Pentingnya rasa malu dalam etika virtue di kalangan mahasiswa, tinjauan psikologi moral Aristoteles dan perkembangan emosi
Keywords:
Rasa malu, etika kebajikan, Aristoteles, moral mahasiswa, perkembangan emosiAbstract
Rasa malu adalah emosi moral yang penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa. Dalam pandangan etika kebajikan Aristoteles, rasa malu dapat membantu seseorang mengenali tindakan yang kurang baik dan mendorongnya untuk berperilaku lebih tepat. Pada masa mahasiswa, emosi ini muncul bersamaan dengan perkembangan moral dan kemampuan refleksi diri yang semakin matang. Artikel ini membahas bagaimana rasa malu berfungsi sebagai pengendali moral, bagaimana pandangan Aristoteles menjelaskan peranannya, serta bagaimana perkembangan emosi mahasiswa mendukung pembentukan karakter yang lebih bertanggung jawab. Melalui pemahaman yang tepat, rasa malu dapat menjadi kekuatan positif yang membantu mahasiswa membangun integritas dan kebajikan dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
