Peran Agama dalam Menginterpretasikan Penemuan Ilmiah

  • Nur Ayu Septiana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: religion, science, ethics, dialogue, integration

Abstract

Hubungan antara agama dan ilmu pengetahuan sering diperdebatkan sebagai dua entitas yang terpisah atau bertentangan. Artikel ini mengulas bagaimana agama dapat menginterpretasikan penemuan ilmiah serta peranannya dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Pendekatan dialog dan integrasi dianggap sebagai jalan untuk menjembatani hubungan ini, dengan agama memberikan perspektif moral dan etika, sementara ilmu pengetahuan menyediakan bukti ilmiah yang memperkuat keyakinan religius. Dalam sejarah, para ilmuwan Muslim abad ke-10 menunjukkan bahwa pencarian ilmu merupakan bagian dari ibadah, meskipun ketegangan muncul selama Abad Pertengahan, seperti kasus Galileo Galilei. Dalam konteks modern, pandangan seperti yang diusulkan oleh Francis Collins menegaskan bahwa sains dan agama dapat saling melengkapi. Agama juga memberikan pedoman moral terhadap penerapan teknologi modern, seperti rekayasa genetika dan terapi gen, untuk memastikan manfaat yang sesuai dengan nilai kemanusiaan. Prinsip-prinsip etis yang diajarkan agama membantu menjaga keseimbangan antara inovasi ilmiah dan harmoni dengan kehidupan. Artikel ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara agama dan ilmu pengetahuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia dan meningkatkan kesejahteraan umat manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkadafi, M. Arsyad, M. Akmal Fatkhan Rifqi, Tiara Ananda Maulidia, Arditya Prayogi, Ridho Riyadi, Imam Prayogo Pujiono, and Riki Nasrullah. 2024. “Islam Dan Kontribusinya Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan : Suatu Telaah.” Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara 1(November):6325–34.
https://jicnusantara.com/index.php/jicn
Hidayatulloh, Hidayatulloh. 2016. “Realasi Ilmu Pengetahuan Dan Agama.” Proceedings of The ICECRS 1(1):901–8. https://doi.org/10.21070/picecrs.v1i1.627
Jendri. 2019. “Hubungan Sains Dengan Agama Perspektif Pemikiran Ian G Barbour.” Tajdid: Jurnal Ilmu Ushuluddin 18(1):57–78.
http://www.tajdid.uinjambi.ac.id/index.php/tajdid/article/view/90
Mustang, Abubakar. 2024. “Etika Agama Dalam Penerapan Ilmu.” Dahzain Nur : Jurnal Pendidikan, Keislaman Dan Kemasyarakatan 13(2):1–13. https://doi.org/10.69834/dn.v13i2.124
Sutarto, Dendi. 2018. “Konflik Antara Agama Dan Sains Dalam Perspektif Filsafat Sosial.” Trias Politika 2(1):29–39.
https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnaltriaspolitika/article/download/1236/960
Suwarjono, Helmi, Nuryani Yogipratama Rustaman, Nuryani Yogipratama Rustaman, Fransisca Sudargo, Fransisca Sudargo, Tofik Hidayat, and Tofik Hidayat. 2019. “Perspektif Ilmiah Dan Keyakinan Terhadap Evolusi Mahasiswa Biologi Di Universitas Berbasis Agama.” Jurnal Sosial Humaniora 10(2):83. https://doi.org/10.30997/jsh.v10i2.1874
Warisin, Khoirul. 2018. “Relasi Sains Dan Agama Perspektif Ian G. Barbour Dan Armahedi Mazhar.” Rahmatan Lil A’lamin Journal of Peace Education and Islamic Studies Vol.1 No.1(1):16–17.
http://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/JRLA/article/download/213/115
Yaqzhan, Jurnal, Ahmad Ali Umayudi, Agus Gunawan, and Ahmad Bazari Syam. 2023. “Fase Peradaban Manusia Dalam Tinjauan Ilmu Dan Teologi.” 09(01).
http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/yaqzhan/index
Abdullah, P. D. (2020). Antara Al-Ghazali dan Kant Filsafat Etika Islam. Yogyakarta.
Bakhtiar, A. (2004). Filsafat Ilmu. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Barbour, I. G. (1997). Religion and Science: Historical and Contemporary Issues. New York: HarperOne.
Collins, F. S. (2006). The Language of God: A Scientist Presents Evidence for Belief. Amerika Serikat.
Hasbullah. (2014). Media Pembelajaran Matematika. Jakarta: Savitra Collage.
Susiasumantri, J. S. (2020). FILSAFAT ILMU SEBUAH PENGANTAR POPULER Dengan Kata Pengantar ANDI HAKIM NASUTION. Jakarta.

PlumX Metrics

Published
2025-02-20
How to Cite
Septiana, N. (2025). Peran Agama dalam Menginterpretasikan Penemuan Ilmiah. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(1), 622-627. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/13938
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)