Mewujudkan perbankan syariah berkelanjutan
Strategi perbankan syariah dalam meningkatkan pertumbuhan dana pihak ketiga
Abstract
Islamic banking is a banking system based on sharia principles that operates without the element of usury. Third party funds are an important indicator to measure the performance of a bank. The growth of deposits is crucial for the continuity of Islamic banking. Some of the challenges faced include competition with conventional banks and the issue of Islamic financial literacy. The main strategies discussed include digitizing services with mobile banking, product innovation that suits the needs, increasing literacy through public education, and applying the principle of sustainability in fund management. The implementation of these strategies is expected to increase the growth of deposits in a sustainable manner so as to support the operations and growth of Islamic banking in Indonesia.
Downloads
References
Abdul, A. R., Mandiri, D. P., Astuti, W., & Arkoyah, S. (2022). Tantangan Perkembangan Perbankan Syariah Di Indonesia. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 5(2), 352–365.
Anwar, H. M., Erniyati, S. H., Mubaraq, A., SE, S., Aripin, H. Z., Nuruddin Subhan, S. E., Suherman, U. D., Achmad, S. E., Puspitasari, N., & Albanjari, F. R. (2023). Manajemen Perbankan Syariah. Cendikia Mulia Mandiri.
Bakti, N. S. (2017). Analisis Pengaruh DPK, Car, Roa dan NPF terhadap Pembiayaan pada Perbankan Syariah. UNS (Sebelas Maret University).
Faadilah, I., & Ilham, A. (2024). Prospek Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia Dalam Era Digital. Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat, 7(1), 20–29.
Hidayat, S., & Irwansyah, R. (2020). Pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Pembiayaan Perbankan Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 5(1).
Mira, A. (2018). Analisis Fakto Internal dan Eksternal Terhadap Volume Dana Pihak Ketiga Pada Bank Umum Syariah. Skripsi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Nur’aini, U. (2022). Perbankan Syariah: Sebuah Pilar dalam Ekonomi Syariah. SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 4(2), 174–183.
PALUPI, F. D., Fikria Najitama, S. H. I., & MSI, N. (2020). Pengaruh Dana Pihak Ketiga (Dpk), Inflasi Terhadap Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Bri Syariah Tbk Di Indonesia Periode 2016-2018. Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen.
Sari, M. A. (n.d.). Strategi Bank Syariah Menghimpun Dana Pihak Ketiga dalam Menghadapi MEA. Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Siregar, B. G. (2021). Dana Pihak Ketiga Pada Perbankan Syariah Di Indonesia. Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi (JENSI), 5(2), 111–121.
Sobarna, N. (2021). Analisis perbedaan perbankan syariah dengan perbankan konvensional. Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 3(1), 51–62.
Syarvina, W. (2018). Peranan Dana Pihak Ketiga dalam Kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Bank Syariah. AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam, 3(1), 95–119.
Warka, M., & Hariyanto, E. (2016). Kedudukan Bank Syariah dalam Sistem Perbankan di Indonesia. IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 3(2), 235–258.
Copyright (c) 2024 Khalifaturrahman Kamarullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



