Identitas nasional dan nasionalisme kritis

Kajian terhadap kesadaran kolektif generasi z

  • Afifah Nukmah Aulia Progam Studi Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: National identity, critical nationalism, generation Z, collective awareness, digital globalization

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi digital membawa tantangan sekaligus peluang bagi pembentukan identitas nasional dan nasionalisme kritis Generasi Z. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis identitas nasional, nasionalisme kritis, serta kesadaran kolektif Generasi Z dalam menghadapi arus budaya global dan perubahan sosial di era digital. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengkaji pengaruh globalisasi, media sosial, budaya asing, pendidikan karakter, serta peran Pancasila dalam memperkuat jati diri bangsa. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa identitas nasional Generasi Z mengalami transformasi dalam bentuk ekspresi, dari simbol-simbol tradisional menuju ruang digital yang lebih kreatif dan terbuka. Namun, transformasi tersebut juga menghadirkan ancaman berupa krisis identitas, melemahnya keterikatan terhadap budaya lokal, konsumerisme, dan menurunnya pemahaman terhadap nilai kebangsaan. Oleh karena itu, nasionalisme kritis diperlukan sebagai bentuk cinta tanah air yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga reflektif, rasional, dan peduli terhadap persoalan bangsa. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan identitas nasional Generasi Z perlu dilakukan melalui pendidikan karakter, pelestarian budaya lokal, pemanfaatan teknologi digital, penguatan nilai Pancasila, serta partisipasi aktif keluarga, komunitas, pemerintah, dan generasi muda. Dengan strategi tersebut, Generasi Z diharapkan mampu menjadi generasi yang terbuka terhadap perkembangan global, tetapi tetap memiliki kesadaran kolektif sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiputra, D. K., Assayid, W. S., Arini, I., & Nugroho, N. (2025). Generasi Muda Pelestari Kearifan Lokal Untuk Inklusi Adat. 6(2), 333–339.

Angga Teguh Prastyo, I. N. I. (2022). Implementasi Budaya Literasi Digital Untuk Menguatkan Moderasi Beragama Bagi Santri (Studi Kasus di Mahad UIN Maulana Malik Ibrahim Malang). 02(06). https://repository.uin-malang.ac.id/10590/

Awur, R., Riyanto, A., & Adon, M. J. (2024). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Liberalisme dan Identitas Nasional sebagai Pulchrum Bangsa Indonesia ; Terang Filsafat Keindahan Aquinas. 3(1), 8–19. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v3i1.3050. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v3i1.3050

Diniya, N. A. (2025). Kesadaran tentang identitas nasional pada generasi Z di era digital. 3, 1429–1433. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Faslah, R. (2024). Identitas Nasional, geostrategi, dan geopolitik : Membangun keberlanjutan dan kedaulatan. https://repository.uin-malang.ac.id/20872/

Guntoro. (2020). Transformasi Budaya Terhadap Perubahan Sosial di Era Globalisasi. 4. https://doi.org/10.30762/asketik.v4i1.1004

Illa, D. A. (2025). Membangun Identitas Nasional di Era Globalisasi : Tantangan dan strategi kebudayaan. 3, 2153–2159.

Islamiyah, A. N., & Priyanto, N. M. (2020). Diplomasi Budaya Jepang dan Korea Selatan di Indonesia Tahun 2020 : Studi Komparasi. 2, 257–278.

Judijanto, L., Lase, J. F., & Kuswanti, F. (n.d.). Pendidikan Karakter Gen Z Di Era Digital.

Mahsiswa, K., Pasuruan, S. A., Melinda, E., Supriyanto, A. S., & Ekowati, V. M. (2024). Pengaruh Gaya Hidup , Religiusitas , dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku. 10(03), 2438–2447. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i3.14086

Mana, A., Alif, A., Rahmatika, F., & Faizin, M. (2025). Peran Pancasila Sebagai Fondasi Identitas Nasional Indonesia Dalam Menjawab Tantangan Globalisasi. 5(2), 78–84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v5i2.3248

Marde Christian Stenly Mawikere, Sudiria Hura, J. R. M. (2024). Injil, Budaya dan Pancasila Bagi Transformasi Sosialmenurut Kajian Richard Siwu Sebagai Gagasan Teologi Publik Indonesia. 103–125. https://doi.org/10.51667/djtk.v5i2.1869

Nawaf, M., & Pamungkas, C. (2025). Identitas nasional di era globalisasi : Relevansi , transformasi dan strategi penguatan. 3, 906–913. https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/15361

Oktaviasary, A. (2024). Gempuran Budaya Modern terhadap Budaya Lokal Generasi Alpha : Tinjauan Literatur Review. 10(4), 4330–4337.

Prastyo, A. T. (2022). Penerapan Nilai-Nilai Kosmopolitanisme Islam dalam Mencegah Radikalisme Agama. 3, 1–17. https://repository.uin-malang.ac.id/11428/

Putri, I. K., Islam, U., Imam, N., & Padang, B. (2025). Dampak Globalisasi terhadap Pendidikan Islam. 3. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i2.1628

Sabila, N., & Safitri, D. (2025). Preserving Cultural Values Through Education in The. April, 7641–7651.

Sabiya, A. N., Ramadhani, F. W., & Slam, Z. (2025). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Karakter Bangsa di Era Globalisasi. 9, 36164–36173. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.34003

PlumX Metrics

Published
2026-06-17
How to Cite
Aulia, A. (2026). Identitas nasional dan nasionalisme kritis. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(7), 93-102. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/26664
Section
Articles