Pentingnya rasa malu dalam etika virtue di kalangan mahasiswa, tinjauan psikologi moral Aristoteles dan perkembangan emosi

  • Inka Putri Rahmawati Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Rasa malu, etika kebajikan, Aristoteles, moral mahasiswa, perkembangan emosi

Abstract

Rasa malu adalah emosi moral yang penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa. Dalam pandangan etika kebajikan Aristoteles, rasa malu dapat membantu seseorang mengenali tindakan yang kurang baik dan mendorongnya untuk berperilaku lebih tepat. Pada masa mahasiswa, emosi ini muncul bersamaan dengan perkembangan moral dan kemampuan refleksi diri yang semakin matang. Artikel ini membahas bagaimana rasa malu berfungsi sebagai pengendali moral, bagaimana pandangan Aristoteles menjelaskan peranannya, serta bagaimana perkembangan emosi mahasiswa mendukung pembentukan karakter yang lebih bertanggung jawab. Melalui pemahaman yang tepat, rasa malu dapat menjadi kekuatan positif yang membantu mahasiswa membangun integritas dan kebajikan dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia Reysa 1, M. S. ameliareysa71@gmail. com1. (2022). Hubungan Harga Diri Dengan Perkembangan Emosional Remaja Kelas 2 SMK PUTRA JAYA SCHOOL BATAM. Zona Psikologi, xx.

Assidiqi, A. H. (2023). IMPLEMENTASI KONSEP PEMIKIRAN ETIKA IBNU MISKAWAIH Ali Hasan Assidiqi 1 Achmad Khudori Soleh 2. 13(September), 25–38. https://repository.uin-malang.ac.id/15867/

Aziz, R., Baharuddin, B., & Sholichatun, Y. (2024). Profiling dan strategi pengembangan kesehatan mental berbasis dual-continua models: Kajian mixed-method pada mahasiswa. https://repository.uin-malang.ac.id/22383/

Fahruddin, M. (2025). Manajemen Pendidikan Karakter Religius: Studi Komparatif Pesantren NU , Muhammadiyah , dan Hidayatullah.

Ghajali Rahman. (2021). KOntribusi Peradaban Islam pada Dunia. Syntax Transformation, 2(10).

Kardiawan, I. K. H., Widiana, I. W., & Ratnaya, I. G. (2023). Evaluasi Penerapan Kebijakan Program Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi dengan Model CIPP. 4(2), 256–265.

Mata, M., Pendidikan, K., Muharam, R. S., & Prasetyo, D. (2022). Penguatan Nilai Karakter Pendidikan Antikorupsi. 8, 59–69.

Mujtahid. (2016). Model Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Terintegrasi Dalam Perkuliahan Pada Jurusan PAI-FITK UIN. 17(2), 230–252. https://repository.uin-malang.ac.id/1328/

Mu’minin, A. (2025). Makna Tekstual Dan Kontekstual HadisnTentag Malu.

Pusvitasari2, H. Y. dan P. (2021). Hubungan Sikap Asertif Dan Rasa Malu Terhadap Perilaku Anti Korupsi Pada Remaja. Sains Sosio Humaniora, 5, 766–777.

Sonika. (2020). Pendidikan Karakter Berbasis Humanis Mahasiswa STAB Maitreyawira Pekanbaru. Maitreyawira, 1(November), 39–49.

Widiastuti, I. (2024). PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DI PERGURUAN TINGGI. Social Sciences Journal (SSJ), 2(4), 133–140.

PlumX Metrics

Published
2025-12-31
How to Cite
Rahmawati, I. (2025). Pentingnya rasa malu dalam etika virtue di kalangan mahasiswa, tinjauan psikologi moral Aristoteles dan perkembangan emosi. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(2), 665-672. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/21048
Section
Articles