INTERPRETASI ISTIDRAJ DALAM PERSPEKTIF SURAT AL-AN’AM AYAT 44 (Studi Komparatif Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzim dan Tafsir Al-Azhar)
Abstract
Artikel ini mengeksplorasi fenomena Istidraj, yaitu pemberian nikmat oleh Allah yang sering dianggap hak mutlak tanpa rasa syukur, mendorong perilaku bertentangan dengan ajaran agama seperti kesombongan dan maksiat. Istidraj diartikan sebagai ujian dari Allah, di mana nikmat duniawi diberikan sebagai tipu daya bagi mereka yang melupakan peringatan-Nya. Fokus penelitian adalah penafsiran surat Al-An’am ayat 44 oleh dua ulama besar, Ibnu Katsir dan Buya Hamka, untuk memahami konsep Istidraj lebih mendalam. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan, menggunakan teknik dokumentasi dan analisis deskriptif komparatif. Tafsir Al-Quran Al-'Adzim karya Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dipilih karena keunggulan analisis mendalam dan pendekatan unik masing-masing penulis. Ibnu Katsir terkenal dengan ketajaman analisis dan penggunaan hadis, sementara Buya Hamka menonjol dengan penjelasan mendalam serta diskusi isu-isu aktual dalam konteks modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keduanya sependapat melihat kenikmatan duniawi sebagai ujian dan hukuman bagi yang mengabaikan Allah. Istidraj dilihat sebagai pemberian kesenangan duniawi yang membawa kehancuran mendadak dan keputusasaan. Ibnu Katsir menekankan aspek teologis melalui tafsir klasik dan riwayat hadis, sedangkan Buya Hamka lebih reflektif dan filosofis, menyoroti introspeksi diri dan kritik sosial. Pendekatan berbeda ini memperkaya pemahaman konsep Istidraj, memberikan perspektif lebih komprehensif dalam konteks kenikmatan duniawi sebagai ujian dari Allah.
Downloads
References
Ajahari. Ulumul Qur’an (Ilmu-Ilmu Al-Qur’an). Ulumul Qur’an (Ilmu-Ilmu Qur’an, 2018.
Al-Albani, Muhammad Nashir. “Biografi Imam Ibnu Katsir.” Terjemah ATC Mumtaz Arabia Terbitan Pustaka Azzam, Jakarta, 2007, 2018, 1–11.
Al-Fathoni, Ibnu Ahmad. Biografi Tokoh Pendidik Dan Revolusi Melayu Buya Hamka. Arqom Datani, 2015. https://archive.org/download/etaoin/Buya Hamka Biografi Tokoh Pendidik dan Revolusi Melayu.pdf.
Aliviyah, Avif. “METODE PENAFSIRAN BUYA HAMKA DALAM TAFSIR AL-AZHAR.” Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin 15, no. 1 (March 2017): 25. https://doi.org/10.18592/jiiu.v15i1.1063.
Az-Zuhaili, Prof. Dr. Wahbah. TAFSIR AL-MUNIR, Jilid 7. Jakarta: Gema Insani, 2013.
Azizah, Nur Hasanatul. “Istidrāj Dalam Al- Qur ’ Ān.” Istidrāj Dalam Al-Qur’Ān ( Analisis Ayat-Ayat Tentang Istidrāj), 2017.
Danang Wiharjanto, and Yayat Suharyat. “Syukur Wa Kufur Nikmat Fil Al Quran.” Religion : Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya 1, no. 6 (2022): 01–16. https://doi.org/10.55606/religion.v1i6.14.
Dr. H. Hasan Bisri, M.Ag. Model Penafsiran Hukum Ibnu Katsir. Bandung: LP2M UIN SGD, 2020.
fitri hayati nasution. “Memahami Istidraj Di Era Kontemporer Understanding Istidraj in the Contemporary Era ( Study of Tafsir Fi Zhilalil Qur ’ an by Sayyid Qutb ).” Jurnal Cendikia 1, no. 3 (2022): 114–22.
Furqan, and Diana Nabilah. “Istidraj Menurut Pemahaman Mufasir.” TAFSE: Journal of Qur’anic Studies 6, no. 1 (June 2021): 77. https://doi.org/10.22373/tafse.v6i1.9203.
Hafid, Hafid, and Mukhlis. “Manajemen Tafakkur, Syukur Dan KufurHafid, Hafid, and Mukhlis. ‘Manajemen Tafakkur, Syukur Dan Kufur: Refleksi Dalam Kehidupan.’ Jurnal Kariman 8, No. 02 (2020): 295–302. Https://Doi.Org/10.52185/Kariman.V8i02.151.: Refleksi Dalam Kehidupan.” Jurnal Kariman 8, no. 02 (2020): 295–302. https://doi.org/10.52185/kariman.v8i02.151.
Hamka, PROF. DR. Tafsir Al-Azhar, Jilid 3. (Pustaka Nasional PTE LTD Singapura), 2003.
Haris, Abd. Konstruksi Etik Berbasis Rasional Religius. Yogyakarta: LkiS, 2010.
Hidayati, Husnul. “METODOLOGI TAFSIR KONTEKSTUAL AL-AZHAR KARYA BUYA HAMKA.” El-’Umdah 1, no. 1 (January 2018): 25–42. https://doi.org/10.20414/el-umdah.v1i1.407.
Ibnu Katsir. Tafsir Ibnu Kasir Juz 7. Bandung: Percetakan Sinar Baru Algensindo Offset, 2000.
Kemenag. “Tafsir Ringkas / Tafsir Wajiz Jilid I & II,” 1058. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2016.
Maliki. “TAFSIR IBN KATSIR: METODE DAN BENTUK PENAFSIRANNYA.” El-’Umdah 1, no. 1 (January 2018): 74–86. https://doi.org/10.20414/el-umdah.v1i1.410.
Mubaroq Husni. “Pengaruh Maksiat Terhadap Penyakit Hati Menurut Ibn Al-Qayyim Al-Jauziyyah.” Pengaruh Maksiat Terhadap Penyakit Hati Menurut Ibn Al-Qayyim Al-Jauziyyah, 2008, 18.
Muzamil, Ali, John Supriyanto, and Apriyanti Apriyanti. “ISTIDRAJ DALAM AL-QUR’AN MENURUT PENAFSIRAN M. QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH.” Al-Misykah: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir 1, no. 2 (June 30, 2021): 101–14. https://doi.org/10.19109/almisykah.v1i2.9031.
Nuraini, Nabilah, Dinni Nazhifah, and Eni Zulaiha. “Keunikan Metode Tafsir Al-Quranil Azhim Al-Adzim Karya Ibnu Katsir.” Bayani: Jurnal Studi Islam 2, no. 1 (2022): 43–63.
Syarifah, Bidayatus. “ANALISIS BERKURANGNYA IMAN DENGAN DOSA DAN MAKSIAT.” AL - ISNAD : Journal of Indonesian Hadist Studies TEKSTUALISME ISLAM 2, no. 1 (2021): 16–25.
Taufik, Muhammad. “ETIKA HAMKA Konteks Pembangunan Moral Bangsa Indonesia.” Refleksi Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam 21, no. 2 (2022): 165–90. https://doi.org/10.14421/ref.v21i2.3125.
