ANALISIS AYAT-AYAT BODY SHAMING DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TEORI DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN
Abstract
Salah satu isu yang semakin meresahkan pada masyarakat belakangan ini adalah fenomena Body Shaming, praktek merendahkan atau mengejek seseorang berdasarkan penampilan fisik atau atribut lainnya yang membuahkan bahan ejekan terhadap pribadi seorang atau kelompok didalamnya. Ketertarikan terhadap strategi yang diperkenalkan oleh Fazlur Rahman untuk mengeksplorasi ayat-ayat Body Shaming dalam Al-Qur'an dengan menggunakan teori Double Movement yang dapat menerapkan implikasi dan ideal moralnya dalam kehidupan masa kini.Penelitian ini dikategorikan penelitian normatif, pendekatan yang digunakan adalah dengan sumber-sumber data tertulis yang disebut pendekatan kepustakaan (library research). Metode kualitatif menitik beratkan pada literatur ilmiah seperti jurnal, artikel dan kitab-kitab yang sifatnya deskriptif-analisis. Sejumlah tahapan yang mesti dilalui dalam siklus penafsiran dengan metode Double Movement, ada beberapa tahapan yang harus diselesaikan. Pertama, harus mengerti dan memahami kondisi sosio-historis yang akan memperoleh ideal moral sehubungan dengan ayat-ayat yang bernarasikan body shaming. Kedua, nilai ideal moral ini dikomunikasikan pada masa kini dan dimanfaatkan sebagai petunjuk bagi eksistensi manusia pada masa kini. Hasil dalam penelian ini, bahwa pemaknaan body shaming perspektif Al-Qur’an cakupan maknanya menjadi lebih luas, laksana mengejek, mencemooh, mencela, menyakiti dan meremehkan, dengan penyebutan istilah-istilah yang berbeda. Nilai ideal moral yang diperoleh dari pisau analisis double movement Fazlur Rahman yaitu tentang pentingnya menjauhi perilaku buruk dan hendaknya menghormati sesama manusia, menjaga hubungan dan keharmonisan antar sesama. Dan juga ditekankan bertaqwa dan bertaubat dari perilaku tercela.
Downloads
References
‘Abd Baqi, Muhammad Fuad . “Al-Mu’jam Al-Mufahras Li Alfadz Al-Qur’an al-Karim” (Kairo: Dar al-Kutub al-Misriyyah, 1364H).
As-Suyuthi, Imam. "Asbabun Nuzul: Sebab-sebab Turunya Ayat Al-Qur’an." terj. Andi Muhamad Syahril, Yasir Maqasid (Jakarta: Pustaka Al-Kausar, 2014).
Azhar, M. fahmi. “Perilaku Body Shaming (Studi Ma’anil Hadis Sunan Tirmidhi Nomor Indeks 2050 Melalui Pendekatan Psikologi)‛ Skripsi,” 2021.
Budiarti. “Studi Metode Ijtihad Double Movement Fazlur Rahman Terhadap Pembaruan Hukum Islam.” Zawiyah Jurnal Pemikiran Islam 3, no. 1 (2017): 20–35.
Caroline, Priva, Dian Novitasari, and Bianca Virgiana. “Analisis Semiotika Charles Sanders Pierse Tentang Body Shaming Dalam Film Imperfect : Karier , Cinta & Timbangan” 01 (n.d.): 222–32.
Chairani, Lisya -. “Body Shame Dan Gangguan Makan Kajian Meta-Analisis.” Buletin Psikologi 26, no. 1 (2018): 12–27. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.27084.
Fatimah, Heni. “Pendekatan Historis Sosiologis Terhadap Ayat-Ayat Ahkam Dalam Studi Al-Qur’an Perspektif Fazlur Rahman” 9, no. 1 (2015): 43–64.
Firmansyah, Beta. “Aplikasi Teori Double Movement Fazlu Rahman Terhadap HukumMemilih Pemimpin Non-Muslim” 5, no. 1 (2019): 47–59.
