Perlindungan hukum terhadap perempuan korban kekerasan berbasis gender

Analisis KDRT, kekerasan seksual, dan kekerasan seksual berbasis elektronik di Indonesia

  • Sayyidah Belqis Octariza Program Studi Hukum Tata Negara, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Legal protection, women, sexual violence, domestic violence, gender-based violence

Abstract

Gender-based violence against women remains a serious issue in Indonesia and manifests in various forms, including domestic violence, sexual violence, and electronic-based sexual violence (EBSV). The increasing number of violence cases against women indicates that existing legal protection mechanisms have not fully provided security and justice for victims. This study aims to analyze the forms of gender-based violence against women and examine the effectiveness of legal protection provided through various regulations in Indonesia. This research employs a normative legal research method using statutory and conceptual approaches. Data were collected through a literature review of laws and regulations, books, scholarly journals, and relevant documents. The findings reveal that Indonesia has established relatively comprehensive legal instruments through Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence, Law Number 12 of 2022 concerning Sexual Violence Crimes, and various regulations governing electronic-based sexual violence. However, the implementation of legal protection still faces several challenges, including low public legal awareness, patriarchal culture, limited access to victim assistance services, and suboptimal law enforcement. Therefore, strengthening legal regulations, improving the capacity of law enforcement officers, and developing a victim-oriented protection system are essential to ensure the fulfillment of victims’ rights and recovery.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adkiras, F., Zubarita, F. R., & Fauzi, Z. T. M. (2022). Konstruksi pengaturan kekerasan berbasis gender online di Indonesia. Lex Renaissance, 6(4), 781–798. https://doi.org/10.20885/JLR.vol6.iss4.art10

Efendi, S., & K. (2025). Pemenuhan hak-hak korban kekerasan seksual di Indonesia. Jurnal Hukum Agama Hindu Widya Kerta, 8(2), 110–121.

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2019). Korban bersuara, data berbicara: Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai wujud komitmen negara (Catatan kekerasan terhadap perempuan tahun 2018). Komnas Perempuan. https://komnasperempuan.go.id

Megayati, K. B. (2025). Transformasi perlindungan hukum terhadap kekerasan seksual anak dan perempuan di era baru. Journal Kompilasi Hukum, 10(2), 562–565.

Ningsih, M. R., & Sukadi, I. (2021). Perlindungan hukum terhadap perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Egalita: Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, 16(1), 56–68. https://repository.uin-malang.ac.id/8676/1/8676.pdf

Nugul, F. L. (2010). Penilaian keadilan hukuman kejahatan seksual: Tinjauan dari latar belakang pendidikan dan gender. SOSIO-RELIGIA, 9(Edisi Khusus).

Rahmadani, Citra Oktavia, Caningtyas, Sofya Carren Desi, Rahman, Fatimah Zahra and Amiruddin, Muhammad (2025) Kaidah fiqih sebagai solusi dalam problematika bioetika kontemporer. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3 (11). pp. 2324-2332.

Rahman, I. A., & Nasrulloh. (2021). Pencegahan kekerasan rumah tangga melalui pendidikan keluarga dalam Q.S. Al-Tahrim 66:6. Syntax Idea, 3(1), 130–142. https://repository.uin-malang.ac.id/8272/1/8272.pdf

Rompah, N. V. (2024). Kajian terhadap kekerasan seksual berbasis elektronik berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022. Lex Privatum, 12(3).

Rosyidah, F. N., Rachim, H. A., & Pitoyo. (2022). Social media trap: Remaja dan kekerasan berbasis gender online. Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 7(1), 20–34. https://doi.org/10.24198/jsg.v7i1.27083

Samosir, C. P. (2023). Kekerasan berbasis gender online (KBGO) dan cara mendukung korban: Analisis konten film Like & Share. Jurnal PIKMA: Publikasi Ilmu Komunikasi Media dan Cinema, 6(1), 233–237.

Sawitri, J. I. (2025). Perlindungan perempuan terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004: Studi kasus Nomor 1119/Pid.Sus/2024/PN Mdn. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2058–2060.

Sumbulah, Umi. (2001). Agama dan Kekerasan terhadap Perempuan: Mencari Akar-Akar Kekerasan terhadap Perempuan Perspektif Islam. eL-Harakah 7–16. https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub/article/view/4712/pdf

Syahriana, N. A., Zuhriah, E., & Wahidi, A. (2022). Legal protection for female victims of electronic-based sexual violence (EBSV): A legal system theory perspective. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 17(2), 205–224. https://repository.uin-malang.ac.id/14323/2/14323.pdf

Syahrussikti, A. (2020). Hukum perlindungan perempuan: Konsep dan teori. UII Press.

Trisya, S. R. (2025). Perlindungan hukum terhadap perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga: Studi kualitatif dan kajian literatur implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(2), 1410–1412.

Wulandari, D. A. (2023). Perlindungan hukum bagi perempuan dalam sistem peradilan pidana terpadu penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Law Reform, 19(1), 1–18. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/lawreform

PlumX Metrics

Published
2026-06-12
How to Cite
Octariza, S. (2026). Perlindungan hukum terhadap perempuan korban kekerasan berbasis gender. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(7), 234-242. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/31146
Section
Articles