaskan dalam ayat tersebut Allah menegaskan bahwa konsep Trinitas yang mereka yakini tidak masuk akal. Al-Masih hanyalah seorang utusan, bukan Tuhan. Kemudian implikasi dari sikap ghuluw  dalam beragama mempunyai dua aspek, yaitu sikap fanatisme dan intoleransi serta kurangnya dialog antar agama dan keterbukaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Luwaihiq, Abdurrahman bin Mu’alla. Ghuluw Benalu Dalam Ber-Islam. Jakarta: Darul Falah, 2003.
Al-Naisaburiy, Abu Hasan Ali bin Ahmad al-Wahidi. Asbab al-Nuzul. Beirut: Dar al-Fikr, 1991.
Anwar, M. Khoiril. “Makna Ghuluw Dalam Perspektif Hasbi As-Shiddieqy, Hamka, Dan M. Quraish Shihab.” Sophist : Jurnal Sosial Politik Kajian Islam Dan Tafsir 3, no. 2 (2021): 25, https://doi.org/10.20414/sophist.v3i2.48.
Badran, Abu Al-Aynain. Al- ‘Alaqah Al-Ijtima’iyyah Baina al-Muslimin wa Ghaira al-Muslimin. Iskandariah: Mu’assasah Shabab al-Jami’ah, 1989
Bullah, Habieb.”Interpretasi Makna Ahl Al-Kitab dalam Pandangan Al-Qur’an,” Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir no.1(2021): 1-16. http://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/alqorni/article/view/5433
Fahad. “Isa Al-Masih Menurut Al-Quran Dan Injil.” Studi Agama-Agama 2, no. 1 (2016): 4. https://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Ah/article/view/1099/pdf.
Fauzan, Achmad . “Ghuluw (Sikap Berlebihan Dalam Agama) : Sebuah Kajian Atas QS. Al-Nisa ’/4 Ayat 171 Dan QS. Al-Ma’idah/5 Ayat 77”, Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2003. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bistream/123456789/19367.
Fitriani, Lailatul. “Otoritas Ahl al-Kitab Dalam Perspektif Quraish Shihab,” Undergraduate thesis Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, 2019.http://digilib.uinsa.ac.id/35202/11/Lailatul%20Fitriani_E03212020.pdf
Gusmian, Islah. Khazanah Tafsir Indonesia: Dari Hermeneutika Hingga Ideologi. Cet.1. Yogyakarta:LKiS Yogyakarta, 2013.
Hakim, Muhammad Luqman dan Mohammad Maulidin Alif Utama. “Ahlul Kitab Dalam Perspektif Islam,” Al-Furqan 1 Nomor 2 (2022): 110-126 https://doi.org/10.36769/jiqta.v1i2.287
Hardani. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif . Edited by HusnAbadi. Cet.1 .Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu, 2020.
Husnia, Ziana Maulida. “Ghuluw dalam Beragama Perspektif Wahbah Al-Zuhaili”, Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/43214/
Injil. Old testament & New Testament. Bogor: Lembaga Al-Kitab Indonesia Injil, 1975.
Kasmantoni. “Lafadz Kalam Dalam Tafsir Al-Misbah Quraish Shihab: Studi Analisa Semantik,” Undergraduate thesis,Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2008. http://repository.radenintan.ac.id/3510/1/AND.pdf
Kementrian Agama. “Al-Qur’an Al-Karim Dan Terjemahannya.” t.tp.: CV Penerbit Diponegoro, 2010.
. Al-Qur’an dan Tafsir, Jilid I Juz 1-2-3. Jakarta: Lentera Hati, 2010.
Kurniawan, Ericka Kesya, Vetrick Wilsen, Shanty Valencia, dan Qonita Azizah. “Sikap Fanatisme Beragama terhadap Intoleransi Di Indonesia,” Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humanioral (2022): 88 https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/download/42/22
Ma’arif, Syamsul. “Pendidikan Islam Pluralis Menampilkan Wajah Islam Toleran dalam Pendidikan Islam.” Toleransi: Media Komunikasi Umat Beragama, no 2 (2018): 76-200 http://dx.doi.org/10.24014/trs.v10i2.7084
Mukmin, Agus. “Ahl Al-Kitab Perspektif M. Quraish Shihab Dan Implikasi Hukumnya Dalam Bermuamalah.” Iqtishaduna 4, no. 2 (2022): 570–680. https://doi.org/10.53888/iqtishaduna.v4i2.475.
Nur, Afrizal. “M. Quraish Shihab dan Rasionalisasi Tafsir.” Jurnal Ushuluddin no. 1(2012): 21-33 https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/ushuludin/article/download/696/647
Rifannudin, Mahmud. “Konsep Ahl Al-Kitab Dalam Tafsir Al-Manar Karya Muhammad Abduh Dan Muhammad Rashid Rida,” Undergraduate thesis Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. 2018. https://core.ac.uk/download/pdf/160257873.pdf
Said, Mansur. Bahaya Syirik dalam Islam. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1996.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah Pesan, Kesan, dan Keserasaian Al-Qur'an. t.tp.: Lentera Hati, 2002.
. Membumikan Al-Qur’an: Fungsi Dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat. Cet. 1. Bandung: Mizan, 1997.
. Wawasan Al-Qur’an Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan, 2007.
Sukmayadi, Qolbi Mujahidillah Adzimat, Sardin, dan Nindita Fajria Utami. “Generasi Z Dalam Komunitas Keagamaan: Potensi Intoleransi Beragama Melalui Budaya Eksklusif Dalam Memahami Agama.” Jurnal Pemikiran Sosiologi no.1(2023):1-34, https://journal.ugm.ac.id/jps/article/view/81066/pdf.
Syafieh. “Tuhan Dalam Perspektif Al-Qur'an.” Journal of Biblical Literature 77, no. 2 (1958): 144-172 https://doi.org/10.2307/3264610.
Syaikh, Syaikh Abd al-Rahman Hasan Alu. Fath al-Majid Syarh Kitab Tawhid, terj. Oleh Ibtida’in Hamzah. Cet.ke 1. Jakarta: Pustaka Azzam, 2002.

PlumX Metrics

Published
2024-12-04