Kesadaran konstitusional gen z: membangun negara dengan nilai demokrasi

  • rahma permata anggraeni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Democration, Generation Z, Indonesia

Abstract

Gen Z, who were born between the mid-1990s and early 2010s, play an important role in building the country through democratic values. With high digital skills and strong social awareness, Gen Z contributes to participatory processes, utilizing social media platforms to voice aspirations and advocate for issues of social justice, the environment and human rights. Gen z's ways of getting involved in politics are creating social change and building an inclusive democratic culture. Thus, Gen Z is not only a successor, but also an important agent of change in strengthening democracy in their country. This abstract also aims to explore ways in which Generation Z can be involved in the process of understanding, forming, and implementing a more inclusive and progressive constitution. In addition, it is also explained how democratic values, such as active participation, social conditions, and respect for diversity, can be the main basis for national development. By relying on an approach based on civic education and the use of technology, it is hoped that Generation Z can become agents of change that encourage advanced countries to have a more robust and sustainable democratic system, with deeper constitutional awareness and responsibility.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhmadi, M. A., & Santoso, G. (2023). Persfektif Pendidikan Dalam Membangun, Memelihara Serta Penanaman Nilai-Nilai Demokratis Pada Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(5), 518-526.

Kadir, N. (2022). Media Sosial dan Politik Partisipatif: Suatu Kajian Ruang Publik, Demokrasi Bagi Kaum Milenial dan Gen Z. RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, 4(2), 180-197.

Sihotang, A. P., Barus, D. A. H., Sidabutar, E. D., Purba, F. L., Purba, N. Y., & Simanullang, T. L. (2024). Pemahaman Terhadap Praktik Demokrasi Gen Z Pada Pemilihan Legislatif Tahun 2024. BLAZE: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan, 2(3), 19-34.

Thaib, D. (2005). Teori dan hukum konstitusi.

El-Muhtaj, M. (2017). Hak asasi manusia dalam konstitusi Indonesia. Prenada Media.

Asshiddiqie, Jimly (2006). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI. Buku ini memberikan landasan konseptual tentang konstitusi dan kesadaran bernegara di Indonesia.

Kelsen, Hans (2009). Teori Umum tentang Hukum dan Negara. Jakarta: Bee Media Indonesia. Buku ini membahas dasar teori hukum yang relevan untuk memahami pentingnya konstitusionalisme dalam demokrasi.

Dahl, Robert A. (1998). On Democracy. New Haven: Yale University Press. Menjelaskan prinsip-prinsip dasar demokrasi yang penting untuk dimengerti oleh generasi.

Putnam, Robert D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster.Buku ini membahas keterlibatan sosial yang relevan untuk memahami peran generasi muda dalam membangun masyarakat demokratis.

Suryadi, J. (2021). "Peran Generasi Z dalam Demokrasi Digital: Tantangan dan Harapan". Jurnal Politik Indonesia, 3(2), 45-58.

Membahas keterlibatan Gen Z dalam demokrasi digital melalui media sosial dan partisipasi politik.

Rahmawati, D. (2020). "Kesadaran Hukum dan Konstitusional Generasi Milenial dan Z: Studi Kasus di Indonesia". Jurnal Hukum & Pembangunan, 34(1), 67-84. Artikel ini mengkaji tingkat kesadaran konstitusi di kalangan generasi muda.

Wahyudi, A. (2019). "Pendidikan Demokrasi dalam Era Digital". Jurnal Pendidikan Nasional, 25(4), 105-120. Membahas bagaimana pendidikan dapat meningkatkan kesadaran demokrasi generasi muda.

PlumX Metrics

Published
2025-03-03
How to Cite
anggraeni, rahma. (2025). Kesadaran konstitusional gen z: membangun negara dengan nilai demokrasi. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(3), 645-650. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/13482
Section
Articles