Mediasi sengketa perbankan syariah dalam prespektif fiqh muamalah dan hukum positif

  • widiyarani noviyanti universitas Islam negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Abstract

Mediation in Islamic banking disputes faces a major challenge: Islamic jurisprudence (fiqh muamalah) emphasizes peaceful resolution through deliberation and substantive justice, while Indonesian positive law tends to prioritize litigation in religious or Islamic commercial courts. This study analyzes how to integrate these two approaches to strengthen mediation as the primary dispute resolution method. Applying normative and comparative legal methods, the study examines Islamic values ​​such as sulh alongside Indonesian regulations regarding arbitration and other dispute resolution methods. The results indicate that integrating the principle of islah from Islamic law with Law No. 30 of 1999 can substantially improve the effectiveness of the mediation process, with a success rate of up to 80%. In conclusion, harmonizing Islamic jurisprudence and national law can improve the Islamic justice system by prioritizing mediation as a fairer and more efficient solution.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Assail, M. A., Hasan, A. F., Syariah, H. E., Islam, U., Maulana, N., Ibrahim, M., & Syariah, H. E. (2025). Tanggung jawab lembaga keuangan terhadap pinjam nama menurut pasal 1873 KUH perdata. 3, 106–114.

Effendy, M. (2024). Dinamika penyelesaian sengketa perdata : Sebuah analisis komparatif antara litigasi , mediasi , dan arbitrase. 2(6), 706–715.

Haddade, A. W. (2019). Konsep Al-Ishlah dalam Al-Qur-An. Jurnal Tafsere, 4(1).

Ichsan, N. (2015). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah di Indonesia. AHKAM: Jurnal Ilmu Syariah, 15(2).

Karimah, R. (2024). Konsep Shulh Sebagai Alternatif dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Equality: Journal of Islamic Law (EJIL), 2(1), 1–10.

Nurfadillah, N., Nabila, A., Risnah, R., & Wahid, S. K. (2025). Sengketa Perbankan Syariah: Inovasi Dan Tantangan. Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies, 1(2), 93–103.

Pamungkas, S. H. (2018). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah Melalui Pengadilan Agama Menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah. Jurnal de Jure, 10(1).

Prinsip dan Konsep Dasar Perbankan Syariah. (n.d.). Otoritas Jasa Keuangan.

Rahman, A., Hasan, A., & Mariani, M. (2026). Penyelesaian Sengketa Pada Perbankan Syariah: Litigasi dan Non-Litigasi. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 4(1), 254–263.

Rahmawati, E. S. (2016). Implikasi Mediasi Bagi Para Pihak yang Berperkara di Pengadilan Agama Malang. 8(1), 1–14. https://repository.uin-malang.ac.id/1302/

Rohimah, Wasilatur, Budianto, Eka Wahyu Hestya and Dewi, N. D. T. (2023). JEMPER ( Jurnal Ekonomi Manajemen Perbankan ). 30–44. https://repository.uin-malang.ac.id/15322/

Sahlan Roy Matua Hasibuan1 dan Ramadhita2. (2006). Nilai Keadilan Sebagai Landasan Putusan Sengketa Wanprestasi: Studi Putusan Nomor 5/Ptd.Sus-BPSK/2017/PN. Lmj. https://repository.uin-malang.ac.id/12762/

Saleh, M. (2018). Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah di Luar Pengadilan (Studi Kasus BPRS Bhakti Sumekar). Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah, 2(2).

Salmiah, S. (2021). Penyelesaian Sengketa Pembiayaan Macet di PT. Bank mega syariah Melalui Pengadilan Agama (Studi Kasus Putusan No. 142/Pdt. G/2015/PA. Mdn). Jurnal Hukum Dan Kemasyarakatan Al-Hikmah, 2(1).

Yasin, H., Quds, A., Ismayanti, S. A., Izudin, M. A., & Widiantini, N. (2025). FIQIH LEMBAGA PERBANKAN SYARIAH. 56, 1334–1341.

Zahro, A., Fitriani, I. L., Sa, L., Syariah, A., Syariah, B. V., & Mega, B. (2024). Analisis perbandingan rencana strategi pada Bank Digital Syariah di Indonesia. 2(4), 283–297.

Zefri, S. (n.d.). Karakteristik Mediasi dalam Sengketa di Bidang Perbankan Syariah.

PlumX Metrics

Published
2026-05-18
How to Cite
noviyanti, widiyarani. (2026). Mediasi sengketa perbankan syariah dalam prespektif fiqh muamalah dan hukum positif. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(6), 2166-2176. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/26040
Section
Articles