Hamdan, Ali. “Literatur Tafsir Bi Al Matsur Di Kalangan Sunni : Tinjauan Historis Dan Metodologis” 14, no. 2 (n.d.): 213–39.
Hamka, Tafsir Al-Azhar, Jilid 5 (Singapura: Pustaka Nasional PTE LTD, 1965).
Izza, Vicky. “Double Movement: Hermeneutika Alquran Fazlur Rahman.” Jurnal Keislaman 4, no. 2 (2021): 127–43. https://doi.org/10.54298/jk.v4i2.3314.
Mariana Damanik, Tuti. ““Dinamika Psikologis Perempuan Yang Mengalami Body Shame Studi Pada Mahasiswa Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta,” 2018. http://repository.usd.ac.id/id/eprint/30840.
Miski. “Nalar Hermeneutis Ulama Hadis: Larangan Perempuan Bepergian Tanpa Mahram Dalam Ruang Sejarah Pemahaman.” DINIKA Academic Journal of Islamic Studies 5, no. 1 (2020): 71.
Mujiyati, M., and Hoirul Anam. “Tela’ah Kritis Makna Islam Dalam Perspektif Muhammad Syahrur Dengan Teori Double Movement.” Jurnal Cendekia Ilmiah 1, no. 6 (2022).
Mundzir, Muhammad, Arin Maulida Aulana, and Nunik Alviatul Arizki. “Body Shaming Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Maqasidi.” MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 6, no. 1 (December 21, 2021): 93–112. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/maghza/article/view/5556.
Munfarida, Elya. “Metodologi Penafsiran Al-Qur’an Menurut Fazlur Rahman.” KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 9, no. 2 (2017): 243–57. https://doi.org/10.24090/komunika.v9i2.852.
Muzakiyah, Fiki. “Konsep Islam Inklusif Dalam Perspektif Al-Qur’an.” Skripsi, 2019.
Nasrulloh, Nasrulloh, and Muhammad Muhammad. “Studi Analitik Hermeneutika Fazlur Rahman.” JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan (2614-8854) 5 (2022): 800–807.
Nurfitri, Aldila Dyas, Anindita Retya Putri, Astriana Khikmawati, Muhammad Akmal Rafli, and Zulfa Fahmy. “Pengaruh Perilaku Body Shaming Terhadap Tingkat Kepercayaan Diri Pada Mahasiswa Psikologi Di Universitas.” Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam 6, no. 1 (April 30, 2023): 35. https://doi.org/10.24014/ittizaan.v6i1.17430.
Rahman, Fazlur. "Islam dan Modernitas: Tentang Transformasi Intelektual." terj. Ahsin Mohammad, (Bandung: Pustaka, 1985)
Shavira, Shavira, and Roswita Oktavianti. “Komunikasi Verbal Body Shaming Di Media Sosial Twitter Terhadap Kepercayaan Diri Remaja.” Kiwari 3, no. 1 (2023): 169–76. https://doi.org/https://doi.org/10.24912/ki.v2i1.23071.
Shihab, M. Quraish. "Membumikan Al-Qur’an." Edisi ke-2 Cet. 1.
Syauqi, Muhammad Labib. “Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman Dan Signifikansinya Terhadap Penafsiran Kontekstual Al-Qur’an.” Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin Dan Filsafat 18, no. 2 (2022): 189–215. https://doi.org/10.24239/rsy.v18i2.977.
Thomas, Agatha Nalaroses. “Ruang Lingkup Body Shaming Di Media Sosial.” JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora 6, no. 2 (August 13, 2023): 376.
Umair, Muhammad, and Hasani Ahmad Said. “Fazlur Rahman Dan Teori Double Movement: Definisi Dan Aplikasi.” Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 2, no. 1 (March 30, 2023): 71–81. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v2i1.26.
Zaprulkhan. “Teori Hermeneutika AL- Qaur’an Fazlur Rahman” 1, no. 1 (2017): 22–47.
