Optimalisasi tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan kesehatan dan kemandirian masyarakat

  • Khilyatul Badi'ah Program Studi Kimia, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: TOGA (family medicinal plants), optimalitation, public health, empowerment, herbal medicine

Abstract

Family Medicinal Plants (TOGA) are a form of natural resource utilization that plays a role in supporting community health independence. TOGA can be used as an alternative traditional medicine for minor illnesses as well as a means of family health education. In addition, the development of TOGA plants contributes to household economic empowerment through the processing of herbal products with commercial value. This article aims to examine the role of TOGA plants in improving public health and strategies for their optimization. The method used is a literature study from scientific journals on official guidelines. The results of the study show that TOGA plants are effective in supporting promotive and preventive health efforts, but their implementation is still hampered by low public literacy and a lack of guidance. Continuous education is needed for TOGA plant programs to run optimally. With the support of various parties, TOGA plant programs are expected to become a sustainable solution in improving the health and welfare of families.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, E. N. (2022). Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengolahan tanaman obat keluarga (toga) menjadi produk minuman. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 1–7. https://repository.uin-malang.ac.id/10219/

Judijanto, L., Puspitasari, I., Laksono, R. D., Sardaniah, S., Fadhilah, L., Anwar, T., Widiarta, M. B. O., Sujati, N. K., Triyadi, A., & Lestari, R. D. (2024). Pelayanan Kesehatan Tradisional. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Munthe, S., Purba, D. T., Hasibuan, N. A., Aritonang, J. A. W., & Ginting, O. A. (2025). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Mandiri Masyarakat Desa Purwodadi. Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 227–240.

Mutiah, R., & Hayati, E. K. (2016). Pemberdayaan dan pemahaman masyarakat terhadap tanaman obat keluarga di Masjid Nurul Khasanah Dusun Sumber Mulyo Desa Madirejo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. https://repository.uin-malang.ac.id/2042/

Nurcahyo, E., Azhara, W., Keken, K., Pangibi, A. A., & Goy, A. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Kelurahan Saragi, Kabupaten Buton. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 120–125.

Organization, W. H. (2013). WHO traditional medicine strategy: 2014-2023. World Health Organization.

Rukmana, H. R., & Yudirachaman, H. H. (2024). Farm Bigbook: Budi Daya Dan Pascapanen Tanaman Obat Unggulan. Penerbit Andi.

Sulistyowati, S. N. (2024). Optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk penanaman tanaman obat keluarga. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 92–98.

Suyono, S., Suheriyanto, D., Wahyudi, D., Prahardika, B. A., & Hasyim, M. A. (2022). Produksi bibit tanaman unggul dengan teknik sambung dan tempel di SMK Cendika Bangsa Kepanjen Kabupaten Malang. http://repository.uin-malang.ac.id/16254/

Wijayanti, T., Hindun, N., & Prasmala, E. R. (2023). Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pekarangan Taman Dasawisma RT 37 Perumahan Green View Regency Malang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 3(3), 131–141.

PlumX Metrics

Published
2026-03-09
How to Cite
Badi’ah, K. (2026). Optimalisasi tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan kesehatan dan kemandirian masyarakat. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(3), 281-285. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/24993
Section
Articles