Konsep waliyullah dan karamah dalam perspektif tasawuf klasik
Studi pemikiran imam al-ghazali dan ibnu arabi
Keywords:
Waliyullah, karamah, classical sufism, al ghazali, ibn arabiAbstract
Jurnal ini membahas konsep Waliyullah dan karamah dari perspektif klasik melalui studi perbandingan karya dua ulama Sufi terkemuka: Imam Al-Ghazali dan Ibnu Arabi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan membandingkan karya-karya Al-Ghazali dan Ibnu Arabi mengenai konsep waliyullah dan karamah dalam tasawuf klasik. Melalui analisis karya-karya utama kedua tokoh tersebut, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif-deskriptif dengan studi pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali memahami Allah sebagai hamba syariah yang melaksanakan ibadah dengan tulus dan melalui proses penyucian jiwa. Menurut Karamah, hal itu merupakan anugerah Allah, bukan tujuan, dan harus diamati agar tidak menyinggung akidah Sunni. Sebaliknya, Ibnu Arabi menggambarkan wali sebagai visi seorang anak yang telah mencapai pencerahan dan kenyataan, dengan karamah sebagai manifestasi tajalli dalam kerangka wahdatul wujud. Meskipun memiliki perspektif epistemologis yang berbeda Al-Ghazali dengan tasawuf normatif Sunni dan Ibnu Arabi dengan tasawuf falsafi keduanya sepakat bahwa waliyullah adalah sosok mulia yang dekat dengan Allah. Perbandingan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami spiritualitas Islam.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
