Konsep waliyullah dan karamah dalam perspektif tasawuf klasik

Studi pemikiran imam al-ghazali dan ibnu arabi

Authors

  • Dava Achmad Fahrezi Program Studi Manajemen, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Waliyullah, karamah, classical sufism, al ghazali, ibn arabi

Abstract

Jurnal ini membahas konsep Waliyullah dan karamah dari perspektif klasik melalui studi perbandingan karya dua ulama Sufi terkemuka: Imam Al-Ghazali dan Ibnu Arabi.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan membandingkan karya-karya Al-Ghazali dan Ibnu Arabi mengenai konsep waliyullah dan karamah dalam tasawuf klasik.  Melalui analisis karya-karya utama kedua tokoh tersebut, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif-deskriptif  dengan studi pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memahami Allah sebagai hamba syariah yang melaksanakan ibadah dengan tulus dan melalui proses penyucian jiwa.  Menurut Karamah, hal itu merupakan anugerah Allah, bukan tujuan, dan harus diamati agar tidak menyinggung akidah Sunni. Sebaliknya, Ibnu Arabi menggambarkan wali sebagai visi seorang anak yang telah mencapai pencerahan dan kenyataan, dengan karamah sebagai manifestasi tajalli dalam kerangka wahdatul wujud. Meskipun memiliki perspektif epistemologis yang berbeda Al-Ghazali dengan tasawuf normatif Sunni dan Ibnu Arabi dengan tasawuf falsafi keduanya sepakat bahwa waliyullah adalah sosok mulia yang dekat dengan Allah. Perbandingan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami spiritualitas Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Fahrezi, D. A. (2025). Konsep waliyullah dan karamah dalam perspektif tasawuf klasik: Studi pemikiran imam al-ghazali dan ibnu arabi. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(6), 273–282. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/16131

Issue

Section

Articles