Pentingnya Pendidikan kewarganegaraan dalam memperkuat identitas nasional

Authors

  • Wisnu Hadi Wicaksono Program Studi Manajemen, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

civic education, national identity, tradition, globalization, modernity identity politics

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memainkan peranan krusial dalam memperkuat jati diri bangsa, terlebih di era globalisasi dan perkembangan zaman modern. Artikel ini membahas bagaimana PKn dapat membentuk kesadaran nasional melalui pelestarian nilai-nilai tradisional yang berpadu dengan pemahaman akan tantangan global. Berdasarkan telaah berbagai literatur, termasuk karya (Faslah, 2024) repository UIN Malang, dan sejumlah jurnal ilmiah nasional, ditemukan bahwa PKn tidak hanya mendidik warga negara agar taat hukum, tetapi juga mendorong pemahaman akan pentingnya menjaga identitas bangsa di tengah keberagaman. Dalam konteks pendidikan formal, PKn menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai dasar kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui pendekatan pedagogis yang kontekstual dan partisipatif, peserta didik diajak untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting agar siswa mampu bersikap kritis, toleran, dan bertanggung jawab sebagai warga negara yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-19

How to Cite

Hadi Wicaksono, W. (2025). Pentingnya Pendidikan kewarganegaraan dalam memperkuat identitas nasional. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(6), 1544–1548. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/16447

Issue

Section

Articles