Pertumbuhan bank syariah pasca pandemi Covid-19

  • Muh. Asrul Yatimi Program Studi Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstract

The purpose of this writing is to investigate the growth of Sharia banks in Indonesia after the COVID-19 pandemic. The results of this research show that the development of Sharia banks has demonstrated sufficient existence during the COVID-19 pandemic. After the COVID-19 pandemic, the development of Sharia banks has grown very well and effectively. This is known from the analysis results, which show that the performance of Sharia banks in terms of CAR, ROA, BOPO, FDR, NPF, and KAP after COVID-19 is declared very healthy. In the development of Sharia banking assets, Sharia banking assets have experienced continuous growth from year to year, with Sharia bank assets in 2021 amounting to IDR 676.735 billion and continuing to rise to IDR 703.167 billion in 2022.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, E. (2009). Perbankan syariah di Indonesia: Kontribusinya bagi perekonomian nasional dan peran perguruan tinggi dalam rangka akselerasi. Dialog, 1(67), 6–19.

Amalia, T. E. (2023). Analisis kinerja keuangan perbankan syariah pada masa pandemi Covid-19 di Indonesia. Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal, 1(8), 438–450. https://doi.org/10.57185/mutiara.v1i8.59

Ervina, & Ardiansari, A. (2016). Pengaruh dana pihak ketiga, non performing financing, capitaladequacy ratio dan return on asset, terhadap tingkat likuiditas. Management Analysis Journal, 5(1), 7–16.

Fitri, M. (2016). Peran dana pihak ketiga dalam kinerja lembaga pembiayaan syariah dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 7(1), 73–95. https://doi.org/10.21580/economica.2016.7.1.1033

Hidayat, R., Umam, R., & Tripalupi, R. I. (2021). Kinerja keuangan perbankan syariah pada masa Covid-19 dan strategi peningkatannya. Finansha: Journal of Sharia Financial Management, 2(2), 77–91. https://doi.org/10.15575/fjsfm.v2i2.14207

Laila, N. (2022). Perkembangan riset tentang dampak Covid-19 terhadap industri ekonomi dan keuangan syariah. Unair News. https://unair.ac.id/perkembangan-riset-tentang-dampak-covid-19-terhadap-industri-ekonomi-dan-keuangan-syariah/

Masruron, M., & Safitri, N. A. A. (2021). Analisis perkembangan perbankan syariah di Indonesia di masa pandemi Covid-19. Al Birru: Jurnal Keuangan Dan Perbankan Syariah, I(1), 1–20.

Ma’soem University. (2022). Fungsi perbankan syariah dalam lembaga keuangan bank. https://masoemuniversity.ac.id/berita/fungsi-perbankan-syariah-dalam-lembaga-keuangan-bank.php

Melinda, V. (2018). Analisis Kualitas Aktiva Produktif (KAP), Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) dan CapitalAdequacy Ratio (CAR) terhadap Return On Asset (ROA) pada bank umum syariah periode (2012-2016). UIN raden fatah palembang. https://doi.org/10.21437/Interspeech.2018-2029

Nofinawati, N. (2016). Perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Juris, 14(2), 168-183.

OJK. (2023). Siaran pers mendorong potensi pengembangan perbankan syariah “OJK Mengajar” di UIN Syarif Hidayatullah. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Mendorong-Potensi-Pengembangan-Perbankan-Syariah.aspx

Padli, H., & Kumaidi, K. (2021). Peluang dan tantangan bank syariah di masa pandemi Covid 19. Iltizam, Journal of Shariah Economics Research, 5(2), 146–156. https://doi.org/10.30631/iltizam.v5i2.810

Purwanti, D. (2022). Pengaruh Non Performing Financing (Npf), Efisiensi Operasional, Financing to Deposit Ratio (Fdr), dan Capital Adequacy Ratio (Car) terhadap Profitabilitas. Value Added: Majalah Ekonomi Dan Bisnis, 18(1), 16. https://doi.org/10.26714/vameb.v18i1.9628

Sa’diyah, M. (2019). Strategi penanganan Non Performing Finance (NPF) pada pembiayaan murabahah di BMT. Conference on Islamic Management Accounting and Economics, 2, 179–189. https://journal.uii.ac.id/CIMAE/article/view/13364/9456

Sabiila, S. I. (2022). Kasus corona pertama di Indonesia, ini kilas balik usai 2 tahun berlalu. Detiknews. https://news.detik.com/berita/d-5964691/kasus-corona-pertama-di-indonesi.

Santoso, I. N. (2019). Pengaruh Return On Asset (ROA) dan ukuran perusahaan terhadap pengeluaran zakat bank umum syariah di Indonesia. UIN raden intan lampung.

Sholiha, I. (2023). Efektifitas perkembangan bank syariah di Indonesia pasca Covid 19. Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 9(1), 37–60. https://doi.org/10.36908/esha.v9i1.675

Tuzzuhro, F., Rozaini, N., & Yusuf, M. (2023). Perkembangan perbankan syariah di Indonesia. PeKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntans, 11(2). https://doi.org/10.15797/concom.2019..23.009

Yanti, E. M., Fatmayanti, F., & Fakhrurrazi, F. (2022). Perkembangan bank umum syariah pasca Covid-19. Jurnal Real Riset, 4(2), 231–239. https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.669

PlumX Metrics

Published
2024-06-30
How to Cite
Yatimi, M. (2024). Pertumbuhan bank syariah pasca pandemi Covid-19. Maliki Interdisciplinary Journal, 2(6), 1198-1205. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/10262
Section
Articles