Campur kode sebagai strategi komunikasi santai
Kajian sosiolinguistik
Kata Kunci:
Pemisahan bahasa, sosiolinguistik, strategi, komunikasi santai, campur kodeAbstrak
Fenomena pemisahan bahasa adalah salah satu karakteristik bahasa yang sering muncul dalam interaksi masyarakat yang memiliki dua bahasa, terutama dalam komunikasi sehari-hari. Pemisahan bahasa terjadi ketika individu menyisipkan elemen dari bahasa lain ke dalam bahasa utama yang sedang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bentuk dan fungsi pemisahan bahasa sebagai strategi komunikasi santai dalam kalimat "Guys jangan lupa deadline tugas nanti malam". Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh berupa unit bahasa yang mengandung elemen pemisahan dari bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Proses analisis data dilakukan dengan pendekatan sosiolinguistik, dengan mengacu pada teori pemisahan bahasa yang diusulkan oleh Muysken. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalimat ini mengandung jenis pemisahan bahasa berupa penyisipan, yaitu penambahan elemen leksikal bahasa Inggris seperti "guys" dan "deadline" ke dalam struktur kalimat bahasa Indonesia. Penggunaan pemisahan bahasa dalam konteks ini berfungsi sebagai strategi komunikasi santai untuk menciptakan nuansa akrab, santai, dan efektif dalam menyampaikan informasi, khususnya dalam interaksi di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, pemisahan bahasa tidak hanya mencerminkan kemampuan bilingual penutur, tetapi juga berfungsi sebagai cara untuk menyesuaikan pembicaraan dengan situasi sosial tertentu.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
