Di balik kemajuan teknologi

Krisis moral dan pentingnya pendidikan karakter

Authors

  • Ismaul Qoyim Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Digital era, character education, moral crisis, integrity, technology

Abstract

The digital era has a dual impact on young people, offering easier access to information and communication while also causing reduced face-to-face interaction, weaker empathy, cyberbullying, hoaxes, plagiarism, and digital addiction. This study aims to analyze the influence of the digital era on youth character and explain the urgency of character education as a buffer against the negative effects of digitalization. This research uses a qualitative approach with a literature study method. Data were collected from scientific journals, books, academic articles, and educational policy documents, then analyzed through data reduction, data presentation, verification, and conclusion drawing. The findings show that character education plays an important role in shaping integrity, responsibility, discipline, empathy, religiosity, and social ethics among young people. Strengthening strategies include digital literacy, social media ethics, religious values-based learning, habituation of discipline and responsibility, adult role modeling, and social and mutual cooperation activities. Therefore, synergy among schools, families, and communities is the key to forming an integrity-based and wise generation in facing the challenges of the digital era.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, F. Q., Yuli, R., Hasibuan, A., & Gusmaneli, G. (2024). Pendidikan Karakter Sebagai Landasan Pembentukan Generasi Muda. 3(4).

Ananda, R. A. (2022). Pentingnya Pendidikan Karakter pada anak Sekolah Dasar di Era Digital. 1(4).

Anggraini, Y. (2022). Jurnal basicedu. 6(5), 9205–9212.

Ayub, S., & Fuadi, H. (2024). Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Generasi Z di Era Digital. 9(November), 3063–3067.

Di, S., Negeri, S. M. P., Luh, N., & Leony, G. (2024). Peran Guru Terhadap Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membentuk Nilai Karakter Disiplin Dan Demokratis. 6(1), 18–24.

Guru, P. (2025). Krisis Moral dan Etika di Kalangan Generasi Muda Indonesia dalam Perspektif Profesi Guru. 5, 329–337.

Indonesia, R. (2003). Presiden republik indonesia.

Irfan, A. L., Ilmu, J., Dan, P., Sdit, D. I., & Bogor, S. (2025). ِ مjurnal Ilmu Pendidikan Dan Penelitian. 01(02), 171–179.

Kumalasari, N., Anjarwati, R., Asy, A., & Lukitoaji, B. D. (2025). Pentingnya menanamkan pendidikan karakter untuk usia dini di era digital. 5, 93–97.

Lahagu, S. E., Badriyah, I. M., Pasmawati, H., Patilima, H., & Ulpah, G. (2024). Implementation Of Moral Education In. 07(02), 411–423. https://repository.uin-malang.ac.id/22097/

Maulana, U. I. N., & Ibrahim, M. (2025). Perkembangan Kualitas Guru Dan Tenaga Kependidikan. 10(September). https://repository.uin-malang.ac.id/24601/

Metia, C. A. (n.d.). GURU DAN INOVASI PENDIDIKAN DI ERA SEKARANG. 1–3.

Penguatan, D., Pada, K., & Didik, P. (2024). 3644. 10(September), 150–163.

pillah. (n.d.). pillah, halu oleo. Pentingnya Penanaman Pendidikan Karakter Felta.

Pratama, A. P. (2025). Pendidikan Moral Di Tengah Krisis Etika Generasi Muda. 5(2), 167–178.

Putri, W., & Kurniawan, M. A. (2024). Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa ( Studi Kasus di MI Al-Khoeriyah Bogor ). 4, 1–14.

Qoyim, I. (2026). Artificial intelligence , pendorong atau penghambat minat belajar generasi z : tinjauan literatur. 4, 404–413.

Ridho, A. (n.d.). Fostering Students ’ Character : Moral and Performance Dimensions in Madrasahs. 108–116. https://repository.uin-malang.ac.id/24473/

Syafika, N., Mustikawan, A., Pendidikan, J., Pengetahuan, I., Islam, U., Maulana, N., & Ibrahim, M. (2023). Dinamika Sosial : Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Peran Guru Dalam Optimalisasi Pendidikan Moral Siswa Peran Guru dalam Optimalisasi Pendidikan Moral Siswa pada Mata Pelajaran IPS Nasrin Syafika & Alfin Mustikawan melalui kegiatan pembelajaran . Pendidikan dapat berfungsi sebagai sarana atau media ia harus menyesuaikan antara keinginannya dengan apa yang dilihat orang lain . Adanya kualitas moral peserta didik , meningkatnya ketimpangan sosial , musnah dan merosotnya pertama , pentingnya motivasi guru sebagai pengarah , penggerak dan pendorong siswa agar. 2(2), 178–192. http://repository.uin-malang.ac.id/

Wijayanti, Indriana. (n.d.). Kemerosotan Nilai Moral Yang Terjadi Pada Generasi Muda Di Era Modern, 1–8.

Published

2026-06-23

How to Cite

Qoyim, I. (2026). Di balik kemajuan teknologi: Krisis moral dan pentingnya pendidikan karakter. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(8), 95–104. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/27543

Issue

Section

Articles