Peran komunikasi antarbudaya dalam membangun kolaborasi bisnis yang harmonis
Keywords:
Intercultural Communication, Business Collaboration, Globalization, Communication Strategy, MulticulturalismAbstract
Komunikasi antarbudaya merupakan elemen penting dalam menjalin kerja sama bisnis yang efektif di tengah lingkungan global yang semakin multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komunikasi antarbudaya berperan dalam membentuk hubungan kerja yang harmonis, tantangan yang muncul dalam interaksi lintas budaya, serta strategi komunikasi yang dapat diterapkan dalam kolaborasi bisnis internasional. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai referensi ilmiah dan dokumen yang relevan.Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan bahasa, nilai, dan persepsi budaya menjadi tantangan utama dalam komunikasi bisnis lintas budaya. Namun, melalui pendekatan komunikasi yang akomodatif dan empatik, hubungan kerja yang efektif dapat dibangun. Pemahaman terhadap komunikasi antarbudaya tidak hanya meningkatkan efektivitas pertukaran informasi, tetapi juga memperkuat rasa saling percaya, toleransi, dan keberlanjutan kerja sama antar pihak yang berbeda latar budaya. Studi ini memberikan kontribusi teoretis sebagai dasar untuk memperkuat praktik komunikasi bisnis dalam lingkungan global yang inklusif dan produktif.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
