Mendekonstruksi bias dalam kurikulum

Menuju pendidikan yang inklusif dan beragam

  • Zahwah Fazat Minnataka Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Curriculum deconstruction, inclusive education, 3t regions, adaptive management, equality

Abstract

The national curriculum often carries hidden biases that ignore sociogeographic diversity, particularly in the 3T (Frontier, Outermost, and Disadvantaged) regions. This article aims to explore the importance of deconstructing curriculum bias towards an inclusive education system. Using a literature review method, this study finds that the core of deconstruction is dismantling the rigid, uniform mindset that imposes big city standards on areas with limited infrastructure. The findings indicate that management unpreparedness and a lack of bureaucratic honesty in curriculum transition have fueled academic apathy among students. As a solution, the concept of adaptive curriculum management is proposed, which grants autonomy to regions to modify learning methods based on local potential without abandoning the core of national achievements. This reconstrutions is crucial for fostering a sense of ownership and equal rights for all children in the Indonesian education system.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andini, L. F., & Bashith, A. (2025). Perubahan kurikulum dan dampak pergantian kurikulum13 (K13) ke kurikulum merdeka. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 388–395. https://repository.uin-malang.ac.id/24589/

Fazira, W., Batubara, W. A., & Siregar, A. S. (2003). No Title. Integrasi Pendidikan Multikultural Dalam Sistem Pendidikan Nasional: Strategi Membangun Masyarakat Inklusif Dan Toleran.

Hamzah, E., Gaffar, A., & Kurniawan, T. (2024). Peran manajemen sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif 1. 1, 26–35.

Handayani, L., Samosir, E. N., Sutono, Riana, D., Turan, S. I., & Dwiyono, Y. (2024). No Title. Peran Kepemimpinan Pendidikan Dalam Mengintegrasikan Teknologi Berbasis Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar Negeri 1Lisa.

Khoerotunnisa, N., Qolbi, T., Kurniawan, A. A., Salsabila, A., Ilmu, F., & Muhammadiyah, U. (2025). Pemerataan yang Tidak Merata: Infrastruktur dan Kesenjangan Sosial Pemicu Krisis Nasionalisme. 01(03), 552–560.

Lisabe, C. (2025). No Title. Meningkatan Mutu Pendidikan Melalui Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah.

Mustofa, S. (2016). Kualitas pendidikan nasional & full day school program. https://repository.uin-malang.ac.id/9015/

Nugraha, M. G., Hady, M. S., Basith, A., Negeri, I., Malik, M., & Malang, I. (2025). Implementasi The Hidden Curriculum dalam Pembentukan Akhlak Siswa di MA Muallimat Kota Malang. 8, 7108–7115.

Rofiq, A. (2014). Tidak ada diskriminasi dalam ibadah. https://repository.uin-malang.ac.id/6348/

Sapriadi, N. R., Unir, U. U., Mardhiah, & Baharuddin. (2025). No Title. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Melalui Kepemimpinan Partisipatif Kepala Sekolah Di Smpn 3 Bissappu.

Setyawan, A., Khotimah, D. K., & Febri, W. A. (2025). Dampak Kesenjangan Digital Terhadap Pemerataan Akses dan Kualitas Pendidikan di Daerah 3T ( Terdepan , Terluar , Tertinggal ) Indonesia. 03(04), 1378–1386.

Simanjuntak, A., Pasaribu, S. A., Hutabarat, S. L., & Lasrotua, S. (2025). Dampak Perubahan Kurikulum Berkelanjutan terhadap Pembelajaran di Sekolah Dasar The Impact of Continuous Curriculum Change on Learning in Elementary Schools. 10521–10529.

Solichin, M. (2015). No Title. Implementasi Kebijakan Pendidikan Dan Peran Birokrasi Mujianto.

Umagap, S., Salamor, L., & Gaite, T. (2022). Hidden Kuriculum ( Kurikulum Tersembunyi ) Sebagai Wujud Pendidikan Karakter ( Studi pada SMK Al-Wathan Ambon ). 6(2), 5329–5334.

PlumX Metrics

Published
2026-03-10
How to Cite
Minnataka, Z. (2026). Mendekonstruksi bias dalam kurikulum. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(3), 320-325. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/25204
Section
Articles