Budaya ro’an sebagai wujud nilai gotong royong dan keislaman di Pondok Pesantren Putri Nurul Furqon 4

Authors

  • intan nugraha Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Roan culture, mutual cooperation, Islamic values, pesantren, character building

Abstract

This study aims to examine the roan culture as a concrete manifestation of mutual cooperation Islamic values at the Pondok Pesantren Putri Nurul Furqon 4, Malang. The roan tradition, or collective work for cleanliness within the Islamic boarding school environment, functionsnot only as a physical activity to maintain cleanliness but also as a strategic tool for internalizing social and spiritual values among female students. By applying a descriptive qualitative approach, data collection was carried out through direct observation, in-depth interviews with 7 female students and boarding school administrators, questionnaires, and documentation. The results indicate that the roan tradition significantly contributes to character building through the practice of cooperation, responsibility, sincerity, and discipline. This culture successfully integrates the sociocultural value of roan with Islamic teachings on ta’awun (mutual assistance in goodness) and thaharah (cleanliness). The routine practice of roan is proven effective in counteracting modern individualism and strengthening ukhuwah Islamiyah among the students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Faruq, U., Arifuddin, N., Ma’arif, A. S., & Husniyah, F. (2025). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Panca Jiwa di Pesantren: Strategi dan Tantangan Dalam Era Digital. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah, 10(1), 1–18. http://repository.uin-malang.ac.id/24081/

Alfiansah, A. (2025). Pembetukan karakter peduli lingkungan pada santri melalui kegiatan roan di Pondok Pesantren Annur Lembah Kemuning Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Fajrianti, D. (2025). Tolong-Menolong Dalam Kebajikan Sebagai Pedoman Masyarakat: Analisis Perspektif Pendidikan Agama Islam. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 339–348.

Koentjaraningrat, K. (1985). Mentalitas dan pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Nashihin, H. (2017). Pendidikan karakter berbasis budaya pesantren. Formaci.

Rifaldi, M. N., Hidayatissalam, A. S., & Turnip, K. D. (2025). Lunturnya nilai gotong royong di era globalisasi. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains Dan Sosial Humaniora, 2(02).

Saini, M. (2020). Tradisi Roan (Kerja Bakti) dalam Meningkatkan Karakter Sosial Santri di Pondok Pesantren Al-Qomar Wahid Patianrowo Nganjuk. Tasyri’: Jurnal Tarbiyah-Syari’ah Islamiyah, 27(2), 70–83.

Syarifudin, A. P., Pratama, I. A., & Amrulloh, A. B. (2026). Strategi Pembentukan Karakter Melalui Metode Pembiasaan Karakter Religius Di Mi An-Nur 2 Bululawang Malang. Jurnal Terapan Pendidikan Dasar Dan Menengah, 6(2), 526–537.

Yaqin, M. Z. N. (2021). Integrasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia MI Sebagai Penguat Karakter Siswa di Era 5.0. https://repository.uin-malang.ac.id/10906/

Zainuddin, M. (2025). Transformasi Pesantren dalam Pembangunan Peradaban. https://repository.uin-malang.ac.id/26121/

Published

2026-10-22

How to Cite

nugraha, intan. (2026). Budaya ro’an sebagai wujud nilai gotong royong dan keislaman di Pondok Pesantren Putri Nurul Furqon 4. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(10), 750–755. Retrieved from https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/33671

Issue

Section

Articles