Evolusi demokrasi Pancasila
Dari Orde Baru ke era digital
Abstract
Artikel ini membahas evolusi Demokrasi Pancasila di Indonesia dari masa Orde Baru hingga era digital saat ini. Demokrasi Pancasila dipahami sebagai sistem demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan peraturan hukum yang sejalan dengan semangat kebangsaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka dari berbagai sumber ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa demokrasi Pancasila menghadapi tantangan besar di era digital, termasuk penyebaran disinformasi dan polarisasi sosial. Namun, teknologi juga membuka ruang partisipasi politik yang lebih luas, memperkuat nilai gotong royong, dan menjadikan demokrasi lebih inklusif. Diperlukan penguatan pendidikan demokrasi, literasi digital, regulasi media, dan pengakuan hak minoritas agar demokrasi Pancasila dapat terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Downloads
References
Baidlo, T. T. A. (n.d.). Peran Aktivis Iain Jakarta Dalam Gerakan Reformasi 1998. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif HIdayatullah Jakarta.
Dewi, N. K. (2024). Reformasi 1998: Transisi dari Orde Baru ke Era Demokrasi di Indonesia. HISTORIA VITAE, 4(2), 76–90.
Dwiwahyono, H. (2020). Propaganda Orde Baru (1966-1980). Jurnal Propaganda, 120–135.
Fahum UMSU. (2025). Penerapan Pancasila Pada Masa Orde Baru: Kelebihan dan Kelemahan. https://fahum.umsu.ac.id/info/penerapan-pancasila-pada-masa-orde-baru-kelebihan-dan-kelemahannya/
Farchan, Y. (2022). Dinamika Sistem Politik Otoritarianisme Orde Baru. Jurnal Adhikari, 1(3), 152–161.
Faslah, R. (2025). Pancasila sebagai dasar negara dan panduan hidup berbangsa. UIN Malang Press, Malang. https://repository.uin-malang.ac.id/24376/
Lim, M. (2018). Digital Democracy in Indonesia. Jurnal Komunikasi Indonesia, 3(1), 35–50. https://doi.org/10.7454/jki.v3i1.7846
Prasetyo, E. (2022). Pluralisme dan Kebebasan Sipil di Era Orde Baru. Jurnal Hak Asasi Manusia , 8(2), 90-102.
Rahmah, A., & Maharani, Y. (2025). Norma konstitusi sebagai pengendali implisit dalam sistem demokrasi. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(6), 89–95.
Sari, R. (2020). The Evolution of Pancasila Democracy in the Digital Age. Universitas Indonesia.
Slamet, S., Hamdan, A. R. B., & Deraman, A. (2009). E-demokrasi di Indonesia, antara peluang dan hambatan pendekatan fenomenologis. https://repository.uin-malang.ac.id/10741/
Suryawan, S. E. R. F., MM, C., & Ambarwati, R. (2025). Penerapan Pancasila Dalam Kehidupan Bernegara. Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan (PPKn)-XI, 49.
Yaqin, M. Z. N. (2017). Isu-isu ideologis dalam wacana berita politik terkini di media sosial. Research Report. Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang. http://repository.uin-malang.ac.id/3459/
Zulfaqaar, A. (2024). Studi Riwayat Demokrasi Pasca Reformasi. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains Dan Sosial Humaniora, 2(01).
Baidlo, T. T. A. (n.d.). Peran Aktivis Iain Jakarta Dalam Gerakan Reformasi 1998. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif HIdayatullah Jakarta.
Dewi, N. K. (2024). Reformasi 1998: Transisi dari Orde Baru ke Era Demokrasi di Indonesia. HISTORIA VITAE, 4(2), 76–90.
Dwiwahyono, H. (2020). Propaganda Orde Baru (1966-1980). Jurnal Propaganda, 120–135.
Fahum UMSU. (2025). Penerapan Pancasila Pada Masa Orde Baru: Kelebihan dan Kelemahan. https://fahum.umsu.ac.id/info/penerapan-pancasila-pada-masa-orde-baru-kelebihan-dan-kelemahannya/
Farchan, Y. (2022). Dinamika Sistem Politik Otoritarianisme Orde Baru. Jurnal Adhikari, 1(3), 152–161.
Faslah, R. (2025). Pancasila sebagai dasar negara dan panduan hidup berbangsa. UIN Malang Press, Malang. https://repository.uin-malang.ac.id/24376/
Lim, M. (2018). Digital Democracy in Indonesia. Jurnal Komunikasi Indonesia, 3(1), 35–50. https://doi.org/10.7454/jki.v3i1.7846
Prasetyo, E. (2022). Pluralisme dan Kebebasan Sipil di Era Orde Baru. Jurnal Hak Asasi Manusia , 8(2), 90-102.
Rahmah, A., & Maharani, Y. (2025). Norma konstitusi sebagai pengendali implisit dalam sistem demokrasi. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(6), 89–95.
Sari, R. (2020). The Evolution of Pancasila Democracy in the Digital Age. Universitas Indonesia.
Slamet, S., Hamdan, A. R. B., & Deraman, A. (2009). E-demokrasi di Indonesia, antara peluang dan hambatan pendekatan fenomenologis. https://repository.uin-malang.ac.id/10741/
Suryawan, S. E. R. F., MM, C., & Ambarwati, R. (2025). Penerapan Pancasila Dalam Kehidupan Bernegara. Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan (PPKn)-XI, 49.
Yaqin, M. Z. N. (2017). Isu-isu ideologis dalam wacana berita politik terkini di media sosial. Research Report. Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang. http://repository.uin-malang.ac.id/3459/
Zulfaqaar, A. (2024). Studi Riwayat Demokrasi Pasca Reformasi. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains Dan Sosial Humaniora, 2(01).
Copyright (c) 2025 Mukhamad Ikhsan Shobirin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



