Identitas nasional dan nasionalisme kritis
Kajian terhadap kesadaran kolektif generasi z
Keywords:
National identity, critical nationalism, generation Z, collective awareness, digital globalizationAbstract
Globalisasi dan perkembangan teknologi digital membawa tantangan sekaligus peluang bagi pembentukan identitas nasional dan nasionalisme kritis Generasi Z. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis identitas nasional, nasionalisme kritis, serta kesadaran kolektif Generasi Z dalam menghadapi arus budaya global dan perubahan sosial di era digital. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengkaji pengaruh globalisasi, media sosial, budaya asing, pendidikan karakter, serta peran Pancasila dalam memperkuat jati diri bangsa. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa identitas nasional Generasi Z mengalami transformasi dalam bentuk ekspresi, dari simbol-simbol tradisional menuju ruang digital yang lebih kreatif dan terbuka. Namun, transformasi tersebut juga menghadirkan ancaman berupa krisis identitas, melemahnya keterikatan terhadap budaya lokal, konsumerisme, dan menurunnya pemahaman terhadap nilai kebangsaan. Oleh karena itu, nasionalisme kritis diperlukan sebagai bentuk cinta tanah air yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga reflektif, rasional, dan peduli terhadap persoalan bangsa. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan identitas nasional Generasi Z perlu dilakukan melalui pendidikan karakter, pelestarian budaya lokal, pemanfaatan teknologi digital, penguatan nilai Pancasila, serta partisipasi aktif keluarga, komunitas, pemerintah, dan generasi muda. Dengan strategi tersebut, Generasi Z diharapkan mampu menjadi generasi yang terbuka terhadap perkembangan global, tetapi tetap memiliki kesadaran kolektif sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
