Relevansi Etika Ilmiah Sebagai Landasan Kejujuran Dalam Penelitian di Era Digital

  • INES KURNIA NASTITI UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
  • IMELDA NIKE KUSUMA PUTRI
  • SALSABILA ZAKIA NUR HABIBAH
  • LAURA HANANDA RAMADHANI

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to scientific research practices, from data collection and information processing to the publication of findings. While these advances offer convenience and efficiency, the digital era also opens up opportunities for ethical violations, such as plagiarism, data manipulation, fabrication of findings, and the dissemination of unverified scientific information. In this context, scientific ethics has become increasingly relevant as a primary foundation for researcher honesty, integrity, and accountability. Scientific ethics is not only concerned with compliance with formal regulations but also emphasizes the moral responsibility of researchers to produce scientific work that is trustworthy and beneficial to society. With the availability of various digital-based tools such as plagiarism detection applications, automated data analysis tools, and online publication platforms, researchers are required to have a higher ethical awareness to avoid being trapped in dishonest research practices, whether intentional or unintentional. This article discusses the urgency of implementing scientific ethics in facing the challenges of the digital era and emphasizes the importance of strengthening research ethics education for students, academics, and practitioners. By consistently understanding and emphasizing the principles of scientific ethics, research honesty can be continuously maintained, so that research results remain valid and make a real contribution to the development of science in this modern era.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alika Nasywa. (2024). Implementasi Kebijakan Anti Plagiarisme dan Etika Penulisan Ilmiah di Lingkungan Akademik Indonesia. https://doi.org/10.5281/ZENODO.12586873

Hidayati, Z. R., Jailani, S., & Risnita. (2025). Analisis Prinsip Etika Penelitian sebagai Landasan Moral dalam Karya Ilmiah: Perspektif Etika Akademik di Perguruan Tinggi Indonesia. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 4(3), 541–550. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.196

Wahidmurni.(2024), Merumuskan bagian Metode Penelitian Ilmiah, Malang; Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Yumesri, Y., Risnita, Sudur, & Asrulla. (2024). Etika dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 63–69.

Hasan Assidiqi, A., & Khudori Soleh, A. (2023). Implementasi Konsep Pemikiran Etika Ibnu Miskawah. Hikmah Jurnal Studi Keislaman, 13(2). https://doi.org/10.3153/nzh.v2i1.189

Penulis, T., Hidayat, :, Badruzaman, I., Maulana, M. R., Fauzi, W. A., Gustiani, N., & Haryadi, I. A. (n.d.). Metode Penelitian dan Etika Ilmiah.

www.freepik.com

Hartono, M. O., & Aprison, W. (n.d.). Etika dan Integritas Akademik di Era Digital: Tantangan dan Solusi bagi Perguruan Tinggi Islam.

Pragiarisme menjadi masalah serius didunia akademik(Saidin and M.Syahran Jailani 2023)

Hartono, Muhammad Okeh, and Wedra Aprison. 2024. “Etika Dan Integritas Akademik Di Era Digital: Tantangan Dan Solusi Bagi Perguruan Tinggi Islam .” Jurnal Pendidikan Tambusai 2(3): 42965–74.

Saidin, and M.Syahran Jailani. 2023. “Memahami+Etika+Dalam+Penelitian+Ilmiah.” Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora 1: 1–6.

https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/51/28.

Studi menunjukkan tingginya angka plagiarisme di kalangan mahasiswa(Saidin and M.Syahran Jailani 2023)Hartono, Muhammad Okeh, and Wedra Aprison. 2024. “Etika Dan Integritas Akademik Di Era Digital: Tantangan Dan Solusi Bagi Perguruan Tinggi Islam .” Jurnal Pendidikan Tambusai 2(3): 42965–74.

Saidin, and M.Syahran Jailani. 2023. “Memahami+Etika+Dalam+Penelitian+Ilmiah.” Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora 1: 1–6.

https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/51/28.

Kemudahan menyalin informasi dari internet menjadi faktor pendorong

plagiarisme, terutama bagi mahasiswa yang memiliki kesibukan di luar perkuliahan.(Hartono and Aprison 2024)Hartono, Muhammad Okeh, and Wedra Aprison. 2024. “Etika Dan Integritas Akademik Di Era Digital: Tantangan Dan Solusi Bagi Perguruan Tinggi Islam .” Jurnal Pendidikan Tambusai 2(3): 42965–74.

Saidin, and M.Syahran Jailani. 2023. “Memahami+Etika+Dalam+Penelitian+Ilmiah.” Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora 1: 1–6.

https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/51/28.

PlumX Metrics

Published
2026-01-22
How to Cite
NASTITI, I., PUTRI, I., HABIBAH, S., & RAMADHANI, L. (2026). Relevansi Etika Ilmiah Sebagai Landasan Kejujuran Dalam Penelitian di Era Digital. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(4). Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/21180
Section
Articles