pembelajaran interaktif; kedisip Peningkiatan Kedisiplinan dan Partisipasi Aktif Siswa Melalui Pembelajran Interaktif di MTs Masra'atul Ulum

Peningkiatan Kedisiplinan dan Partisipasi Aktif Siswa Melalui Pembelajran Interaktif di MTs Masra'atul Ulum

  • M.Rif'i Darmawan Haris Uin Malang

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of interactive learning in encouraging increased discipline and student activity at MTs Mazra'atul Ulum Paciran. The researcher used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The findings of the study indicate that the interactive learning approach is able to increase student involvement both emotionally, socially, and intellectually during the learning process. Students appear more enthusiastic, show a greater sense of responsibility, and have a higher motivation to learn. Support from the classroom environment—such as neat room layout, availability of reading corners, and displays of student work—also contribute to creating a positive learning atmosphere. However, limitations in technological facilities, especially the lack of devices such as projectors, are obstacles that need to be overcome immediately. Therefore, solid cooperation between teachers, schools, and students is an important key in ensuring the sustainability and effectiveness of the implementation of interactive learning as a whole.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adirinarso, D. (2023). Pengelolaan Kelas Dalam Membina Kedisiplinan Siswa (Studi Kasus Di Sma Negeri 3 Pamekasan). Nucl. Phys., 13(1), 104–116.
Bitu, Y. S., Setiawi, A. P., Bili, F. G., Iriyani, S. A., Patty, N. S., Pgpaud, P. S., Loura, K., Sumba, K., Daya, B., & Timur, N. T. (2024). PEMBELAJARAN INTERAKTIF : MENINGKATKAN KETERLIBATAN DAN PEMAHAMAN SISWA PENDAHULUAN Pembelajaran interaktif merupakan pendekatan yang mengintegrasikan penggunaan teknologi dan metode kolaboratif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar ( Damayanti & Nuzuli , 2023 ; Fauziah & Hadi , 2023 ; Yusuf et al ., 2023 ). Di era digital saat ini , penting bagi pendidik untuk mengeksplorasi berbagai metode yang dapat memotivasi siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran ( Melati , Fayola , et al ., 2023 ; Patty et al ., 2023 ; Welly et al ., 2024 ). Pembelajaran interaktif melibatkan penggunaan berbagai alat dan teknik , termasuk perangkat lunak edukatif , simulasi , diskusi kelompok , dan kegiatan kolaboratif ( Dr . Ir . Anthony Anggrawan , M . T . et dan interaktivitas dapat meningkatkan retensi informasi dan pemahaman konsep ( Aripin & Suryaningsih , 2019 ; Nurhasanah et al ., 2022 ). Visualisasi membantu siswa untuk memahami materi secara lebih konkret , sementara interaktivitas memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran . Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif memiliki potensi untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa ( Johnson , 2016 ; Smith , 2018 ). Ketika siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi , mereka cenderung lebih aktif dalam proses belajar , yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar mereka . Selain itu , pembelajaran interaktif juga dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah melalui kegiatan kolaboratif dan diskusi kelompok . Namun , terdapat kesenjangan dalam literatur terkait penerapan spesifik dari metode ini di tingkat sekolah menengah dan dampaknya terhadap pemahaman siswa . Banyak penelitian yang telah dilakukan di tingkat pendidikan tinggi atau pendidikan dasar , tetapi studi yang fokus pada sekolah menengah masih terbatas . Padahal , masa sekolah menengah adalah periode kritis dalam perkembangan akademik siswa , di mana mereka mulai mempersiapkan diri untuk pendidikan yang lebih tinggi atau masuk ke dunia kerja . Oleh karena itu , penting bagi penelitian di masa depan untuk lebih fokus pada implementasi pembelajaran interaktif di sekolah menengah . Penelitian semacam ini dapat mengeksplorasi bagaimana berbagai alat dan teknik interaktif dapat diterapkan secara efektif di lingkungan sekolah menengah , serta dampaknya terhadap pemahaman dan kinerja akademik siswa…. 5(2), 193–198.
Esther, E., Sopacua, D., & Rahardjo, M. M. (2020). Daftar Isi. 5.
Karimah, N. (2022). MENUMBUHKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMAN 1 LEMPUING JAYA Oleh : Nurul Karimah Prodi : Pendidikan Agama Islam Fakultas : Tarbiyah dan Ilmu Keguruan INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN ) METRO 1444 H / 2022 M. Skripsi.
Nuryati, N. (2023). Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Pendidik Pada Program Pendidikan Guru Penggerak Di Sekolah Dasar. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 20(1), 34–42. https://doi.org/10.54124/jlmp.v20i1.96
Sudiarti, Z. (2009). Efektivitas Strategi Pembelajaran Interaktif. Efektivitas Strategi Pembelajaran Interaktif, 350–353.
Wibowo, N. (2016). Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Pembelajaran Berdasarkan Gaya Belajar Di Smk Negeri 1 Saptosari. Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education), 1(2), 128–139. https://doi.org/10.21831/elinvo.v1i2.10621

PlumX Metrics

Published
2025-09-03
How to Cite
Haris, M. (2025). pembelajaran interaktif; kedisip Peningkiatan Kedisiplinan dan Partisipasi Aktif Siswa Melalui Pembelajran Interaktif di MTs Masra’atul Ulum. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(9), 534-542. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/16657
Section
Articles