Penerapan Teori Kebenaran Filsafat dalam Menerima Informasi
Abstract
Perkembangan teknologi digital mempermudah penyebaran informasi, namun disisi lain meningkatkan risiko beredarnya informasi palsu. Fenomena ini menimbulkan tantangan terhadap kemampuan berpikir kritis masyarakat serta merusak tatanan sosial. Artikel ini membahas penerapan tiga teori kebenaran filsafat korespondensi, koherensi, dan pragmatis sebagai pondasi untuk menilai kebenaran informasi di era digital. Teori korespondensi menekankan kesesuaian informasi dengan fakta objektif, teori koherensi berfokus pada konsistensi dengan pengetahuan yang telah terbukti benar, sedangkan teori pragmatis menilai kebenaran berdasarkan manfaat dan dampak nyata di masyarakat dari suatu informasi. Melalui ketiga teori ini, artikel menunjukkan bahwa proses verifikasi informasi tidak hanya perlu membandingkan dengan fakta dan konsistensi kebenaran, tetapi juga pertimbangan terhadap manfaat sosial yang ditimbulkannya. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital masyarakat dan membantu meminimalkan penyebaran informasi menyesatkan.
Downloads
References
Blummer, & Kenton. (2014). Reducing Patron Information Overload in Academic Libraries. 21(2), 115-135. https://doi.org/10.1080/10691316.2014.906786
Ehsa, In'am, M., Taufiqqurrahman, & Suci, R. (2019). Mass Communication Education For Radio Mosque Managers in Dating Hoax and Radicalism News. 4(2), 107-117. DOI: 10.18860/abj.v4i2.8486
Faradi, & Aziz, A. (2019). Teori-teori Kebenaran dalam Filsafat (Urgensi dan Signifikansinya dalam Upaya Pemberantasan Hoaks). 7(01), 97-114. 10.21274/kontem.2019.7.01.97-114
Marsh, R., Allen, G., & David, M. (2002, May 10). The Correspondence Theory of Truth (Stanford Encyclopedia of Philosophy). Stanford Encyclopedia of Philosophy. Retrieved December 8, 2025, from https://plato.stanford.edu/entries/truth-correspondence/
MSyaiful, P., & MLutfi, M. (2021). Kebenaran Dalam Perspektif Filsafat Serta Aktualisasinya Dalam Men-Screening Berita. 4(1), 78-88.
Pratiwi, D. (2025, 01 02). Penerapan Teori Kebenaran Filsafat dalam Strategi Pemberantasan Hoaks di Era Digital. 3(1), 32-38. 10.55606/sinarkasih.v3i1.454
Pratiwi, D. O. (2025, Desember). Teori Kebenaran Filsafat dalam Strategi Pemberantasan Hoaks di Era Digital. 32-38. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v3i1.454
Ulin Fauziyah. (2020). Tabayyun dan Hukumnya Sebagai Penganggulangan Berita Hoax di Era Digital dalam Perspektif Fiqih. 5(1), 114-125. http://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.p…
Zuntriana, A. (2017). Literasi Informasi dan Media di Era Pasca Kebenaran: Membangun Daya Kritis Publik Melalui Institusi Perpustakaan. 26(1), 11-20. ISSN 0854-2066
Copyright (c) 2026 Nawra Halawatul Ittihad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



