Krisis identitas generasi muda Indonesia
Abstract
Jurnal ini membahas krisis identitas yang dihadapi generasi muda Indonesia di era globalisasi dan modernisasi, yang mengakibatkan pergeseran nilai-nilai budaya lokal di kalangan generasi muda. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa pengaruh budaya asing melalui media sosial dan teknologi telah mengikis minat generasi muda terhadap kebudayaan lokal, menyebabkan kesenjangan antara generasi dan krisis identitas. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka, yang mengulas literatur terkait tema ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun budaya modern memberikan dampak positif, seperti peningkatan literasi digital dan pemahaman antarbudaya, dampak negatifnya, termasuk hilangnya nilai-nilai tradisional, tidak dapat diabaikan. Untuk mengatasi tantangan ini, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital untuk melestarikan budaya asli Indonesia melalui berbagai cara, seperti memperkaya literasi budaya, bergabung dengan komunitas budaya, menjadi konten kreator, mempromosikan produk lokal, dan menginisiasi kegiatan budaya. Dengan langkah-langkah ini, generasi muda dapat berperan sebagai agen perubahan dalam menjaga keunikan dan kekayaan budaya Indonesia di tengah arus globalisasi.
Downloads
References
Faslah, R. (2024). Identitas Nasional, geostrategi, dan geopolitik: Membangun keberlanjutan dan kedaulatan. http://repository.uin-malang.ac.id/20872/. Diakses pada Rabu, 23 April 2025.
Zuhroh, N. (2014). Perilaku sosial budaya politik dan aktivitas religi masyarakat Indonesia. http://repository.uin-malang.ac.id/8849/. Diakses pada Rabu, 23 April 2025.
Ali, M. (2023). Strategi budaya dalam komunitas film Gresik Movie. http://repository.uin-malang.ac.id/17243/. Diakses pada Rabu, 23 April 2025.
Imanto, T . 2016. Krisis Budaya Nasional Indonesia Di Tengah Arus Globalisasi. https://www.esaunggul.ac.id/krisis-budaya-nasional-indonesia-di-tengah-arus-globalisasi-2/. Diakses pada Kamis, 24 April 2025.
Irwandi. 2024. Menelusuri Permasalahan Budaya di Indonesia: Antara Pemertahanan dan Tantangan Modernitas. https://www.setneg.go.id/baca/index/menelusuri_permasalahan_budaya_di_indonesia_antara_pemertahanan_dan_tantangan_modernitas. Diakses pada Kamis, 24 April 2025.
Hamidahputri, F. 2023.Krisis Budaya yang Terjadi di Indonesia. https://www.kompasiana.com/febra63154/6448aa37a7e0fa69272a8172/artikel-opini-krisis-budaya-yang-terjadi-di-indonesia. Diakses pada Kamis, 24 April 2025.
Fulca, I. 2024. Cara Melestarikan Budaya Lewat Media Sosial Ala Gen Z!. https://smb.telkomuniversity.ac.id/cerita-telutizen/cara-melestarikan-budaya-lewat-media-sosial-ala-gen-z/#:~:text=Jiwa%20kompetitif%20harus%20dimiliki%20Gen,dan%20inovatif%20terkait%20budaya%20nasional. Diakses pada Jum’at, 25 April 2025.
Artisna, Putri, Fauzia Naswa, and Miftahul Rohmah. “Respon Generasi Milenial Indonesia Di Tengah Masuknya Budaya Asing.” Universitas Negeri Surabaya 2022 / 695 (2022): 695–705.
Firmansyah, Denny, Ilham Hudi, Fania Salsabilla, Sabila Zharfa, Fitri Rahmadani, and Ziyad Fadhlurrahman. “Pengaruh Globalisasi Terhadap Identitas Kewarganegaraan Anak Muda.” Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat 2, no. 3 (2024): 31–38.
Hafizah, Nurul. “Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebudayaan Bangsa Indonesia.” Journal of Creative Student Research (JCSR) 1, no. 1 (2023): 37–41.
Nurrizka, Annisa Fitrah. “Peran Media Sosial Di Era Globalisasi Pada Remaja Di Surakarta Suatu Kajian Teoritis Dan Praktis Terhadap Remaja Dalam Perspektif Perubahan Sosial” 5, no. April 2016 (2016): 1–17.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



