Pelestarian budaya nusantara dalam tantangan era globalisasi
Abstract
Preserving Indonesian culture in the era of globalization faces various major challenges, such as the domination of foreign culture, modernization, and the decline in the use of local languages and traditions. Globalization, although it brings advances in technology and communication, often has the potential to erode local cultural identity. Therefore, it is important to make efforts to preserve culture through various means, including education, use of technology, and strengthening policies that support local wisdom. Preserving Indonesian culture is not only the government's task, but also the responsibility of all elements of society, especially the younger generation, so that this culture remains sustainable and relevant in this fast-paced global era. Synergy between generations and the use of technology can be the key to ensuring the sustainability of Indonesian culture in facing the challenges of globalization.
Downloads
References
Agung, M. (2018). Garudaku: Inovasi pelestarian budaya nusantara berbasis peta budaya menuju Indonesia emas 2045. Jurnal PENA: Penelitian dan Penalaran , 5 (2), 977-988. (n.d.).
Alfiana, H. N., & Najicha, F. U. (2022). Krisis identitas nasional sebagai tantangan generasi muda di era globalisasi. Journal of Civics and Education Studies, 9(1), 45-52.
Anatasya, E., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Peran Literasi Budaya dan Kewargaan dalam Upaya Pelestarian Kebudayaan Lokal Nusantara di Era Revolusi Industri 4.0. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(1), 253-264.
Arifin, Z., Ulfa, S., & Praherdhiono, H. (2018). Pengembangan kurikulum muatan karawitan lokal sebagai upaya mengkonstruksi pengetahuan dan melestarikan budaya Jawa di tingkat sekolah menengah. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan , 1 (2), 123-132.
Deliana, D., Purbosaputro, E., Sunyoto, S., Sujatmiko, S., & Suyamto, S. (2024). Memperkuat Identitas Lokal dalam Globalisasi Melalui Pariwisata dan Pelestarian Budaya. Inovatif: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial , 4 (3), 1561-1573.
Hartono, R., Suastra, IW, & Lasmawan, IW (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Melestarikan Kebudayaan Nusantara. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran , 4 (2), 823-828.
Mikaresti, P., & Mansyur, H. (2022). Warisan budaya melalui tari kreatif nusantara. Gorga: Jurnal Seni Rupa , 11 (1), 147-155.
Putra, RKC, & Halim, H. (2023). PERAN DAN TANTANGAN HUKUM ADAT DI ERA GLOBALISASI: PERSPEKTIF KEBERLANJUTAN BUDAYA LOKAL. Jurnal Hukum , 20 (2), 873-882.
Royana, IF (2017, Oktober). Pelestarian budaya bangsa melalui permainan tradisional dalam pendidikan jasmani. Dalam Seminar Nasional Indonesia II Tahun 2017 “Strategi Kebudayaan dan Tantangan Ketahanan Nasional Kontemporer, FPIPSKR Universitas PGRI Semarang (hlm. 1-11). Universitas PGRI Semarang.
Santoso, G., Karim, A. A., & Maftuh, B. (2023). Kajian Wawasan Nusantara melalui Local Wisdom NRI yang Mendunia dan Terampil dalam Lagu Nasional dan Daerah Abad 21. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(1), 197-209.
Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun identitas lokal dalam era globalisasi untuk melestarikan budaya dan tradisi yang terancam punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(2), 76-84.
Setyaningrum, NDB (2018). Budaya lokal di era global. Ekspresi Seni: Jurnal Sains dan Karya Seni , 20 (2), 102-112.
Suradi, A. (2018). Pendidikan berbasis multikultural dalam pelestarian kebudayaan lokal nusantara di era globalisasi. Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 5(1), 111-130.
Wulansari, BY (2017). Pelestarian seni budaya dan permainan tradisional melalui tema kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan anak usia dini. Jurnal INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Dini) , 2 (1).
Copyright (c) 2025 muhammad jalaluddin arzaki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



