Geopolitik Indonesia sebagai negara maritim dalam menjaga keamanan laut

  • Ahmad rafi rafiuddin Progam Studi Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Geopolitics, maritime state, maritime security, archipelago insight, Indonesia

Abstract

Indonesia’s geopolitics as a maritime state constitutes a crucial strategic aspect in maintaining national sovereignty and security. As the world’s largest archipelagic country, Indonesia is geographically positioned between Asia and Australia, and lies between the Indian Ocean and the Pacific Ocean, making it a vital route for international trade and shipping. This study aims to analyze Indonesia’s geopolitical concept based on Wawasan Nusantara, identify maritime security threats and challenges, and examine strategies and policies implemented to maintain stability in its territorial waters. This research employs a qualitative approach using literature review from various academic and policy sources. The findings indicate that Indonesia faces multiple maritime threats, including illegal fishing, smuggling, human trafficking, and violations of maritime boundaries. To address these challenges, the government has strengthened the roles of Indonesian Navy and Indonesian Maritime Security Agency, while also adhering to international legal frameworks such as the United Nations Convention on the Law of the Sea. Additional strategies include enhancing international cooperation, modernizing defense equipment, and utilizing maritime surveillance technology. Therefore, strengthening Indonesia’s maritime geopolitics requires an integrated and sustainable approach to safeguard sovereignty, security, and national prosperity.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akmaliza, A., et al. (2022). Geopolitik Indonesia. Jurnal Riset Pendidikan dan Pengajaran, 1(2), 92–109. https://doi.org/10.55047/jrpp.v1i2.217

Amaliya Nadhifah. (2025). Tata kelola kedaulatan laut Indonesia sebagai negara maritim. Maliki Interdisciplinary Journal, 3, 307–311.

Amin, S. (2022). Modul geografi regional [Unpublished teaching module]. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial/Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. https://repository.uin-malang.ac.id/13154/

Fathullah, A. N., Rahmi, D. F., & Ghonia, N. (2025). Peran Indonesia dalam implementasi hukum internasional untuk melindungi kepentingan nasional di wilayah pesisir: Analisis terhadap pengaruh dan kontribusi UNCLOS. Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. https://journal.uii.ac.id/psha/article/view/42283

Farhan, M. (2025). Implementasi United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) dalam pengaturan lalu lintas kapal asing di wilayah perairan Indonesia. UNES Law Review, 8(1), 29–40. https://doi.org/10.31933/unesrev.v8i1.2447

Faslah, R. (2024). Identitas nasional, geostrategi, dan geopolitik: Membangun keberlanjutan dan kedaulatan. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup. https://repository.uin-malang.ac.id/20872/

Gunarya, A. L. (2025). Strategi geopolitik Indonesia dalam mewujudkan poros maritim dunia. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3, 762–770. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Nashir, A. K. (2024). Kepentingan dan posisi strategis Indonesia dalam peta geopolitik Indo-Pasifik. Intermestic: Journal of International Studies, 8(2), 636–655. https://doi.org/10.24198/intermestic.v8n2.12

Prakoso, L. Y., et al. (2023). Kebijakan poros maritim dunia dihadapkan dengan Undang-Undang No. 32 Tahun 2014 dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(8), 3305

Ramdhan, M. (2024). Teknologi geospasial pesisir dan kelautan. ResearchGate.

Ray Muhammad Fazri. (2025). Geopolitik dalam membangun ketahanan nasional Indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal, 3, 1480–1486.

Sartika, & Burhanuddin, A. (2023). Perdagangan manusia (human trafficking) transnasional sebagai ancaman keamanan maritim di Selat Malaka. Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial, 1(4), 101–112. https://doi.org/10.51903/hakim.v1i4.1448

Sochfan, A., Darma, A. B., Santoso, W., Achnaf, M., & Herman, J. (2025). Pertahanan laut dan kedaulatan maritim: Strategi Indonesia dalam merespons pelanggaran wilayah di Laut Natuna Utara. Saintara: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim, 9(2), 218–231. https://doi.org/10.52475/saintara.v9i2.441

Yani, Y. M., & Montratama, I. (2015). Indonesia sebagai poros maritim dunia: Suatu tinjauan geopolitik. Jurnal Pertahanan, 5(2), 25

Yudhiya, A. W. (2025). Peran geopolitik Indonesia dalam memperkuat kebijakan pertahanan dan diplomasi untuk menghadapi tantangan global. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(June), 2063–2073. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Zuhroh, N., Rahmaniah, A., Nulinnaja, R., & Achmad, I. L. R. (2024). Model implementasi moderasi beragama di daerah berbatasan sebagai upaya memperkuat patriotisme dan ketahanan nasional gen z (Research report). LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. https://repository.uin-malang.ac.id/22535/

PlumX Metrics

Published
2026-05-22
How to Cite
rafiuddin, A. (2026). Geopolitik Indonesia sebagai negara maritim dalam menjaga keamanan laut. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(6), 1069-1076. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/25899
Section
Articles