Pengaruh bentuk atap pada iklim tropis : studi tentang pengaruh bentuk atap miring pada iklim tropis di Indonesia

Studi tentang pengaruh bentuk atap miring pada iklim Tropis di Indonesia

  • putri amelia khakim putri amelia khakim
Keywords: Tempat tinggal, Iklim tropis, atap, suhu, material.

Abstract

Tempat tinggal yang nyaman adalah tempat tinggal yang memberikan rasa nyaman bagi penghuninya selain itu juga dapat memberikan perlindungan dari hujan dan panas bagi penghuninya. Tempat tinggal yang nyaman di Iklim Tropis seperti Indonesia, harus meminimalisir panas dan hujan, sehingga ketika siang hari suhu didalam ruang tetap sejuk dan ketika hujan air tidak menggenang di atap. Maka dari itu penggunaan atap miring sangat di rekomendasikan bagi tempat tinggal di Indonesia terutama di daerah yang memiliki tingkat hujan dan panas yang tinggi, karena bentuk atap yang di gunakan pada tempat tinggal mempengaruhi suhu serta kenyamanan bagi penghuninya. Selain itu pemilihan material bagi atap juga mempengaruhi suhu di dalam ruangan, oleh karena itu perlu adanya penelitian untuk mengetahui bentuk atap dan jenis material yang sesuai untuk digunakan pada iklim tropis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aldrian, E., Karmini, M., & Budiman, B. (2011). Adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Indonesia. Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara, Kedeputian Bidang Klimatologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Amri, S. B. (2017). Analisis aliran angin pada atap miring melalui uji simulasi Flow Design. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 4(2), 136-143.

Amri, S. B., & Amsyar, S. (2017). Identifikasi Pola Aliran Angin Dan Gaya Hambat Pada Atap Miring. Prosiding Semnastek.

Aziz, R., & Guenther, U. (2023). Psychometric Properties of Creative Personality Scale Among Secondary School Students. JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi Dan Pendidikan Indonesia), 12(2), 162–176. https://doi.org/10.15408/jp3i.v12i2.31808

Febrianti, N. (2008, December). Perubahan Zona Iklim di Indonesia Dengan Menggunakan Sistem Klasifikasi Koppen. In Prosiding Workshop Aplikasi Sains Atmosfer LAPAN.

Karyono, T. H. (2000). Mendefinisikan kembali Arsitektur tropis di Indonesia. Majalah Desain Arsitektur, 1, 7-8.

Lestari, E., Sofyan, M., & Pamuji, B. (2019). Pemanfaatan instalasi taman hijau pada atap miring untuk mengurangi limpasan air hujan. JURNAL SIPIL SAINS, 9(18).

Meidiani, S., Riwayati, S., & Imriany, D. (2018). Analisis Perbandingan Perencanaan Fortal Frame Perletakan Jepit-Jepit dan Sendi-Sendi dengan Variasi Sudut Kemiringan Atap. Bentang: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, 6(2), 151-161.

Misrawi, Z. (n.d.). Moderatisme, Keindonesiaan, dan Kemanusiaan (Vol. 1). Kompas.

RULLY, R. (2014). Merencanakan Dan Merancang Rumah Tinggal Yang Optimal. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 15(19).

Rury, N. (2015). Pengaruh material dan bentuk atap rumah tinggal terhadap suhu di dalam ruang. AGORA: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti, 15(1).

PlumX Metrics

Published
2024-12-10
How to Cite
khakim, putri. (2024). Pengaruh bentuk atap pada iklim tropis : studi tentang pengaruh bentuk atap miring pada iklim tropis di Indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(1), 792-795. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/11960
Section
Articles