Fikih munakahah dalam kerangka negara hukum: antara hak privat dan kepentingan publik
Abstract
Studi ini mengeksplorasi interaksi dinamis antara norma-norma fiqh munakahah —yurisprudensi Islam tentang perkawinan—dan kerangka hukum negara modern. Fokus utamanya adalah upaya untuk menyeimbangkan ranah privat perkawinan, termasuk kebebasan memilih pasangan, kesepakatan tentang mahar, otonomi rumah tangga, dan penyelesaian sengketa internal, dengan kepentingan publik yang dilindungi melalui intervensi negara. Regulasi hukum seperti pendaftaran perkawinan wajib, persyaratan usia minimum, pengendalian poligami, dan kewajiban untuk menempuh prosedur pengadilan untuk perceraian menunjukkan transformasi prinsip-prinsip fiqh klasik menjadi mekanisme hukum yang sistematis dan dapat ditegakkan. Temuan menunjukkan hubungan sinergis di mana fiqh memberikan landasan etika dan moral, sementara hukum negara memastikan kepastian hukum, mekanisme penegakan hukum, dan perlindungan hak-hak fundamental, khususnya bagi perempuan.
Downloads
References
Abu Zahrah, M. (1957). Al-Ahwal al-Syakhshiyyah. Dar al-Fikr al-‘Arabi.
Al-Qaradawi, Y. (1997). iqh al-Daulah fi al-Islam. Dar al-Syuruq.
Al-Zuhaili, W. (n.d.). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Dar al-Fikr.
Al-Zuhaili, W. (2019). Fikih Munakahat},. Amzah.
Az-zahra, M. (2025). Studi Fiqih Hubungan antara Fiqih dan Hukum Positif di Indonesia. mailto:Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3, 471–477.
Karisma, N., & Kamelia, I. (2025). Keabsahan pernikahan siri dalam perspektif hukum keluarga islam dan perundangan di indonesia. 3, 506–509. mailto:https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/download/14548/4697/
Nur, S.; Mudar, A. N.; Hamdiyah, H.; Munawar, S.; Priyanto, P. (2025). Harmonisasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan di Indonesia: Kajian Terhadap Usia Minimal Perkawinan. Jurnal Al‑Mizan, 12(1), 35–51.
Nuruddin, Muhammad; Rahman, F. (2020). State Regulation of Divorce: Preventing Unilateral Ṭalāq and Protecting Women’s Rights. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 44(1), 85–100.
Ramadhania, B. A. S. (2025). Pancasila sebagai identitas Bangsa Indonesia: Penerapan Nilai Pancasila dalam menghadapi krisis identitas nasional masyarakat Indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(2), 194–198. mailto:https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij?utm_source=
Syarifuddin, A. (2006). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. kencana.
Copyright (c) 2026 Dhuroruddin Mubarok Riwal Mubarok Riwal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



