Evaluasi kebijakan pembiayaan ultra mikro dalam perspektif hukum ekonomi syariah: isu, tantangan, dan solusi
Abstract
The Ultra Micro Financing Program (UMi) is a government initiative that aims to reach micro-entrepreneurs who have not been touched by banking services. However, the implementation of this policy faces a number of obstacles, especially related to the application of Islamic economic law principles, such as the use of contracts that are less in accordance with sharia and the limited understanding of recipients of the concept of sharia finance. This study aims to examine the effectiveness of the implementation of the UMi program based on the perspective of Islamic economic law, identify various problems and obstacles, and offer solutions that are in accordance with sharia principles. The method used is qualitative with a literature study approach. The results of the study indicate violations in the implementation of contracts and a weak understanding of sharia principles among business actors. Therefore, it is recommended to strengthen regulations, increase sharia education, and active collaboration between sharia financial institutions, the government, and academics
Downloads
References
Achsani, S. N., Najib, M., & Novianti, T. (2023). Model Kolaborasi Lembaga Keuangan dan Universitas dalam Memperkuat Akses Layanan Keuangan Mikro dan Kinerja Usaha Mikro dan Kecil di Indonesia. Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis, 9(3), 198. http://journal.ipb.ac.id/index.php/jabm
Andrianto, T., & Nurjanah, Y. (2023). Analisis Pengaruh Usia, Jumlah Pinjaman, Pengalaman Usaha dan Omzet Usaha terhadap Kelancaran Angsuran Pembiayaan Ultra Mikro. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 11(2).
DSN-MUI. (2018). Fatwa DSN-MUI No. 119/DSN-MUI/II/2018 tentang Pembiayaan Ultra Mikro.
Harjowiryono, M., & Siallagan, W. A. (2021). Studi Kasus Intervensi Pemerintah bagi Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Di Masa Pandemi Covid-19. Indonesian Treasury Review, 6(3), 263–287.
Hazmi, F., & Nafisah, Z. (2021). Evaluasi Dampak Penyaluran Pembiayaan Mikro Syariah pada Kesetaraan, Keadilan Gender dan Inklusi Sosial. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 4(1), 110.
Hidayat, W. (2023). Optimalisasi ekonomi kerakyatan dalam menghadapi ancaman resesi melalui pengaturan hukum bagi UMKM dan koperasi. Majalah Hukum Nasional, 53(2), 123–140.
Indonesian Treasury Review. (2021). Pengaruh Pembiayaan Ultra Mikro (UMI) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Pertumbuhan Produksi Industri Mikro dan Kecil, 6(1), 75–84.
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. (2023). Laporan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia. https://kneks.go.id/storage/upload
Komite Nasional Keuangan Syariah. (2019). Strategi Pengembangan Keuangan Mikro Syariah di Indonesia.
Komite Nasional Keuangan Syariah. (2019). Strategi Pengembangan Keuangan Mikro Syariah di Indonesia (Rekomendasi Kebijakan). Jakarta: KNKS.
Krisnawan, O. O. B. (2022). Analisis Strategi Pusat Investasi Pemerintah dalam Menghadapi Holding Ultra Mikro dengan Pendekatan Porter’s Five Forces. Indonesian Treasury Review, 7(1), 21–31.
Laili, N. N., & Umam, D. R. (2023). Etika dan Prinsip Syariah dalam Platform Digital. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya.
Nasution, L. Z. (2021). Peran Lembaga Pembiayaan Syariah dalam Mempercepat Pemulihan UMKM di Masa Pandemi. Jurnal Islamic Circle, 2(1), 96
Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Buku Pintar Industri Jasa Keuangan Non Bank Syariah.Jakarta:OJK.
Pebiyanto, F. A. (2022). Pembiayaan Ultra Mikro Perspektif Fatwa DSN-MUI No. 119/DSN-MUI/II/2018 (Studi Pembiayaan Ultra Mikro Pada BMT Al-Mujahidin Pamulang). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Purnama, C., Rahmah, Z. Z., Fatmah, D., Rahmah, M., Hasani, S., Rahmah, Y., Andriani, N., & Karem, N. A. (2024). Evaluasi Dampak Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) terhadap Pertumbuhan dan Pengembangan UMKM di Indonesia. Manajemen: Jurnal Ekonomi USI, 6(2).
Qodriyah, L. (2023). Kontribusi Pembiayaan Ultra Mikro Pegadaian Syariah pada Pengembangan Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Universitas Islam Negeri Saizu.
Rahmadiani, W. A., & Ridwan. (2023). Analisis Pembiayaan Ultra Mikro dalam Peningkatan Kesejahteraan Anggota dalam Perspektif Maqashid Syariah. JEBISKU: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kudus, 2(1). http://jim.ac.id/index.php/JEBISKU/index
Rianinda, T. S., & Shihab, M. R. (2024). Analisis Tantangan Penerapan Extended Enterprise pada Digitalisasi Penyaluran Pembiayaan UMKM: Studi Kasus. Indonesian Journal of Computer Science, 13(3), 4984–4992.
Rofiq, M., & Subekti, A. (2022). Ekonomi Digital & Sistem Keuangan Islam. Surakarta: IAIN Surakarta Press.
Yunistia, A., & Wahidah, W. (2025). Evaluasi Dampak Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah: Studi Empiris. Central Publisher, 3(3). http://centralpublisher.co.id376
Copyright (c) 2025 Marissa Alifta Maulidina, Akhmad Hasan Farroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



