Generasi muda dan penguatan demokrasi di Indonesia
Partisipasi politik, literasi digital, dan nilai kewarganegaraan
Abstract
Artikel ini membahas posisi generasi muda dalam penguatan demokrasi Indonesia dengan menempatkan mereka sebagai aktor warga negara yang tidak hanya hadir pada saat pemilihan umum, tetapi juga aktif membentuk ruang publik digital dan sosial. Persoalan utama yang dikaji ialah bagaimana besarnya jumlah pemilih muda dan tingginya penggunaan media sosial dapat diarahkan menjadi partisipasi politik yang rasional, kritis, dan bertanggung jawab. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka. Sumber yang digunakan meliputi artikel ilmiah, data resmi Komisi Pemilihan Umum, laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, informasi penanganan hoaks pemilu dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta rujukan mengenai Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai pemilih rasional, penggerak isu publik, pelaku organisasi, sekaligus penjaga etika komunikasi digital. Akan tetapi, peran tersebut masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi politik, politik uang, disinformasi, polarisasi, dan partisipasi yang bersifat simbolik. Oleh karena itu, penguatan demokrasi perlu dilakukan melalui pendidikan politik kontekstual, literasi digital kritis, kaderisasi organisasi yang sehat, serta pengamalan nilai Pancasila sebagai dasar etika publik. Dengan dukungan lembaga pendidikan, pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas pemuda, generasi muda dapat menjadi warga negara yang aktif, kritis, etis, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Downloads
References
Baskoro, A., & Osckardo, D. (2025). Demokrasi Digital di Tangan Pemuda: Kepercayaan, Optimisme dan Aksesibilitas Kepemimpinan Muda di Indonesia. Jurnal Pemuda Indonesia, 1(1). https://doi.org/10.65125/febbjc88
Denis Irwandi, M., Akbar, R., & Santa, R. (2023). Analisis Kesadaran Generasi Muda Indonesia Dalam Dunia Politik. Jurnal Sosio Dan Humaniora (SOMA), 2(1), 107–116. https://doi.org/10.59820/soma.v2i1.82
Faslah, R. (2024). Identitas Nasional, Geostrategi, Dan Geopolitik:Membangun Keberlanjutan Dan Kedaulatan. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup. http://repository.uin-malang.ac.id/20872
Faslah, R. (2025). Pancasila sebagai dasar negara dan panduan hidup berbangsa. UIN Malang Press, Malang. https://repository.uin-malang.ac.id/24376/
Ida, R., Mashud, M., Saud, M., Yousaf, F. N., & Ashfaq, A. (2025). Politics in Indonesia: Democracy, social networks and youth political participation. Cogent Social Sciences, 11(1), 2432071. https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2432071
Pinandhita, P., Rafa’, & Damayanti, L. V. (2025). Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Generasi Muda Melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Era Digital. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 24(2), 558–561.
Saud, M., Ida, R., Abbas, A., Ashfaq, A., & Ahmad, A. R. (2020). The Social Media and Digitalization of Political Participation in Youths: An Indonesian Perspective. Society, 8(1), 83–93. https://doi.org/10.33019/society.v8i1.160
Slamet, S., Hamdan, A. R. B., & Deraman, A. (2009). E-Demokrasi di Indonesia, Antara Peluang dan Hambatan Pendekatan Fenomenologis. https://repository.uin-malang.ac.id/10741/
Turahmi, H., Azizah, Z., & Mutia, C. E. (2025). Peran Pemuda dalam Mewujudkan Demokrasi Digital: Analisis Praktik Komunikasi Politik di Media Sosial. Sagita Academia Journal, 3(4), 106–113. https://doi.org/10.61579/sagita.v3i4.703
Waskita, D. (2025). Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Meningkatkan Kesadaran Demokrasi Di Kalangan Remaja. Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, Dan Hukum, 2(1), 1–6.
Copyright (c) 2026 Alifia Yusnita Salsabilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



