Implementasi ideologi pesantren dalam pendidikan mahasantri MSAA UIN Malang

Studi aktivitas pembinaan mahasantri Mabna Ibnu Sina

Authors

  • achmad jeffry al-ghifari Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Pesantren ideology, MSAA, mahasantri education, religious moderation, UIN Malang

Abstract

This study aims to explain the implementation of Islamic boarding school ideology in education at the MSAA UIN Malang, with a focus on the coaching activities at Mabna Ibnu Sina. The background of this study departs from the importance of MSAA (Mahad Sunan Ampel Al aly) as a forum for character education, internalization of religious values, and strengthening religious moderation for new students on the UIN Malang campus. The research method used is quantitative research with a descriptive approach through field studies. The results show that the ideology of Islamic boarding schools is implemented through several aspects of coaching, namely discipline, academic activities (taklim Afkar and taklim Al-Qur'an), worship guidance, spiritual guidance, language learning, and the integration of religious knowledge and science. Values ​​such as religious moderation, religiosity, social cooperation, and independence are the main focus of internalization in the daily lives of Islamic boarding school students. However, the study also found several obstacles, such as the lack of professional teachers, limited facilities, and varying student learning motivations. Thus, the implementation of Islamic boarding school ideology at Ma'had Sunan Ampel Al Aly has proven to contribute significantly to the process of developing students with moderate Islamic insight, morals, and competence in reading and understanding religious values. This development model can serve as a reference for the development of Islamic boarding school education at other PTKIN (Islamic Higher Education Institutions).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdur Rozaq Haqiqi. (2016). Mabna ibnu sina adalah salah satu bagian dari asrama di pusat Ma’had Al-jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sebagai tempat pelaksanaan pengajaran dan pembelajaran bahasa, agama dan Al-Qur’an, Ma’had/asrama menjadi tempat bagi mahasiswa semester satu. http://etheses.uin-malang.ac.id/3731/1/12410145.pdf

Dr. H. Akhmad Muzzaki, MA, Drs. H. Marzuqi, M. A. (2019). Untuk menjadikan seorang anak memiliki karakter atau akhlak yang baik diperlukan pembinaan yang terus menerus dan berkesinambungan Untuk mewujudkan akhlak yang luhur pada diri anak tidaklah mudah, karena menyangkut kebiasaan hidup. Pembinaan akan berhasil. 167–186. https://repository.uin-malang.ac.id/7857/1/7857.pdf

Dr. H. Akhmad Muzzaki, MA, H. Gufron, S.Ag., M. HI Salman Farizi, S. P., & Hidayatullah Hana Putra, S.Si Elvin Nur Habibah, S. . (2020). Di era millenial, keberadaan Ma’had al-Jami’ah di PTKIN menjadi sebuah kebutuhan yang urgen untuk membimbing dan mengatasi problem yang dihadapi mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan ideologi dan karakter. https://repository.uin-malang.ac.id/7854/1/PMU 2020.pdf

Haris Shofiyuddin. (2019). Dengan adanya mahad sunan ampel Al aly, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang harus terus berkomitmen membangun jalan terang penuh hikmah bagi penumbuhan basis intelektual Muslim yang secara ideologi setia bagi bangsa dan negara.

Iva Nichlatul Ulvy. (2014). kurangnya keefektifan mahasantri dan Mu‟allim baik dalam kelas maupun ketidakhadirannya, karena kurang maksimalnya sistem pengontrolan dari pihak ma‟had, kurangnya ihtimam mahasantri terhadap pentingnya mempelajari wahyu Allah, dikarenakan kurangnya motiv. http://etheses.uin-malang.ac.id/39748/1/10110064.pdf

Izzul Muaffa & Ali Nasith. (2022). Kita mengetahui bahwa manusia merupakan makhluk sosial dengan segudang kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi oleh dirinya sendiri, oleh karena itu manusia memerlukan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. 1(3), 296–307. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/dsjpips

Muhammad Fahmi Syafi’uddin, & Nasrulloh. (2025). Ta’lim Al-Qur’an adalah salah satu program wajib bagi mahasantri yang juga menjadi salah satu syarat kelulusan di Mahad. Jurnal IHSAN Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 149–157. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i1.588

Rahmat aziz. (2007). Ulul Albab meyakini adanya kehidupan jasmani dan ruhani, dunia dan akhirat. Kedua dimensi kehidupan tersebut harus memperoleh perhatian yang seimbang dan tidak dibenarkan hanya memprioritaskan salah satunya. 2(1), 307–320. https://repository.uin-malang.ac.id/397/

Sandi Kurniawan. (2023). untuk menciptakan suasana kampus yang berbasis pesantren yang mana seluruh mahasiswa baru diwajibkan untuk menetap di asrama guna mendapatkan pengalaman hidup di pesantren dan pembekalan nilai-nilai keagamaan. http://etheses.uin-malang.ac.id/61853/7/210101220011.pdf

Published

2025-12-31

How to Cite

al-ghifari, achmad jeffry. (2025). Implementasi ideologi pesantren dalam pendidikan mahasantri MSAA UIN Malang : Studi aktivitas pembinaan mahasantri Mabna Ibnu Sina. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(10), 673–682. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/20188

Issue

Section

Articles