Perebutan Otoritas Tafsir: Globe Earth Vs Flat Earth di Media Sosial (Akun Youtube Dr. Zakir Naik Vs Tiktok @flatearth.id)
Abstract
Penelitian ini mengkaji fenomena perebutan otoritas dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an tentang bentuk bumi di media sosial, yang melibatkan penganut teori Globe Earth dan Flat Earth. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif. Penulis menganalisis konten dari akun-akun media sosial yang mewakili kedua kelompok ini, mengidentifikasi dan memahami argumen serta strategi yang mereka gunakan untuk memengaruhi pandangan pengikut mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perdebatan ini mempengaruhi persepsi masyarakat dan memicu polarisasi di kalangan umat Islam, serta mempengaruhi cara pandang terhadap hubungan antara ilmu pengetahuan dan agama. Tantangan utama termasuk penyebaran informasi keliru dan terbentuknya ruang gema (echo chamber) yang menguatkan keyakinan tanpa menerima perspektif berbeda. Dari sudut pandang akademik, perdebatan ini mendorong penelitian lebih lanjut mengenai interpretasi Al-Qur’an dalam konteks ilmu pengetahuan modern. Implikasi praktisnya meliputi membangun otoritas dan peluang monetisasi, serta tanggung jawab etis dalam menyajikan informasi akurat. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi media yang lebih baik di kalangan pengguna media sosial, mengungkapkan bagaimana media sosial memengaruhi diskusi keagamaan dan opini publik di era digital.
