Hambatan dan solusi pelaksanaan sita eksekutorial dalam perkara waris di Indonesia

  • adibah alya aktafina Program Studi Hukum Tata Negara, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Executorial seizure, inheritance law, obstacles, implementation solutions, legal certainty

Abstract

The implementation of executorial seizure in inheritance cases in Indonesia is a crucial stage in realizing a legally binding court decision. This study aims to analyze obstacles and formulate solutions in the implementation of executorial seizure of inherited assets. The method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach. The study results indicate that obstacles to executorial seizure encompass both juridical and non-juridical aspects. Legally, obstacles include resistance from the executing party (partij verzet), resistance from a third party (derden verzet), unclear status of the object of execution, non-compliance with court decisions, and judicial review efforts. Non-juridical obstacles include social and emotional conflicts between heirs, which delay the execution process. Resolution is achieved through legal procedural resistance mechanisms, postponement of execution, re-examination of the seized object, and a judge's decision on the filed resistance. Once the obstacles are resolved, the execution is carried out under court supervision to ensure order and legal certainty. Thus, the success of an executory seizure in an inheritance case is determined by the clarity of the legal object, the compliance of the parties, and the effectiveness of the court's role in managing the conflict.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afnash, N. laila. (n.d.). Tidak Ada Jaminan Eksekusi Putusan Perkara Perdata Berjalan Efektif. Magisteroflaw.Univpancasila.

Agama, D. I. P. (n.d.). Eksekusi dalam Pembagian Harta Bersama di Pengadilan Agama Oleh: Yufi Wiyos Rini Masykuroh.

Alhamid, H. (n.d.). Manajemen Konflik Dalam Keluarga. Namlea Go.Id.

Ar-rasheed, M., Akbar, F. R., Aulia, S., Yunian, P., Dalimunthe, O. P., Desi, D., Tarina, Y., Hukum, F., Waris, H., & Harta, P. (2025). Analisis Hukum Terhadap Penggelapan Harta Waris Yang Terjadi Antara Ibu dan Anak di NTB: Studi Kasus Putusan No. 1264/Pdt.G/2020/PA.PRA. 13(2).

Bachri, S. (2022). Perbandingan penerapan konsep kalalah dalam pemikiran hukum waris Islam. At-Turāṡ: Jurnal Studi Keislaman, 9(1), 122–141. https://repository.uin-malang.ac.id/11231/

BPK RI. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung.

Darmawan, Y., & Haris, A. (2023). Pembagian waris masyarakat adat Bima perspektif Munawir Sjadzali. Sakina: Journal of Family Studies, 7(3), 326–334. https://repository.uin-malang.ac.id/16209/

Dharma, R. (2024). Kekuatan Hukum Eksekutorial Terhadap Benda yang tidak Dilekatkan Sita Jaminan (Conservatoir Beslag) Berkenaan Dengan Eksekusi Putusan (Studi Putusan nomor 37/Pdt.G/2020/PN.Tjk dan 21/Pdt.Eks.PTS/2020/PN.Tjk).

Imam Samodra, M., & Wahyuning Retno Mumpuni, N. (2025). Analisis Sita Jaminan Dalam Sengketa Waris dan Penyelesaiannya (Studi Putusan Nomor 0219/PDT.G/2024/PA.KLT). Jurnal Hukum Lex Generalis., 6(6).

Kemenkeu", “Direktorat Jenderal Kekayaan Negara” atau "DJKN. (n.d.). Proses Beracara Perkara Perdata. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan RI.

Kepaniteraan.mahkamahagung. (1849). Reglement Acara Perdata (Reglement op de Rechtsvordering). 48.

Maria, M., & Setlight, M. (2020). Suatu Tinjauan Tentang Perlawanan (Verzet) Dalam Perkara Perdata. VIII (4), 143–151.

Nursobah, A. (n.d.). Prosedur Penanganan Perkara Peninjauan Kembali Putusan Pengadilan Yang Telah Memperoleh Kekuatan Hukum Tetap. Kepanitraan Mahkamah Agung.

Okta Pradini, Y. (2024). Tantangan Pelaksanaan Sita Jaminan dalam Praktik Peradilan di Indonesia Serta Perlindungan Hukum Bagi Kreditur. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 1(4).

Pramudana, Y. (n.d.). Mengenal Sekilas Verzet, Derden Verzet, dan Partij Verzet. MariNews - Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Prayitno, H. (n.d.). Ketidakjelasan Objek Eksekusi Lelang, Dr.F.M.Valentina Lakukan Perlawanan demi Rasa Keadilan. LIPAN RI.

Putri Rahayu, E., Suswoto, & Fatriah, G. (2025). Urgensi dan Tantangan Conservatoir Beslag Sebagai Jaminan Pelaksanaan Putusan Pengadilan yang Telah Memiliki Kekuatan Hukum Tetap. Jurnal Sosial Dan Sains, 5(12).

Rekno, W. (2014). Implikasi putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap terhadap kepastian hukum pendaftaran tanah di kantor pertanahan kabupaten sleman.

Retnaningsih, S. (2024). Pertimbangan Hukum dalam Perkara Bantahan (Derden Verzet) atas Sengketa Tanah Menurut Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018. (6), 78–97.

Salsiah, L., & Dewi Sartika Saimima, I. (2024). Problematika Konflik Mewaris Di Indonesia. JURNAL HUKUM SASANA, 10(1). https://doi.org/10.31599/sasana.v10i1.1924

Sembiring, T. B., Alya, Z., Grace, S., & Sianturi, I. (2026). Perselisihan Keluarga Akibat Pembagian Warisan Keluarga.

Septiani, A. (2026). Analisis Hambatan Pelaksanaan Eksekusi Putusan Hakim Perdata dan Upaya Penyelesaiannya di Indonesia. Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(6). https://doi.org/10.6679/ns10hr64

Sholehudin, M., Sidi, A., Wahyu, R., Asma, K., Nahdia, N., Irwanto, I., Sri, R., & Achmad, S. (2024). Hukum Acara Perdata. https://repository.uin-malang.ac.id/22620/

Sungailiat, P. N. (2025). Proses Acara Perkara Perdata. Pengadilan Negeri Sungailiat, Bangka.

Tegas.Co. (n.d.). Derden Verzet, Pengganjal Putusan Pengadilan Eksekusi Tanah Warga. Tegas. Co.

Wibowo, E. (n.d.). Partij verzet.

PlumX Metrics

Published
2026-05-04
How to Cite
aktafina, adibah. (2026). Hambatan dan solusi pelaksanaan sita eksekutorial dalam perkara waris di Indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(6), 187-196. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/25699
Section
Articles